Semua artikel
Gangguan Suasana Hati

Tips Terhindar Dari Bipolar Ala Gen Z

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah5 menit baca

Deeptalk.co.id – Gen z adalah generasi yang lahir pada rentan tahun 1997-2012. Artinya, para gen z lahir pada masa perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat pesat. Meski demikian, gen z juga dikenal sebagai generasi dengan kondisi mental yang sangat tidak stabil. Generasi sebelumnya menganggap para gen z tidak memiliki mental baja seperti yang mereka miliki. Namun apakah benar seperti itu?

Nyatanya, gen z justru lebih peduli akan kesehatan mental. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya fokus terhadap kesehatan fisik saja. Bisa saja, kondisi mental yang dianggap tidak stabil ini dikarenakan para gen z memang sudah menyadari adanya gangguan mental dan lebih waspada akan kondisi tersebut. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung mengabaikan dan menganggap enteng kondisi gangguan mental.

Salah satu jenis gangguan mental yang cukup familiar di kalangan para gen z adalah bipolar. Bipolar merupakan bagian dari gangguan suasana hati atau mood disorder. Kondisi bipolar ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrim, dari fase depresi ke fase mania, atau sebaliknya. Kondisi bipolar ini sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Bahkan dalam kasus serius, penderita bipolar juga memunculkan pikiran bunuh diri.

Mengingat kondisi bipolar yang sangat serius, banyak gen z yang melakukan berbagai cara untuk terhindar dari kondisi tersebut. Artikel kali ini akan secara khusus membahas beberapa tips untuk terhindar dari bipolar ala gen z. Tentu saja mengantisipasi lebih baik dari pada mengobati.

Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu mengalami beberapa gejala gangguan mental. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Berikut beberapa tips ala gen z yang bisa kamu lakukan untuk terhindar dari kondisi bipolar:

Membiasakan Gaya Hidup Sehat

An Asian woman wearing a white tank top. I'm peelingorange peel and the table is full of various kinds of fruits.

Tips pertama ini memang cukup klasik. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kesehatan fisik dan mental memang saling mempengaruhi satu sama lain. Maka dari itu, untuk memiliki mental yang sehat, kita juga perlu memperhatikan kondisi fisik kita. Begitu juga sebaliknya. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental ini adalah dengan membiasakan gaya hidup sehat. Banyak sekali gaya hidup sehat yang bisa kita praktekan, diantaranya:

Istirahat yang cukup

Istirahat merupakan cara untuk memaksimalkan kembali kondisi fisik dan mental kita. Umumnya, manusia membutuhkan waktu tidur selama 7-8 jam sehari. Upaya untuk mengatur jam istirahat ini juga bisa membantu seseorang terbebas dari stress berlebih. Pasalnya, saat kurang tidur tubuh dan otak akan kelelahan. Dimana pada kondisi tersebut seseorang cenderung memiliki emosi yang lebih tidak stabil.

Olahraga teratur

Selain istirahat yang cukup, olahraga teratur juga tidak kalah penting. Tahukah kamu bahwa dengan berolahraga tubuh kita bisa memproduksi hormon endorfin yang bisa mengurangi rasa sakit dan stress, hormon dopamin yang bisa meningkatkan suasana hati, hormon serotonin untuk mengurangi stress dan kecemasan, serta adrenalin yang bisa meningkatkan energi dan semangat.

Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang

Kita juga perlu memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Makanan dengan gizi seimbang bisa untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Sederhananya, kamu bisa mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.

Hidrasi yang cukup

Pastikan juga bahwa kamu sudah memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Jangan sampai dehidrasi. Umumnya kita membutuhkan sekitar 8 gelas air sehari.

Baca juga: Kenali Pemicu Bipolar Pada Gen Z!

Mengelola Emosi

Beautiful young couple's half-length portrait isolated on green

Tips kedua untuk terhindar dari bipolar ala gen z adalah dengan belajar mengelola emosi. Seperti yang kita ketahui bahwa bipolar mempengaruhi kondisi emosi seseorang. Artinya, saat kita pandai mengendalikannya, maka kondisi tersebut tidak perlu kita khawatirkan. Banyak cara untuk mengelola emosi, diantaranya:

·         Melakukan teknik meditasi atau mindfulness setidaknya 10-15 menit per hari untuk mengurangi stress.

·         Menulis jurnal atau buku harian sebagai media pelampiasan emosi yang perlu untuk diekspresikan.

·         Temukan tempat bercerita yang tepat untuk mengungkapkan emosi yang sedang dirasakan. Kamu bisa berbicara dengan teman, keluarga, atau para profesional seperti psikolog dan psikiater.

Mengatur Penggunaan Teknologi

Impressed young pretty caucasian girl wearing glasses holding and looking at mobile phone and showing empty hand isolated on green background

Tips yang ketiga ini mungkin akan sedikit menantang. Bagaimana tidak, gen z sudah sangat akrab dengan teknologi sampai sulit untuk melepaskannya. Namun, kita juga perlu ingat bahwa beberapa hal perlu untuk diatur agar tidak memberikan dampak negatif. Termasuk penggunaan teknologi. Berikut beberapa cara mengatur penggunaan teknologi:

·         Membatasi penggunaan sosial media. Walaupun sosial media bisa memudahkan kita untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun sosial media juga bisa menimbulkan cyberbullying dan berbagai masalah lainnya.

·         Manfaatkan aplikasi atau situs kesehatan mental. Banyak aplikasi dan situs yang bisa membantu kamu untuk menjaga kesehatan mental. Salah satu yang bisa kamu coba adalah deeptalk.co.id yang bisa memberikan layanan konsultasi psikologi, psikotes, psikoterapi, psikoedukasi, dan mengakses banyak sekali informasi terkait kesehatan mental.

Itu dia beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk terhindar dari bipolar. Namun, jangan ragu untuk menggunakan jasa profesional untuk mengetahui kondisi mental dan mendapatkan penanganan secara profesional. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Mengenal Macam-Macam Istilah Psikologis Modern yang Populer di Era Gen Z

 

Sumber:

American Psychological Association (APA). (2020). Bipolar Disorder.

National Institute of Mental Health (NIMH). (2020). Bipolar Disorder.

World Health Organization (WHO). (2019). Mental Health.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Kesehatan Mental.

Psychology Today. (2020). Bipolar Disorder in Young Adults.

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : 
@logosindonesiaofficial
Logos Institute : 
@logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : 
@deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : 
@deepgrowindonesia
EduQuotient : 
@eduquotientofficial

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait