Semua artikel
Gangguan Kecemasan

Waspada Dampak Hipokondria dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah hipokondria. Bagi kalian yang masih belum memahami apa itu hipokondria, hipokondria adalah istilah yang diberikan kepada seseorang yang memiliki kecemasan berlebih seputar kesehatan. Dimana penderita hipokondria sering merasa khawatir bahwa dirinya sedang mengalami suatu gangguan atau penyakit tertentu. Hal ini tidak jarang membuat mereka melakukan pemeriksaan kesehatan berulang kali.

Hipokondria termasuk dalam gangguan mental, yang juga masuk dalam golongan gangguan kecemasan dan/atau gangguan somatisasi. Dengan demikian, kondisi hipokondria sudah cukup mempengaruhi aktivitas sehari-hari atau orang-orang disekitar. Untuk itu, orang yang mengalami hipokondria perlu mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak atau komplikasi yang bisa dialami beriringan dengan kondisi hipokondria, dan cara mengatasi gangguan hipokondria. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah serupa dengan apa yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai dampak hipokondria dan cara mengatasi kondisi tersebut.

Dampak Hipokondria

Perlu diketahui bahwa sebuah kondisi mental bisa masuk dalam kategori gangguan jika kondisi tersebut memberikan dampak negatif atau mengganggu bagi diri sendiri, aktivitas sehari-hari, dan orang-orang disekitar penderita. Kondisi hipokondria ini bisa dikatakan memberikan berbagai dampak negatif tersebut.

Orang yang mengalami hipokondria bisa mengalami berbagai komplikasi atau dampak dalam kehidupannya, seperti:

Rusaknya hubungan dengan orang sekitar

Bagi orang-orang yang tidak memahami gangguan hipokondria, kondisi ini akan dianggap mencari perhatian yang tidak perlu. Orang yang mengalami hipokondria akan mengeluhkan berbagai penyakit yang pada dasarnya gejala fisiknya pun tidak terlihat. Maka tidak heran jika kondisi ini bisa saja merusak hubungan dengan orang lain, karena dianggap mengarang mengenai kondisi kesehatannya.

Penurunan performa kerja

Bagi para karyawan, kondisi hipokondria ini bisa membuat mereka mengambil banyak cuti untuk melakukan berbagai macam pemeriksaan kesehatan atau sekedar beristirahat karena merasa mengalami sakit yang cukup serius. Selain itu, penderita hipokondria merasa yakin bahwa dirinya sedang sakit, hal ini tidak jarang membuat mereka memiliki performa kerja yang tidak baik.

Penurunan prestasi akademik

Bagi pelajar atau mahasiswa yang mengidap hipokondria juga bisa mengalami penurunan prestasi akademik. Sama halnya dengan penurunan performa kerja, pelajar atau mahasiswa juga bisa berkali-kali izin dengan alasan sakit atau melakukan pemeriksaan kesehatan.

Baca juga : Hipokondria : Kecemasan Berlebih Terhadap Penyakit

Disabilitas

Tahukah kamu bahwa kondisi psikologis bisa mempengaruhi kondisi fisik, dan begitu juga sebaliknya. Penderita hipokondria yang merasa dirinya sakit bisa sampai membuat mereka mengalami disabilitas. Dalam hal ini, keyakinan akan penyakit yang dialami akan membuat penderita hipokondria membatasi ruang gerak dan berdampak pada tubuh yang berfungsi tidak seperti biasanya.

Masalah financial

Melakukan pemeriksaan kesehatan bukanlah tindakan yang tidak membutuhkan materi. Pemeriksaan kesehatan akan membuat seseorang mengeluarkan uang yang tidak sedikit, terlebih lagi jika pemeriksaan dilakukan secara berulang-ulang dengan dokter yang berbeda-beda, atau rumah sakit yang berbeda-beda, seperti yang dilakukan oleh penderita hipokondria. Maka dari itu, tidak heran jika kondisi hipokondria bisa menimbulkan masalah financial.

Gangguan mental lainnya

Kondisi hipokondria juga bisa menimbulkan gangguan mental lain seperti depresi. Untuk itu sangat penting bagi penderita hipokondria mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara Mengatasi Hipokondria

Setelah mengetahui berbagai dampak yang bisa ditimbulkan oleh kondisi hipokondria, kita tentu perlu membekali diri mengenai cara mengatasi kondisi tersebut. Untuk itu, jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala hipokondria, maka segera lakukan pemeriksaan dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dari diagnosa tersebut, baru akan ditentukan penanganan apa yang cocok bagi penderita. Pasalnya, setiap penderita hipokondria bisa mendapatkan penanganan yang berbeda. Semua itu akan disesuaikan dengan gejala dan tingkat keparahan gejala yang ditunjukkan pada proses pemeriksaan.

Berikut beberapa cara mengatasi hipokondria yang umum dilakukan:

Obat-obatan

Memang belum ada satupun obat yang dikhususkan untuk penderita hipokondria. Obat-obatan yang diberikan akan disesuaikan dengan gejala yang muncul. Misalnya antidepresan untuk mengurangi kecemasan. Selain itu, obat-obatan ini juga harus melalui resep dari dokter atau Psikiater.

Psikoterapi

Selain mengkonsumsi obat, penanganan lainnya bisa melalui psikoterapi. Jenis psikoterapi juga ada berbagai macam, misalnya terapi perilaku kognitif, yang akan membantu penderita untuk merekonstruksi pola pikir dan tingkah laku mereka.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai dampak dan cara mengatasi kondisi hipokondria. Sekali lagi, kondisi ini merupakan bagian dari gangguan mental. Untuk itu, segera lakukan pemeriksaan jika kamu merasa mengalami beberapa gejala dari hipokondria.

Semoga artikel ini dapat membantu.

Baca juga : Cyberchondria : Kecemasan Akibat Kebiasaan Mencari Tahu Informasi Penyakit di Internet

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Waspada Dampak Hipokondria dan Cara Mengatasinya — DeepTalk