Semua artikel
Emosi

Tips dan Strategi Mengatasi Hambatan Dalam Regulasi Emosi Anda

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Regulasi emosi adalah keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seringkali kita mengalami hambatan dalam regulasi emosi kita, seperti kesulitan dalam mengendalikan kemarahan, cemas, atau rasa sedih yang berlebihan. Ketika hambatan tersebut tidak diatasi, kita dapat merasa terjebak dalam lingkaran emosi yang sulit diubah.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips dan strategi yang efektif dalam mengatasi hambatan dalam regulasi emosi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang jenis-jenis hambatan yang sering terjadi dalam regulasi emosi dan cara-cara untuk mengatasinya. Dengan memahami dan menerapkan tips dan strategi yang tepat, kita dapat mengembangkan keterampilan regulasi emosi yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Hambatan Dalam Regulasi Emosi

Setiap orang diharapkan mampu untuk mengelola emosi dengan cara yang dapat diterima secara sosial dan membantu dalam menjalani hidupnya. Ketika seseorang tidak bisa memastikan emosinya menjadi lebih terkendali atau membaik, hal tersebut tentunya dapat menyebabkan masalah.

Ada beragam faktor yang dapat menjadi hambatan dalam mengelola atau regulasi emosi Anda. Hal tersebut termasuk keyakinan diri Anda akan emosi negatif atau kurangnya keterampilan dalam mengatur emosi. Kadang, situasi stres juga dapat membangkitkan emosi yang sangat kuat.

Dengan demikian akan terjadi ketidakstabilan emosi, termasuk salah satu nya yakni disregulasi emosional. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan respons emosional yang diatur dengan buruk dan tidak termasuk dalam rentang emosional yang diterima secara konvensional. Hal tersebut juga disebut sebagai fluktuasi suasana hati yang nyata, perubahan suasana hati atau suasana hati yang labil.

Ketika seseorang mengalami disregulasi emosional, mereka mungkin mengalami ledakan kemarahan, kecemasan, depresi, penyalahgunaan zat, pikiran untuk bunuh diri, menyakiti diri sendiri, dan perilaku merusak diri lainnya. Pun juga saat merasakan kesedihan yang luar biasa, ini dapat menurunkan kesejahteraan dan menyebabkan penderitaan yang tidak perlu. Hidup dengan rasa takut yang tidak tanggung-tanggung dapat menghalangi kemampuan Anda untuk mengambil risiko dan mendapatkan pengalaman hidup yang baru.

Seiring waktu, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, interaksi sosial, dan hubungan Anda di rumah, kantor, atau sekolah. Misalnya, ketika Anda tidak dapat menahan amarah Anda dengan benar, Anda cenderung mengatakan hal-hal yang menyakiti orang-orang di sekitar Anda dan itu akan membuat mereka menjauh. Anda mungkin akan menyesali hal yang telah Anda katakan sebelumnya lalu bahkan menghabiskan waktu untuk memperbaiki hubungan.

Baca juga: Fugue disosiatif. Amnesia yang Menciptakan Identitas Baru dan Melarikan Diri dari Rumah

Strategi Regulasi Emosional

Ada beragam cara setiap orang dalam menghadapi emosinya. Namun, ada juga cara yang tidak sehat yang perlu dihindari, seperti penyalahgunaan obat dan zat, terlalu banyak bekerja, hingga ledakan kemarahan.

Sebuah studi pada tahun 2016 merangkum setidaknya ada 3 strategi dalam pengaturan emosional diri, yakni sebagai berikut :

Penilaian Ulang Kognitif

Ini terjadi ketika seseorang memilih untuk mundur dari situasi yang memicu emosi dan membingkai ulang dengan cara yang mengubah dampak emosionalnya. Penilaian ulang kognitif terjadi sebelum seseorang dibebani dengan emosi. Dalam studi tersebut, orang yang menggunakan strategi ini mengalami lebih banyak emosi positif daripada mereka yang tidak.

Mindfulness

Ini adalah praktik dengan sengaja memperhatikan dan menyadari isi pikiran dan perasaan seseorang serta mengenali dan menerimanya. Mempraktikkan mindfulness secara teratur dapat mengubah cara seseorang berhubungan dan merespons perasaan dan emosinya. Dalam studi tersebut, orang yang mempraktikkan mindfulness menunjukkan lebih sedikit emosi negatif daripada mereka yang tidak.

Penindasan Emosi

Strategi ini melibatkan seseorang yang menyimpan emosinya untuk diri mereka sendiri dan berhati-hati untuk tidak mengungkapkannya. Mereka mungkin melakukan ini untuk menghindari perasaan dihakimi atau mengalami dampak sosial lainnya. Dalam studi tersebut, orang yang menggunakan penekanan emosi mengalami lebih sedikit emosi positif dan lebih negatif daripada mereka yang tidak, menunjukkan bahwa itu bukanlah strategi pengaturan diri emosional yang sehat. Menyimpan emosi, sambil tetap merasakan dampaknya di dalam, dapat menyebabkan lebih banyak rasa sakit dalam jangka panjang.

Jika Anda memiliki respon yang tidak sehat terhadap emosi diri Anda sendiri atau terlibat dalam perilaku self-harm, Anda dapat mencari bantuan profesional atau dokter terlebih dahulu. Seorang ahli dan dokter dapat merujuk Anda ke terapis atau profesional lain yang terlatih untuk membantu dalam mengembangkan kesadaran diri dan regulasi emosi.

Baca juga: Bagaimana Kehidupan Penderita Fugue Disosiatif

 

Sumber:

WebMD Editorial Contributors. (2021, April 18). What Is Emotional Dysregulation? WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/what-is-emotional-dysregulation

Veazey, K. (2022, May 3). Why emotional self-regulation is important and how to do it. https://www.medicalnewstoday.com/articles/emotional-self-regulation

BetterUp. (2023). Emotional Regulation: Skills, Exercises, and Strategies. https://www.betterup.com/blog/emotional-regulation-skills

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Tips dan Strategi Mengatasi Hambatan Dalam Regulasi Emosi Anda — DeepTalk