Deeptalk.co.id – Memastikan anak melalui proses tumbuh kembangnya dengan baik tentu sudah menjadi tugas dan kewajiban orang tua. Cukup banyak artikel-artikel yang membahas mengenai metode parenting yang paling baik. Namun satu hal yang perlu diketahui bahwa baik bagi satu anak, belum tentu baik bagi anak yang lain. Maka dari itu, orang tua tetap harus memperbaharui pengetahuannya sesuai dengan perkembangan zaman.
Beberapa anak membutuhkan perhatian khusus dalam memantau proses tumbuh kembangnya. Misalnya anak-anak dengan gangguan kecemasan. Mungkin cukup jarang didengar, namun pada kenyataannya anak juga bisa mengalami gangguan kecemasan seperti halnya orang dewasa. Kabar buruknya, gangguan kecemasan tidak hanya mengganggu kehidupan sehari-hari anak, namun juga bisa mempengaruhi proses tumbuh kembang anak.
Anak dengan gangguan kecemasan membutuhkan perhatian lebih dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya. Lantas seperti apa cara membesarkan anak dengan gangguan kecemasan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai beberapa tips untuk membesarkan anak dengan gangguan kecemasan.
Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Untuk mendapatkan informasi lebih terkait gangguan kecemasan pada anak, kamu bisa diskusi atau konsultasi langsung dengan psikolog atau psikiater terdekat.
Perlu diketahui bahwa gangguan kecemasan pada anak baru bisa dipastikan setelah mendapatkan diagnosis dan psikolog atau psikiater. Maka dari itu, orang tua perlu melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut jika menemukan beberapa gejala gangguan kecemasan pada anak.
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan saat membesarkan anak dengan gangguan kecemasan:
Berikan Banyak Perhatian

Pada dasarnya setiap anak memang membutuhkan perhatian, baik itu dari orang tua, maupun dari orang-orang disekitarnya. Namun, perhatian yang diberikan kepada anak dengan gangguan kecemasan seharusnya bisa lebih besar, terutama perhatian terhadap kondisi emosi anak.
Anak dengan gangguan kecemasan cenderung lebih sensitif. Mereka mudah marah, mudah sedih, dan juga mudah merasa putus asa. Terselimuti akan emosi-emosi negatif semacam itu akan memperburuk kondisi mental anak. Jika orang tua tidak bisa memahami perasaannya, maka kondisi anak bisa semakin membutuh. Selain itu, orang tua juga harus ekstra sabar dalam menghadapi kondisi mood anak yang tidak stabil.
Berusaha Untuk Tetap Tenang
Anak dengan gangguan kecemasan memiliki emosi yang tidak stabil. Hal tersebut membuat anak mudah mengkhawatirkan sesuatu, mudah tantrum, dan lain sebagainya. Beberapa orang tua tidak mampu menempatkan dirinya dengan tepat dalam situasi semacam ini. Namun orang tua harus paham bahwa dibutuhkan ketenangan dalam menghadapi anak dengan gangguan kecemasan.
Ikut merasa cemas, khawatir, atau bahkan meluapkan emosi kepada anak dengan gangguan kecemasan justru dapat memperburuk kondisi anak. Justru orang tua harus bisa menjadi role model bagi anak dalam menghadapi situasi yang tidak nyaman.
Baca juga : Waspada Gejala Gangguan Kecemasan Pada Anak
Berikan Pujian Kepada Anak

Anak-anak memang pada umumnya sangat menyukai pujian. Mereka suka diapresiasi kerja keras, dan penampilan mereka. Hal yang sama juga berlaku bagi anak dengan gangguan kecemasan. Justru, anak dengan gangguan kecemasan menganggap pujian adalah suatu hal yang sangat berharga.
Jika kamu memiliki anak dengan gangguan kecemasan, maka banjiri hari-hari mereka dengan pujian demi pujian. Cobalah untuk mengapresiasi setiap pencapaian anak sekecil apapun. Tindakan semacam itu dapat meningkatkan rasa percaya diri anak, dan menghadirkan emosi-emosi positif di dalam dirinya. Dengan demikian emosi negatif seperti rasa cemas bisa tersingkirkan.
Bijak Dalam Memberikan Hukuman
Dalam beberapa kondisi anak tentu pernah melakukan kesalahan. Memberikan hukuman sering kali menjadi alternatif agar anak tidak melakukan kesalahan yang sama. Namun pada anak dengan gangguan kecemasan, orang tua perlu bijak dalam memberikan hukuman.
Orang tua tidak bisa dengan mudahnya memberikan hukuman kepada anak, khususnya anak dengan gangguan kecemasan. Pasalnya hukuman yang tidak bijak cenderung memperburuk kondisi anak. Untuk itu, orang tua bisa lebih berhati-hati, atau mencari alternatif selain memberikan hukuman kepada anak.
Bersiap untuk Transisi

Beradaptasi atau menghadapi situasi dan kondisi baru merupakan hal yang tidak mudah bagi anak dengan gangguan kecemasan. Lingkungan baru cenderung akan menyeramkan bagi anak. banyak pikiran-pikiran seperti takut mendapatkan penolakan, tidak disukai, dan lain sebagianya. Hal semacam ini tentu bisa memperburuk gangguan kecemasan pada anak.
Sebagai orang tua, cobalah untuk melakukan beberapa persiapan saat anak hendak mengalami transisi dalam kehidupannya. Misalnya memberikan beberapa pemahaman kepada anak sebelum masuk sekolah. Atau membantu anak mengerjakan tugas saat awal-awal kenaikan kelas.
Itu dia beberapa tips yang bisa dilakukan saat membesarkan anak dengan gangguan kecemasan. Orang tua juga harus secara aktif berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater dalam hal memantau perkembangan anak dengan gangguan kecemasan. Dengan begitu anak bisa meminimalisir gejala, dan menjalani kehidupan seperti halnya anak-anak pada umumnya.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Jenis-Jenis Gangguan Kecemasan Pada Anak
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



