Semua artikel
Terapi

Ini Dia Manfaat Menulis Jurnal Bagi Kesehatan Mental

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Apakah kamu pernah menulis jurnal atau diary? Jika belum, alangkah baiknya kamu mencoba hal tersebut. Pasalnya, menulis jurnal dapat membantu seseorang memiliki kesehatan mental yang baik.

Menulis jurnal atau journaling merupakan kegiatan menuangkan segala isi pikiran, ide, perasaan, atau emosi dalam sebuah tulisan atau gambar. Kegiatan yang satu ini cukup banyak digemari oleh anak dan remaja. Dengan melakukan journaling, kamu bisa mengungkapkan perasaan tanpa diketahui oleh orang lain. Menarik bukan?

Maud Purcell yang merupakan seorang terapis menyatakan bahwa saat seseorang melakukan journaling maka mereka akan menerapkan kedua fungsi otak. Otak kiri yang rasional akan sibuk memikirkan hal apa saja yang akan dituangkan dalam jurnal. Sedangkan otak kanan yang kreatif akan berkelana untuk menciptakan jurnal yang menarik.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Elizabeth Gilbert mengungkapkan bahwa journaling dapat mengurangi kecemasan, depresi, mengatasi trauma, dan membantu menetapkan tujuan. Dengan demikian, kegiatan sederhana ini dapat sangat membantu untuk kesehatan mental seseorang.

Manfaat Journaling Bagi Kesehatan Mental

Menulis jurnal merupakan kegiatan yang menyenangkan, terutama bagi mereka yang sulit untuk mengungkapkan perasaan secara lisan. Berikut beberapa manfaat menulis jurnal bagi kesehatan mental:

Mengurangi kecemasan

Menulis jurnal merupakan kegiatan menumpahkan segala perasaan yang dialami dalam sebuah tulisan atau gambar. Dengan demikian, kamu bisa menumpahkan segala kecemasan yang kamu rasakan dalam gambar dan tulisan.

Tidak semua orang bisa mengungkapkan perasaan dengan curhat kepada orang-orang terdekat. Kegiatan journaling tentu akan sangat membantu bagi orang-orang semacam ini.

Mengekspresikan perasaan

Banyak orang yang tidak memiliki kesempatan atau tempat untuk mengekspresikan perasaan mereka. Terutama perasaan-perasaan negatif. Padahal, mengekspresikan perasaan penting untuk membuat diri menjadi lebih tenang.

Jika kamu merasakan hal yang sama, maka journaling merupakan pilihan yang baik. Kamu bisa mengutarakan berbagai perasaan yang kamu rasakan tanpa perlu khawatir akan kritikan atau respon orang lain yang tidak kamu harapkan.

Mengendalikan emosi

Kamu mungkin belum merasakannya di awal memulai journaling. Namun jika kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama, kamu akan memiliki emosi yang stabil. Hal ini dikarenakan kamu sudah memahami dirimu dan apa yang kamu rasakan. Dengan demikian, kamu juga akan terbantu untuk mencari solusi terbaik dalam permasalahan yang tengah kamu hadapi.

Mengatasi depresi

Cukup banyak psikolog yang menggunakan journaling dalam bentung psikoterapi terhadap penderita depresi. Seperti yang dituliskan pada Journal of Affective Disorders, menulis peristiwa emosional dapat menurunkan gejala depresi secara signifikan.

Journaling tidak hanya untuk menulis perasaan negatif, namun juga bisa untuk menulis hal-hal positif yang bisa membuat kamu lebih bersyukur. Dengan demikian, kamu akan menyadari bahwa hidup mu tidak seburuk yang kamu bayangkan.

Mengenal diri sendiri

Banyak orang yang bisa mendeskripsikan orang lain, namun tidak dengan dirinya sendiri. Kurang mengenali diri sendiri akan membuat kita tidak menyadari potensi yang kita miliki. Melakukan journaling akan membuat kamu lebih mengenal dirimu secara lebih baik.

Dengan demikian, kamu akan lebih memahami potensi, hobi, impian, cita-cita, bahkan kamu akan merasa mudah untuk menentukan jurusan apa yang harus kamu pilih untuk melanjutkan pendidikan.

Menangani masalah traumatis

Selain depresi, psikolog juga sering menggunakan journaling untuk penanganan gangguan traumatis. Menulis jurnal akan membantu seseorang memahami bahwa kehidupan tidak selalu tentang keburukan. Banyak hal positif yang kita dapatkan tanpa disadari. Melalui menulis, kita dapat mengingat hal-hal baik tersebut.

Baca juga: Tahukah Anda Bahwa Pola Makan Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental Anak

Tips Melakukan Journaling

Menulis jurnal memang mendatangkan banyak sekali manfaat positif untuk kesehatan mental dan pribadi kita masing-masing. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk memulai journaling. Kamu bisa mulai dengan menuliskan kejadian dan apa yang kamu rasakan setiap hari.

Untuk mempermudah kamu belajar journaling, coba simak beberapa tips berikut:

Pilih buku dan alat tulis yang menarik

Buku dan alat tulis yang menarik akan membuat mood mu meningkat saat melakukan journaling. Kamu juga bisa menggunakan pensil warna, spidol, atau sticky note untuk membuat journaling yang lebih menarik.

Menulis jurnal sebelum tidur

Setelah lelah beraktivitas seharian, kamu bisa menjadikan journaling sebagai media relaksasi. Selain itu, menulis jurnal di malam hari juga membuat kamu memiliki banyak ide yang bisa dituangkan dari aktivitas seharian yang telah kamu jalani.

Tulis dengan gaya bahasamu

Menulis jurnal tidak seperti menulis artikel atau tugas sekolah yang diharuskan menggunakan bahasa yang formal. Kamu bisa saja menggunakan istilah-istilah gaul yang biasa kamu ungkapkan sehari-hari. Catatan itu untuk dirimu, maka gunakanlah gaya bahasa mu.

Tuliskan apa yang kamu rasakan

Tidak hanya menuliskan kejadian yang kamu alami seharian, kamu juga bisa menuliskan bagaimana perasaanmu saat mengalami kejadian tersebut. Tidak perlu takut atau ragu menuliskannya, karena tidak akan ada yang tahu akan hal itu.

Satu hal yang tidak kalah penting dalam menulis jurnal adalah konsisten. Kamu perlu menjadikan ini kegiatan rutin untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik lagi bagi kesehatan mental mu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Personality Disorder: Hati-Hati! Ini Dia Ciri-Ciri Gangguan Kepribadian Paranoid

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Ini Dia Manfaat Menulis Jurnal Bagi Kesehatan Mental — DeepTalk