Semua artikel
Gangguan Kecemasan

Waspada Gejala Gangguan Kecemasan Pada Anak

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Pada dasarnya kecemasan merupakan hal yang wajar. Baik orang dewasa maupun anak-anak bisa saja mengalami kondisi tersebut. Namun kecemasan bisa menjadi bahaya jika terlalu sering, dengan tingkat yang lebih parah. Kecemasan berlebihan bisa memicu gangguan mental yang dikenal dengan istilah gangguan kecemasan atau anxiety disorder.

Gangguan kecemasan umumnya kita jumpai pada orang dewasa. Namun tahukah kamu bahwa gangguan kecemasan juga bisa dialami oleh anak-anak. Bahkan jenis gangguan kecemasan seperti  separation anxiety disorder (SAD) memang khusus ditujukan pada anak-anak.

Gangguan kecemasan pada anak sama halnya dengan gangguan kecemasan pada orang dewasa yang bisa mengganggu produktivitas sehari-hari penderitanya. Gangguan kecemasan pada anak bisa menghambat proses perkembangan anak, dan juga rendahnya prestasi akademik dan non-akademik anak.

Sebagai orang tua sudah sepantasnya memperhatikan anak agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan mental, salah satunya gangguan kecemasan pada anak. Untuk itu orang tua perlu paham tentang gejala apa saja yang bisa menjadi pertanda anak dalam kondisi gangguan kecemasan.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gejala gangguan kecemasan pada anak. Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika anak memiliki beberapa gejala seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, maka jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu anak bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut beberapa gejala gangguan kecemasan pada anak yang perlu orang tua waspadai:

Waktu Tidur Tidak Teratur

Susah tidur bagi orang dewasa merupakan hal yang cukup sering terjadi. Namun hal semacam ini cukup berbeda dengan anak-anak. Dimana anak cenderung memiliki waktu tidur yang teratur. Dengan demikian, terganggunya waktu tidur pada anak bisa menjadi pertanda anak sedang tidak baik-baik saja.

Salah satu gejala anak yang mengalami gangguan kecemasan adalah mengalami waktu tidur yang tidak teratur. Gangguan kecemasan pada anak akan membuat anak memunculkan berbagai macam pikiran negatif. Hal inilah yang membuat tubuh secara otomatis memproduksi hormon adrenalin dan kortisol, yang pada akhirnya membuat tubuh selalu waspada dan terjaga.

Mengeluh Sakit Pada Area Perut

Gejala lain yang bisa dialami anak saat mengalami gangguan kecemasan adalah sakit pada area perut. Maka dari itu, saat anak mengeluh tidak enak pada bagian perut, orang tua tidak bisa menganggap enteng hal tersebut.

Keluhan sakit pada area perut ini cukup beragam. Bisa jadi anak mengalami diare, konstipasi, atau masalah pencernaan lainnya. Hal ini disebabkan oleh hubungan erat antara otak dan perut saat anak mengalami kecemasan berlebih. Dimana otak memiliki sistem saraf yang saling berkomunikasi untuk mengatur pencernaan.

Baca juga : Kenali Jenis-Jenis Gangguan Kecemasan Pada Anak

Mudah Terserang Penyakit

Gejala berikutnya yang bisa dialami anak saat dalam kondisi gangguan kecemasan adalah mudah terserang penyakit. Dimana, kondisi gangguan kecemasan ini membuat sistem imun melemah. Dengan demikian, anak akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Mulai dari penyakit ringan seperti flu, hingga penyakit yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Meski demikian, tidak semua anak yang mudah terserang penyakit pasti dalam kondisi gangguan kecemasan. Banyak hal yang bisa memicu penurunan sistem imun. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar bisa memastikan kondisi anak.

Sering Mengkhawatirkan Hal yang Tidak Penting

Anak dengan gangguan kecemasan juga cenderung mengkhawatirkan hal-hal yang tidak penting. Pasalnya, gangguan kecemasan membuat anak terselimuti akan pikiran-pikiran negatif yang pada akhirnya akan dipikirkan dalam jangka panjang. Bahkan dalam kondisi terburuknya, anak sampai tidak bisa mengendalikan pikiran negatif tersebut.

Misalnya anak merasa khawatir berlebihan untuk datang ke sekolah, takut bertemu orang baru, atau memikirkan pandangan orang lain terhadapnya yang belum tentu kebenarannya. Pikiran-pikiran semacam itu pada dasarnya cukup mengganggu, dan bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari anak.

Perfeksionis

Gejala anak dengan gangguan kecemasan berikutnya adalah tumbuhnya sikap perfeksionis. Anak dengan gangguan kecemasan takut melakukan kesalahan. Mereka berpikir bahwa kesalah kecil bisa berakibat sangat fatal. Walaupun hal tersebut bisa meningkatkan kewaspadaan yang pada dasarnya bagus, namun jika berlebihan justru tidak baik juga.

Sikap perfeksionis membuat anak menetapkan ekspektasi tinggi dan cenderung tidak realistis terhadap dirinya dan orang-orang disekitarnya. Ekspektasi tersebut hanya akan menyusahkan dirinya, dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian anak tidak menjalani kehidupannya dengan nyaman.

Itu dia beberapa gejala yang bisa saja dialami anak dengan kondisi gangguan kecemasan. Perlu diketahui bahwa setiap anak dengan gangguan kecemasan bisa jadi menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Untuk itu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut agar bisa memastikan kondisi mental sang anak.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Komplikasi dan Penanganan Pada Penderita ADHD

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Waspada Gejala Gangguan Kecemasan Pada Anak — DeepTalk