Deeptalk.co.id – Satu atau dua tahun kebelakang, istilah butterfly hug menjadi topik pembahasan hangat di media sosial. Bagaimana tidak, di tengah gencarnya orang-orang membahas mengenai gangguan psikologis, hadir sebuah penanganan masalah psikologis yang sederhana, namun mampu memberikan manfaat besar.
Terlebih lagi butterfly hug sempat menjadi scene menarik dalam sebuah drama Korea berjudul “It’s Okay Not To Be Okay”. Meningkatnya jumlah penonton pada serial drama tersebut membuat semakin banyak orang yang mengenal teknik psikoterapi yang satu ini.
Lantas, seperti apa sebenarnya butterfly hug itu? Untuk mengenal lebih jauh mengenai teknik butterfly hug, artikel ini akan secara khusus membahas hal tersebut. Namun sebelum kita masuk pada pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu menginginkan informasi lebih mengenai teknik butterfly hug, maka kamu bisa diskusi langsung dengan orang yang ahli di bidangnya. Misalnya dengan psikolog atau psikiater.
Berikut pembahasan mengenai teknik butterfly hug.
Pengertian Butterfly Hug

Istilah butterfly hug sendiri berasa dari bahasa Inggris yang artinya pelukan kupu-kupu. Hal tersebut berlandaskan pada posisi saat menerapkan butterfly hug yang hampir sama seperti kupu-kupu saat memeluk dirinya dengan kedua sayapnya. Butterfly hug adalah salah satu metode dalam terapi psikologis yang bermanfaat dalam mengatasi kecemasan, stress, atau emosi berlebih.
Istilah butterfly hug pertama kali dikemukakan oleh Lucina Artigas dan Ignacio Jarero saat menolong korban bencana alam di Meksiko pada tahun 1998. Teknik butterfly hug dianggap sangat ampuh untuk meredakan emosi. Hal tersebut didukung oleh pernyataan Fuye Ongko yang merupakan anggota Associate Psychologist, di Yayasan Pulih. Fuye Ongko mengemukakan bahwa gerakan butterfly hug mampu meningkatkan kadar oksigen dalam darah. Hal inilah yang membuat seseorang merasa lebih rileks karena tercukupinya kadar oksigen dalam darah. Saat tubuh merasa rileks, seseorang akan mampu berpikir dengan jernih dan mampu mengendalikan emosi mereka. maka tidak heran jika teknik butterfly hug mampu mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan emosi.
Baca juga : Scopophobia : Ketakutan Berlebih Terhadap Tatapan Orang Lain
Cara Melakukan Teknik Butterfly Hug

Selain mudah dan juga praktis, teknik butterfly hug dengan berbagai manfaatnya ini bisa dilaksakan seorang diri. Dengan demikian, saat dalam keadaan yang tidak memungkinkan kamu untuk bertemu terapis, kamu masih bisa mengaplikasikan teknik yang satu ini. Kamu juga bisa menuntun orang yang dalam kondisi emosi tidak stabil untuk melakukan teknik butterfly hug.
Adapun cara melakukan butterfly hug menurut Lucina Artigas yang dilansir dalam artikel terbitan psikogenesis adalah sebagai berikut:
1. Temukan posisi yang membuat kamu merasa nyaman. Bisa dengan posisi duduk. Jika sudah merasa nyaman, maka kamu bisa mulai memejamkan mata. Posisi nyaman sambil memejamkan mata ini mampu membuat kita lebih rileks dan merasakan emosi kita.
2. Silangkan kedua tangan di atas dada, sampai menyerupai kupu-kupu yang sedang menutup dirinya dengan kedua sayapnya. Jika menurutmu nyaman, kamu bisa mengaitkan kedua ibu jari.
3. Selanjutnya kamu bisa mulai mengatur napas. Tarik napas perlahan melalui hidung, lalu tahan selama kurang lebih empat detik, selanjutnya hembuskan perlahan melalui mulut. Kamu bisa mengulangi step ketiga ini berulang kali sampai kamu merasa lebih nyaman.
4. Jika sudah merasa lebih nyaman, kamu bisa menepuk salah satu tangan secara perlahan, lalu ulangi dengan tangan satunya.
5. Saat kamu sudah merasa lebih rileks, maka kamu bisa menghentikan aktivitas tersebut.
Manfaat Butterfly Hug

Manfaat utama dari teknik butterfly hug adalah untuk menjaga dan menstabilkan kondisi mental seseorang. Namun secara spesifik, berikut manfaat dari butterfly hug:
Mengatasi kecemasan
Seperti yang sudah dibahas di atas, teknik butterfly hug sangat bermanfaat untuk mengatasi kecemasan. Pasalnya teknik ini mampu membuat kita lebih tenang dan pada akhirnya mampu berpikir dengan jernih.
Meredakan emosi
Selain kecemasan, emosi berlebih seperti marah, sedih, atau kecewa berlebihan juga dapat diredakan dengan teknik butterfly hug. Dimana, teknik butterfly hug memang bisa membuat kita terhindar dari emosi negatif dan dekat dengan emosi positif.
Memulihkan trauma
Teknik butterfly hug juga dianggap ampuh untuk memulihkan trauma. Dimana, orang-orang yang memiliki trauma psikologis sering kali dilanda kecemasan berlebih saat mengingat kejadian traumatis tersebut. Dengan teknik butterfly hug, kamu bisa membuat diri menjadi lebih tenang dalam kondisi tersebut.
Meningkatkan rasa percaya diri
Tidak hanya untuk masalah gangguan psikologis, teknik butterfly hug juga bisa dijadikan media untuk memberikan afirmasi positif untuk diri sendiri. Hal ini tentu baik untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang.
Itu dia penjelasan mengenai teknik butterfly hug. Perlu diketahui bahwa teknik butterfly hug memang mampu meredakan emosi dan mengatasi kecemasan. Namun hal tersebut bersifat sementara. Artinya, kamu tetap tidak bisa melewatkan terapi dan penanganan dari para profesional, terutama jika kondisi mental mu sudah masuk dalam kategori gangguan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Katarsis : Pelepasan Emosi yang Baik Bagi Kondisi Mental
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



