Semua artikel
Emosi

Strategi Mengekspresikan Emosi dan Perasaan dengan Cara yang Sehat

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Mengekspresikan emosi dan perasaan mungkin adalah hal yang sulit bagi sebagian besar orang. Ada beberapa diantaranya mengungkapkan apa yang dirasakan secara berlebihan, atau ada juga yang tidak cukup perlu untuk membagikannya. Mengetahui cara mengekspresikan emosi dan perasaan dengan cara yang sehat akan sangat membantu dalam kehidupan pribadi, sosial hingga profesional Anda.

Alih-alih mengendalikan diri dengan menekan emosi yang justru tidak efektif, akan lebih penting untuk Anda mengekpresikan emosi dan perasaan Anda dengan sehat. Emosi dan perasaan bersifat spontan dan otomatis yang dimaksudkan untuk dirasakan kemudian bisa diekspresikan.

Ini sudah dibuktikan dengan beragam studi ilmiah bahwa menekan atau menghindari emosi tertentu dapat menimbulkan konsekuensi psikologis yang berdampak negatif. Misalnya, jika Anda adalah orang yang mengalami banyak kecemasan emosional, Anda mungkin melakukan hal-hal tertentu dan berperilaku dengan cara tertentu untuk menghindari kecemasan itu. Ini mungkin karena Anda tidak yakin bagaimana menyalurkan dan mengungkapkannya.

Represi emosional ini dapat menyebabkan masalah fisik, seperti detak jantung yang cepat, keringat berlebih, gemetar, atau masalah pernapasan. Saat perasaan ditahan, ketegangan tercipta yang dapat terkonsentrasi secara fisik di area seperti leher, wajah, berbagai otot dan tulang belakang. Sehingga Anda mungkin rentan mengalami penyakit psikosomatis pada arteri, sakit kepala, atau masalah perut.

Pun demikian sebaliknya, jika Anda dapat memproses dan menyalurkan emosi dengans sehat akan dapat mengurangi dalam peningkatan kecemasan. Sebuah studi menemukan bahwa mereka yang menekan perasaan atau menghindari untuk mengungkapkan emosi dan perasaannya memiliki lebih banyak kecemasan sosial dan lebih banyak kecemasan secara umum daripada mereka yang menilai kembali situasi dan berfokus pada hal positif.

Jika Anda salah satu diantara yang kesulitan dalam mengekpresikan emosi dan perasaan secara positif, berikut kami sajikan beberapa strategi untuk membantu Anda.

1. Belajar Mengenali dan Mengidentifikasi Emosi dan Perasaan Diri Sendiri

Ketika dalam tubuh Anda terasa sesuatu yang berubah karena reaksi atau suatu hal, baik eksternal atau sesuatu di dalam pikiran Anda sendiri, coba bertanya pada diri Anda. Apa yang saya rasakan? Gejala fisik apa yang saya alami? Apa penyebabnya? Mengapa itu terjadi sekarang?

Setelah itu, Anda bisa mendeteksi emosi dan perasaan Anda. Anda harus menganalisis sensasi apa yang diciptakannya dalam tubuh Anda. Anda bisa membuat daftar semua emosi itu dan apa yang secara fisik menunjukkannya.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Star Syndrome?

2. Perhatikan Reaksi Tubuh dan Bagaimana Anda Merespon Situasi Tertentu

Emosi diatur oleh sistem limbik dan sistem saraf yang sulit dikendalikan saat pertama kali muncul. Oleh karenanya, luangkan waktu sejenak dan biarkan emosi yang Anda rasakan tenang sehingga Anda dapat memikirkannya dengan jernih, dan tentang bagaimana Anda akan bereaksi terhadapnya.

Saat Anda menghadapi situasi yang mengejutkan, mungkin Anda akan merasa gugup atau terkejut. Amati respon atau reaksi tersebut karena hanya itulah yang dapat Anda ubah. Setelah mengetahuinya, perlahan Anda akan dapat mengekspresikan emosi dengan cara yang lebih terkontrol

3. Jujur Tentang Apa yang Ada Rasakan

Jika pada kenyataannya Anda merasa acuh tak acuh terhadap sesuatu atau seseorang, mengapa Anda tetap mempertahankan diri pada hal tersebut? Ini hanya akan memaksakan diri Anda yang berujung pada penekanan atau penghindaran suatu emosi yang harusnya valid untuk Anda alami. Atau jika Anda kesal dan marah, menghindari sesuatu yang memicunya sejenak juga mungkin bisa membantu Anda memahami diri sendiri dengan baik.

4. Pilih Situasi Terbaik Untuk Mengekspresikan Diri Anda

Saat Anda berada pada situasi dimana Anda merasakan emosi yang kuat, seperti amarah, tentu akan tidak berhasil jika Anda menyelesaikan konflik penyebab amarah tersebut disaat Anda dikuasai olehnya. Anda pun bahkan tidak akan mendapatkan apa-apa jika Anda memilih saat yang salah ketika melakukannya. Oleh karena itu, amati situasi, orang-orang di sekitar Anda, dan diri Anda sendiri saat memutuskan kapan momen terbaik akan terjadi.

5. Manfaatkan Bentuk Komunikasi yang Positif

Menggunakan kalimat yang lebih positif, nada yang menyenangkan, mendengarkan secara aktif, ada kontak mata dan menggunakan frasa yang lebih sederhana akan membantu Anda menghindari situasi di mana Anda membutuhkannya untuk kembali dan menjelaskan apa yang terjadi. Orang lain secara implisit akan memahami bahwa Anda sedang tertekan dan stres akibat kehidupan sehari-hari Anda.

6. Menggunakan Anggota Tubuh Untuk Membantu Mengungkapkan Apa yang Sedang Anda Rasakan

Dalam proses menjelaskan bahwa Anda sedang stres atau tertekan, coba letakkan tangan Anda di jantung, di kepala atau di perut. Ini menyiratkan bahwa Anda sedang mengalami perasaan tidak menyenangkan dan akan baik bagi Anda dan lingkungan sekitar Anda untuk tidak melanjutkan sesuatu dalam keadaan seperti itu.

Anda bertanggung jawab dalam mengelola emosi dan perasaan diri sendiri, tanpa menekan atau menyembunyikannya. Anda perlu mengungkapkannya agar dapat meringankan dan menenangkan diri dan pikiran Anda, serta agar kata-kata itu sendiri dapat dipahami.

Baca juga: Kenali Perbedaan Star Syndrome dan Gangguan Kepribadian Narsistik

 

Sumber:

Total Health Concepts’s Admin. (2018, May 2). Ways To Healthily Express Your Emotions. Total Health Concepts. https://totalhealthconcepts.net/ways-to-healthily-express-your-emotions/

3 Ways to Express Emotions Positively. (2023, May 1). Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/lets-talk-about-mental-health/202101/3-ways-express-emotions-positively

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Strategi Mengekspresikan Emosi dan Perasaan dengan Cara yang Sehat — DeepTalk