Semua artikel
Pikiran

Pola Pikir ‘Katastropik’: Sebuah Bentuk Distorsi Kognitif yang Perlu Kita Waspadai

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Pernah denger istilah distorsi kognitif? Istilah psikologi ini mengacu pada pola pikir yang bikin kita melihat realitas secara nggak akurat. Biasanya sih terjadi karena kita terbiasa dengan pola pikir itu atau mungkin karena kita seringkali merasa terjebak dalam situasi yang buruk. Ada banyak jenis distorsi kognitif. Salah satu yang sering terjadi dan cukup berbahaya adalah pola pikir ‘katastropik’.

Pola pikir ‘katastropik’ itu bisa bikin kita melihat semua hal seakan-akan itu adalah bencana besar. Misalnya, kamu lupa membalas chat dari teman dan langsung mikir “Wah, dia pasti marah dan nggak mau temenan lagi sama aku”. Padahal bisa jadi teman kamu itu nggak mempermasalahkan hal tersebut. Kayaknya sepele, tapi jangan salah, pola pikir ini bisa berdampak buruk bagi kehidupan kita.

Kalau kita berpikir secara ‘katastropik’ terus-terusan, bisa jadi kita jadi lebih mudah stres, cemas, bahkan depresi. Makanya penting banget buat kita buat kenal dan waspada dengan distorsi kognitif yang satu ini. Dengan lebih paham tentang pola pikir ‘katastropik’, kita bisa mulai membentuk pola pikir yang lebih sehat.

Mengenal Pola Pikir ‘Katastropik’

Nah, sebelum kita masuk lebih jauh, yuk kita pahami dulu apa sih itu pola pikir ‘katastropik’. Nah, pola pikir ini adalah ketika kamu melihat situasi seakan-akan itu adalah bencana besar atau malapetaka yang nggak bisa dihindari. Dalam pikiran, kita seringkali ‘membesar-besarkan’ masalah, sampai-sampai sering kali tampak lebih buruk daripada kenyataannya.

Misalnya, kamu baru aja selesai ngobrol sama bos dan entah kenapa kamu merasa pembicaraan itu nggak berjalan lancar. Pola pikir katastropik ini bisa bikin kamu berpikir, “Wah, ini pasti gara-gara aku. Aku pasti bakal dipecat”. Padahal kenyataannya, bisa jadi bos kamu cuma lagi bad mood atau memang sedang ada masalah lain di luar pekerjaanmu.

Baca juga: Kenali 12 Jenis-Jenis Distorsi Kognitif

Bagaimana Pola Pikir ‘Katastropik’ Bisa Muncul dan Mempengaruhi Hidup Kita

Tapi, gimana sih pola pikir ‘katastropik’ ini bisa muncul? Banyak kok faktor yang bisa memicu munculnya pola pikir ini. Misalnya aja pengalaman masa lalu yang buruk, kurangnya kepercayaan diri, atau terlalu banyak tekanan dalam hidup sehari-hari. Orang-orang dengan pola pikir ini biasanya merasa cemas dan khawatir terus-menerus.

Pola pikir ‘katastropik’ ini bakal berdampak banget ke hidup kita sehari-hari. Bayangin aja, kamu jadi terus menerus merasa takut dengan dampak terburuk dari setiap situasi. Kayaknya hidup jadi terpuruk terus deh. Belum lagi, pola pikir ini bisa bikin kita jadi nggak fokus dan produktivitas kita jadi menurun.

Dampak Pola Pikir ‘Katastropik’

Pola pikir ‘katastropik’ ini juga punya dampak negatif yang bisa mempengaruhi hidup kita.

1.     Dampak Negatif Pola Pikir ‘Katastropik’ Pada Kehidupan Sehari-hari Kita

Pertama, keseharian kita jadi penuh kekhawatiran. Bayangin aja, kita jadi selalu mempertimbangkan kemungkinan buruk di balik setiap situasi. Dari yang kecil-kecil, kayak latihan presentasi di kantor, sampai ke yang lebih besar, misalnya urusan pernikahan. Pola pikir ini bakal bikin kita selalu melihat sisi gelap, padahal hidup ini nggak selalu seburuk yang kita bayangkan.

Kedua, pola pikir ‘katastropik’ ini bisa bikin kita jadi nggak bisa menikmati hidup. Kita jadi nggak bisa menikmati momen-momen indah. Karena selalu fokus ke apa yang mungkin bakalan terjadi jika hal-hal buruk datang.

2.     Bagaimana Pola Pikir ‘Katastropik’ Bisa Mempengaruhi Kesehatan Mental Kita

Nggak hanya kehidupan sehari-hari kita yang terpengaruh, pola pikir ‘katastropik’ ini juga bisa menghantui kesehatan mental kita. Salah satunya, pola pikir ini bisa bikin kita jadi lebih rentan terhadap gangguan kecemasan. Kita jadi sulit untuk santai dan tenang, karena selalu waspada terhadap ancaman yang mungkin datang.

Selain itu, kita juga bisa jadi lebih mudah merasa stres dan depresi. Konsentrasi kita menurun, perasaan cemas sering datang, dan hasrat untuk meraih momen-momen bahagia jadi lebih sulit. Wajar kan, kalau pola pikir ini bikin kita merasa terjebak dalam situasi buruk terus-menerus.

Cara Mengatasi Pola Pikir ‘Katastropik’

Jadi, gimana sih cara mengatasi pola pikir ‘katastropik’ ini? Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan:

1.     Teknik Self-awareness dan Refleksi untuk Mengenali Pola Pikir ‘Katastropik’

Pertama, kita harus sadar dulu kalau kita punya pola pikir ‘katastropik’. Misalnya nih, saat kamu lagi merasa cemas karena pikiran-pikiran buruk. cobalah untuk introspeksi dan bertanya pada diri sendiri: “Apakah aku sedang berpikir katastropik?” Sadar sama pola pikir kita ini penting banget supaya kita bisa mengendalikan diri.

2.     Mengubah Pola Pikir ‘Katastropik’ Menjadi Pola Pikir yang Sehat

Setelah sadar kalau kita punya pola pikir ‘katastropik’, saatnya untuk mengubah pola pikir ini yang lebih sehat. Ada beberapa cara yang bisa kita coba:

  1. Relaksasi: Luangkan waktu untuk merilekskan pikiran, misalnya dengan meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam.
  2. Berpikir positif: Praktikkan berpikir positif salah satu caranya adalah biasakan menemukan sisi cerah dari setiap situasi yang terjadi.
  3. Latihan realistis: Tanyakan pada diri sendiri apa yang paling mungkin terjadi, bukan yang paling buruk. Dengan cara ini, kita akan belajar melihat situasi secara lebih realistis.

3.     Terapi Kognitif dan Bantuan Profesional untuk Mengatasi Pola Pikir ‘Katastropik’

Nah, kalau tips-tips di atas masih belum cukup untuk mengatasi pola pikir ‘katastropik’ yang kita punya. Maka mungkin itu saatnya kita minta bantuan dari profesional. Terapi kognitif adalah salah satu teknik psikoterapi yang lebih difokuskan untuk mengatasi pola pikir yang tidak sehat.

Dalam terapi kognitif, seorang psikolog atau terapis akan membantu kita untuk menggali cara berpikir kita. Kemudian menggantinya dengan pola pikir yang lebih sehat dan realistis. Dengan bantuan ahlinya, kita bakal lebih cepat dan efektif mengatasi pola pikir ‘katastropik’ ini.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Pola Pikir yang Salah atau Distorsi Kognitif

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Pola Pikir ‘Katastropik’: Sebuah Bentuk Distorsi Kognitif yang Perlu Kita Waspadai — DeepTalk