Deeptalk.co.id – Burnout merupakan kondisi kesehatan mental yang paling umum dialami oleh karyawan. Burnout sendiri merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kelelahan berlebih akibat tekanan pekerjaan yang berlebihan. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental karyawan dan menurunkan produktivitas kerja.
Kabar baiknya, walaupun tidak banyak namun sudah terdapat beberapa perusahaan yang peduli dengan kesehatan mental karyawannya. Meski demikian, dibalik itu semua masih banyak perusahaan yang acuh tak acuh dengan kondisi mental karyawan. Padahal jika karyawan bekerja dengan kondisi mental yang baik maka akan membawa dampak positif bagi kinerja kerja dan peningkatan perusahaan.
Untuk itulah artikel ini akan membahas seputar burnout sebagai bahan edukasi bagi para HRD atau pemiliki perusahaan. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika karyawan membutuhkan bantuan profesional, maka segera arahkan untuk berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Ciri-Ciri Karyawan Mengalami Burnout

Sebelum kita mengetahui cara mengatasi burnout, ada baiknya kita mengenal ciri-ciri dari karyawan yang mengalami burnout. Dari ciri-ciri inilah nanti akan dilakukan identifikasi dan memberikan penanganan jika dibutuhkan. Seperti yang dilansir dalam artikel terbitan Gadjian, ciri-ciri utama karyawan mengalami burnout terbagi ke dalam 3 bagian, yaitu:
Physical tiredness
Ciri yang pertama ini merupakan kondisi dimana seseorang merasa seluruh energi di dalam tubuhnya terkuras habis karena suatu hal. Physical tiredness bisa diakibatkan oleh bekerja terlalu keras atau belajar terlalu keras. Hal ini akan menimbulkan kelelahan bagi penderitanya. Akibatnya, penderita akan mudah terserang penyakit. Jika terjadi pada karyawan, bisa dilihat dari absensi karyawan yang sering izin karena sakit.
Emotional exhaustion
Untuk ciri kedua ini ditandai dengan suasana hari yang buruk atau yang biasa dikenal dengan istilah bad mood. Saat mengalami emotional exhaustion, karyawan akan merasa terasingkan, mudah tersinggung, kesulitan untuk fokus, mudah marah, khawatir, sinis, dan juga apatis. Dengan demikian, hubungan karyawan dengan karyawan lainnya akan tidak baik. Hal ini tentu mempengaruhi suasana bekerja.
Mental fatigue
Sedangkan ciri terakhir yaitu mental fatigue. Kondisi ini ditandai dengan kehilangan motivasi untuk bekerja, putus asa, dan merasa gagal. Saat berada dalam kondisi mental fatigue, karyawan akan merasa apa yang dia lakukan akan sia-sia. Hal ini akan membuat karyawan bekerja apa adanya dan tidak berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai segala target yang seharusnya mereka capai.
Baca juga : Ini Dia Penyebab dan Ciri-Ciri Depresi Kembali Kambuh
Cara Mengatasi Karyawan yang Mengalami Burnout

Untuk mengatasi karyawan yang mengalami burnout memang merupakan tantangan tersendiri bagi HRD atau pemilik perusahaan. Pasalnya kondisi ini berhubungan dengan kesehatan mental yang dimana diperlukan pengetahuan dasar mengenai hal ini. Untuk itu, berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi burnout pada karyawan:
Atasi burnout sesuai dengan masalah
Cara terampuh untuk mengatasi burnout pada karyawan adalah dengan mengetahui masalah penyebab burnout dan mengatasi masalah tersebut. Dengan demikian, kelelahan bekerja akan berkurang dan tidak kembali lagi dengan permasalahan yang sama.
Untuk mengidentifikasi masalah ini diperlukan proses konseling dengan karyawan yang bersangkutan. Beberapa perusahaan memang memiliki Psikolog khusus untuk menangani kondisi ini. Namun tidak banyak perusahaan yang memilikinya. Untuk itu tidak ada salahnya merekomendasikan Psikolog untuk melakukan konsultasi dengan karyawan atau dengan mengajukan beberapa pertanyaan seputar penyebab karyawan mengalami kelelahan.
Evaluasi kerja karyawan
Cukup banyak perusahaan yang melakukan evaluasi kerja rutin karyawannya. Sayangnya beberapa perusahaan hanya terpaku kepada hasil kerja saja. Untuk memaksimalkan kegiatan ini, tidak ada salahnya untuk sekalian memahami kondisi mental karyawan. Apa yang membuat karyawan kelelahan bagian mana yang membuat karyawan tidak semangat bekerja.
Menyediakan sarana kebugaran
Walaupun tidak banyak, namun sudah terdapat beberapa perusahaan yang menyediakan sarana kebugaran bagi karyawannya. Seperti penyediaan tempat gym yang bisa diakses kapanpun oleh karyawan. Dengan melakukan olahraga secara rutin maka akan meningkatkan hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood. Hal ini baik untuk kinerja kerja karyawan.
Apresiasi kinerja kerja karyawan
Setiap karyawan tentu memiliki goals yang berbeda-beda dalam bekerja. Untuk meningkatkan semangat kerja dan terhindar dari burnout. Tidak ada salahnya bagi perusahaan untuk memberikan apresiasi kinerja kerja karyawan sesuai dengan goals yang diharapkan oleh karyawan. Dengan begitu, semangat kerja akan semakin meningkat. Namun tentunya perlu diketahui terlebih dahulu goals apa yang diharapkan oleh masing-masing karyawan.
Program kesehatan mental
Program kesehatan mental masih cukup jarang dilakukan oleh perusahaan. Padahal kegiatan ini cukup penting untuk meningkatkan kinerja kerja karyawan. Perusahaan bisa melakukan pemeriksaan kesehatan mental karyawan dengan profesional seperti Psikolog atau Psikiater. Dari hasil pemeriksaan tersebut barulah ditentukan kegiatan apa yang cocok diberikan untuk membangun semangat kerja karyawan.
Seperti itulah tips yang bisa kami berikan untuk mengatasi burnout pada karyawan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Lakukan Tips Ini Untuk Mencegah Depresi Kembali Kambuh
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



