Semua artikel
Gangguan Kecemasan

Scopophobia : Ketakutan Berlebih Terhadap Tatapan Orang Lain

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Fobia atau phobia adalah salah satu masalah kesehatan mental yang ditandai dengan rasa takut berlebih terhadap suatu kondisi atau objek tertentu. Rasa takut yang dialami oleh penderita fobia ini bisa dibilang tidak realistis. Pasalnya, mereka takut akan hal-hal yang pada dasarnya tidak perlu ditakuti.

Salah satu jenis fobia yang cukup unik adalah scopophobia. Penderita scopophobia yang cukup terkenal adalah Lee Jong Suk, yang merupakan artis ternama asal Korea Selatan. Kondisi yang dialami oleh artis papan atas yang satu itu tentu membuat para penggemarnya menaruh perhatian akan jenis fobia yang satu ini.

Lantas seperti apa sebenarnya kondisi scopophobia itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai scopophobia dan gejala yang dialami oleh penderita scopophobia.

Namun sebelum kita masuk pada pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat mengalami beberapa gejala dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan seputar scopophobia.

Pengertian Scopophobia

Scopophobia adalah salah satu jenis fobia yang ditandai dengan rasa takut berlebih saat ditatap oleh orang lain. Rasa takut yang dialami oleh penderita scopophobia pada dasarnya sangat tidak rasional. Pasalnya, rasa takut dalam hal ini hanya pada tatapan yang menunjukan niat jahat, melainkan kepada hampir setiap jenis tatapan yang ditujukan padanya. Jenis fobia yang satu ini masuk dalam kategori fobia sosial. Selain dikenal dengan istilah scopophobia, kondisi serupa juga dikenal dengan istilah scoptophobia.

Umumnya, setiap tatapan memang memiliki maksud yang tidak tersirat. Jika orang asing menatap kita dalam kurung waktu yang lama, sangat wajar untuk kita menaruh curiga atau bahkan merasa takut. Namun pada penderita scopophobia tatapan dari orang terdekat pun mampu membuat mereka merasa takut. Walau pada dasarnya tatapan tersebut tidak untuk menyampaikan niat buruk terhadap dirinya.

Penderita scopophobia sangat merasa tidak nyaman jika mendapatkan tatapan dari orang. Hal ini membuat mereka berpikir bahwa orang tersebut sedang mengamati dirinya dengan maksud jahat. Walaupun pada kenyataannya tidak seperti itu.

Kondisi yang dialami oleh penderita scopophobia ini membuat mereka mengalami masalah dalam menjalani aktivitas sosial. Terutama disaat mereka harus berpapasan dengan orang banyak. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja tentu akan mendatangkan berbagai dampak buruk lainnya. Maka sangat penting untuk penderita scopophobia mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga : Katarsis : Pelepasan Emosi yang Baik Bagi Kondisi Mental

Penyebab Scopophobia

Sayangnya hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti seseorang mengalami kondisi scopophobia. Meski demikian, banyak ahli yang sependapat bahwa kondisi tersebut bisa saja dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

Pengalaman traumatis

Seseorang yang memiliki pengalaman traumatis, terutama pada masa kanak-kanak, akan berpotensi mengalami kondisi scopophobia. Pengalaman traumatis dalam hal ini bisa berupa kecelakaan yang mengharuskan untuk merubah penampilan, atau menjadi korban bullying.

Epilepsi dan sindrom tourette

Kondisi lainnya yang dapat memicu scopophobia adalah epilepsi dan sindrom tourette. Epilepsi sendiri adalah kelainan sel otak yang membuat penderitanya sering mengalami kejang. Sedangkan sindrom tourette adalah gangguan neurologi yang berdampak pada gerakan motorik atau vokal yang berulang dan tidak terkendali.

Baik epilepsi maupun sindrom tourette membuat penderitanya merasa berbeda dari orang-orang pada umumnya. Kondisi yang mereka alami juga membuatnya sering menjadi pusat perhatian dan dianggap aneh di mata masyarakat. Hal inilah yang akhirnya bisa membuat mereka takut akan tatapan orang.

Gejala Scopophobia

Gejala utama dari kondisi scopophobia ini adalah adanya rasa takut berlebihan saat ditatap oleh orang lain. Adapun gejala yang lebih spesifik setiap orang bisa jadi menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Namun, umumnya penderita scopophobia akan menunjukkan beberapa gejala berikut:

Gejala fisik

Penderita scopophobia umumnya akan menunjukan gejala fisik saat berhadapan dengan faktor pemicu fobianya, dalam hal ini tatapan orang lain. Gejala fisik yang dimaksud bisa berupa keringat berlebih, sesak nafas, jantung berdebar, mual, otot tegang, wajah memerah, dan bahkan dalam beberapa kasus akan mengalami serangan panik.

Gejala emosional

Selain gejala fisik, penderita scopophobia juga bisa mengalami beberapa gejala emosional. Gejala emosionalnya bisa berupa upaya menjaga jarang dari orang yang menatapnya, menghindari interaksi dari orang yang menatapnya, kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi, timbulnya rasa takut berlebih, serta kekhawatiran berlebih terhadap orang yang menatapnya.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi scopophobia. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala di atas, maka jangan ragu untuk mengikuti konseling psikologi. Hal tersebut akan membantu dalam diagnosis dan penanganan yang tepat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Nyctophobia : Ketakutan Berlebih Terhadap Kegelapan atau Malam Hari

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Scopophobia : Ketakutan Berlebih Terhadap Tatapan Orang Lain — DeepTalk