Deeptalk.co.id – Gangguan kecemasan atau anxiety merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan pada mental seseorang. Kondisi ini ternyata banyak dialami oleh manusia, terbukti di Amerika anxiety merupakan gangguan mental yang paling umum diderita, yakni setidaknya memengaruhi hingga 18% populasi. Mungkin kondisi ini bisa dialami oleh rekan kerja Anda, sehingga dengan mengenali dan mengetahui tanda-tanda anxiety dapat dijadikan sebagai langkah untuk menolongnya.
Tak hanya itu, banyak pekerja juga yang mengalami gangguan anxiety. Bisa jadi rekan Anda menjadi salah satu penderitanya sehingga Anda bisa membantu memulihkannya ketika di tempat kerja. Dengan mengetahui tanda-tanda anxiety, Anda dapat membantu menyadari dan menolongnya ketika seseorang yang Anda kenal atau bahkan dekat dengan Anda seperti rekan kerja, memiliki perasaan yang menakutkan.
Tanda Anxiety Pada Seseorang

Tanda atau gejala anxiety memiliki beragam variasinya yang dapat dialami setiap orang. Gejala ini dapat dibagi menjadi tiga kategori, yakni gejala fisik, pikiran cemas, dan perilaku cemas.
Seseorang yang mengalami anxiety merasakan beberapa gejala fisik saat kondisi ini kambuh. Diantaranya yakni pusing, berkeringat, mual, merasa gelisah, sesak napas, diare dan menjadi mudah lelah.
Sedangkan pada pola pikir penderita anxiety memiliki perbedaan dengan orang yang normal. Mereka dengan anxiety sering memiliki pola pikir seperti percaya yang terburuk akan terjadi, kekhawatiran terus menerus, memikirkan semua hal atau tidak sama sekali, serta overgeneralizing atau membuat asumsi keseluruhan berdasarkan satu peristiwa.
Gejala anxiety pada kategori ketiga melibatkan perilaku mereka yang kerap terlihat cemas. Mungkin ini yang paling bisa Anda kenali ketika seseorang yang Anda kenal mengidap anxiety. Perilaku kecemasan umumnya seperti menghindari situasi atau peristiwa yang ditakuti, mencari kepastian, second-guessing (selalu menanyakan hal yang sama pada diri sendiri), iritabilitas dan frustasi dalam situasi yang ditakuti, serta tindakan kompulsif seperti terlalu sering mencuci tangan berulang kali.
Baca juga: The Power of Music: Bagaimana Musik Mampu Memengaruhi Mood Seseorang
Gunakan Tips Atasi Anxiety yang Berhasil

Akan sangat menyakitkan bila melihat orang yang Anda kenal, seperti rekan kerja Anda yang memiliki gejala atau tanda anxiety namun harus tetap bekerja di kantor, dan mungkin Anda ingin menolongnya untuk mengatasi masalah yang rekan kerja Anda alami. Selain karena kepedulian sebagai sesama pekerja, ini juga dapat membantu produktivitas Anda ketika di kantor sebab berhasil menjaga kesehatan SDM di tempat kerja.
Tanggapan berdasarkan cinta dan penerimaan, dan keinginan untuk melihat orang yang Anda pedulikan menjadi lebih baik, adalah landasan untuk membantu seseorang yang mengalami kecemasan. Walaupun tanggapan khas untuk seseorang dengan kecemasan seringkali tidak membantu.
Oleh karenanya, pertimbangkan pendekatan berikut ini sekaligus hal-hal atau tindakan yang harus Anda hindari.
Hadapi Jangan Hindari
Umumnya ketika seseorang ingin membantu orang lain menghindari situasi yang menyakitkan dengan menyarankan untuk menghentikannya. Dengan harap mereka dapat menghilangkan penyebab kekhawatiran.
Ini hanyalah akan berhasil pada permukaannya saja. Karena ketika rekan Anda mengalami anxiety lalu Anda minta untuk menghindari situasinya, justru kecemasan akan semakin berkembang.
Meminta mereka untuk menghindarinya justru akan membuat penderita anxiety tidak memiliki kesempatan untuk mengatasi ketakutan dan belajar bagaimana menguasainya. Menghindari dan bukan menghadapi malah membuat dunia mereka menjadi lebih kecil karena dibatasi oleh anxiety-nya yang semakin besar.
Jangan Paksakan Konfrontasi
Memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu —walaupun itu demi kebaikannya sekalipun namun mereka takuti adalah hal yang tidak baik. Ini juga dapat merusak hubungan Anda dengan rekan kerja Anda.
Akan lebih baik jika Anda menyarankan rekan kerja Anda untuk mempelajari cara mengatasi ketakutan mendalam bersama terapis. Selain dapat menghilangkan beban Anda, ini juga dapat membantu rekan kerja yang mengalami anxiety untuk menghadapi ketakutan selangkah lebih baik dengan bimbingan seorang ahli.
Memberikan Validasi
Jangan sekalipun menolak atau meragukan apa yang tengah dirasakan atau dialami oleh orang lain termasuk rekan kerja Anda yang mengalami anxiety. Mereka yang mengalami kecemasan memiliki banyak hal yang dicemaskannya. Alih-alih mengatakan, “saya tidak percaya Anda marah hanya karena hal sekecil itu,” akan lebih baik untuk bertanya kepada mereka bagaimana Anda dapat memberikan dukungan selama masa-masa sulitnya.
Apa yang Anda anggap hal yang remeh mungkin merupakan hal yang besar dan berpengaruh bagi orang lain. Mungkin orang lain akan menganggap anxiety adalah hal yang tidak masuk akal. Padahal penting untuk memahami bahwa apa yang dialami dan dirasakan orang lain itu nyata.
Ekspresikan Kekhawatiran
Ketika Anda melihat rekan kerja Anda mulai menarik diri dari aktivitas yang biasa mereka nikmati, bisa jadi ini tanda anxiety yang mereka alami dan Anda tidak perlu menutupi kekhawatiran Anda. Berpura-pura tidak mengetahui apa yang mereka alami justru akan membuat perasaan rekan kerja Anda tidak ter-validasi dengan baik.
Oleh karenanya, akan sangat membantu jika Anda mendekati rekan kerja Anda dengan cara hangat dan positif. Anda bisa memulai dialog dengan mengatakan bahwa Anda telah melihat perubahan perilaku tertentu. Mereka mungkin akan mulai mengungkapkan apa yang mereka rasakan sehingga ini akan membantu Anda untuk menentukan langkah selanjutnya atau memberikan bantuan dalam mengatasi masalah yang dihadapinya.
Ketahui Kapan Harus Mencari Bantuan
Jika kecemasan rekan kerja Anda mulai menghalangi kemampuannya untuk menikmati hidup, berinteraksi, atau melakukan kegiatan produktif di kantor, inilah saatnya mencari bantuan profesional. Dorong mereka untuk membuat janji dengan penyedia kesehatan mental.
Jika mereka menolak, Anda mungkin bisa mengingatkan mereka bahwa itu hanya janji temu. Itu tidak berarti mereka harus berkomitmen untuk perawatan atau bekerja dengan terapis khusus itu. Ini benar-benar hanya pemeriksaan awal, seperti pemeriksaan fisik tahunan tetapi untuk kesehatan mental dan emosional Anda.
Baca juga: Pentingnya Mempertahankan Self-Esteem yang Sehat dalam Hubungan Percintaan
Sumber:
Health Assured team. (2020). managing-anxiety-at-work | Health Assured. Health Assured. https://www.healthassured.org/blog/managing-anxiety-at-work/
McGuire, J. (2022, November 1). How to Help Someone with Anxiety. Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/how-to-help-someone-with-anxiety
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



