Deeptalk.co.id – Indonesia merupakan salah satu negara dengan warga yang memiliki kepercayaan tinggi terhadap hal-hal mistis. Masih cukup banyak ritual-ritual berbau mistis yang bisa kita temukan di daerah-daerah di Indonesia. Kepercayaan terhadap hal-hal mistis ini membuat warga Indonesia tidak asing lagi dengan istilah santet atau sihir.
Walaupun santet atau sihir ini memang masih kental di beberapa daerah, namun hal tersebut belum bisa dibuktikan secara saintis. Bahkan dalam beberapa kasus, orang-orang menyalahgunakan hal tersebut sebagai media untuk menakut-nakuti orang lain.
Tahukah kamu, hal-hal mistis seperti santet atau sihir ini tidak hanya ada di Indonesia. Melainkan juga dipercaya di beberapa negara. Bahkan, keberadaan santet atau sihir ini sering kali menimbulkan rasa takut berlebihan. Rasa takut berlebihan tersebut pada akhirnya menjurus pada salah satu masalah kesehatan mental yang dikenal dengan istilah rhabdophobia.
Lantas, seperti apa rhabdophobia dan apa yang memicu seseorang mengalami kondisi tersebut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai rhabdophobia. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut kepada psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai rhabdophobia.
Pengertian Rhabdophobia

Salah satu gangguan mental yang cukup sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah gangguan fobia. Fobia atau phobia sendiri adalah kondisi dimana seseorang memiliki rasa takut berlebihan terhadap situasi atau objek tertentu. Kondisi tersebut sering kali menimbulkan masalah untuk diri sendiri, atau orang-orang disekitarnya.
Salah satu jenis fobia yang masuk dalam kategori fobia spesifik adalah rhabdophobia. Seperti yang sudah disinggung secara singkat di atas, rhabdophobia adalah rasa takut berlebihan terhadap sihir. Penderita rhabdophobia merasa terancam akan keberadaan tukang sihir, pesulap, dukun, atau sejenisnya. Bagi mereka, orang-orang tersebut bisa dengan mudah membodohi, menipu, melukai, atau merugikan dirinya.
Dalam kasus penderita rhabdophobia yang sudah cukup parah, mereka bahkan tidak hanya takut berhadapan dengan tukang sihir, pesulap, dukun, atau sejenisnya. Mereka juga bisa merasa ketakutan hanya dengan menyaksikannya di tv. Misalnya dengan menonton pertunjukan sulap yang ditayangkan di tv. Tidak jarang mereka juga akan merasa takut dengan hanya mendengar cerita mengenai tukang sihir, pesulap, dukun, atau sejenisnya.
Gangguan yang satu ini memang terdengar cukup aneh. Terlebih lagi bagi orang-orang yang sangat realistis atau tidak mempercayai hal-hal mistis. Meski demikian, keberadaan gangguan rhabdophobia ini memang benar adanya.
Baca juga : Sering Galau Saat Musim Dingin? Waspada Gejala Depresi Musiman!
Penyebab Rhabdophobia

Sayangnya hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti seseorang mengalami kondisi rhabdophobia. Meski demikian, beberapa kondisi berikut dipercaya bisa memicu seseorang mengalami rhabdophobia:
Genetik
Faktor genetik merupakan faktor yang cukup mempengaruhi kondisi kesehatan fisik dan mental seseorang. Meski demikian, umumnya faktor ini tetap harus mendapatkan pemicu eksternal tersebih dahulu. Dalam kasus rhabdophobia, orang yang memiliki keluarga dengan riwayat rhabdophobia atau gangguan fobia lainnya, maka akan beresiko mengalami rhabdophobia.
Lingkungan
Selain faktor genetik, faktor lainnya yang tidak kalah memberi pengaruh terhadap kondisi mental seseorang adalah faktor lingkungan. Dalam kasus rhabdophobia, seseorang yang tinggal di lingkungan yang percaya akan hal-hal mistis, serta memiliki rasa takut yang besar akan hal tersebut, maka akan beresiko mengalami rhabdophobia.
Trauma
Kondisi lainnya yang dapat memicu rhabdophobia adalah trauma. Orang-orang yang pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan atau menakutkan seputar sihir, pelet, santet, sulap, atau sejenisnya, maka akan beresiko mengalami rhabdophobia. Terlebih lagi jika kejadian tersebut berlangsung pada masa kanak-kanak.
Gejala Rhabdophobia

Setiap penderita rhabdophobia bisa saja menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Untuk itu, agar dapat memastikan kondisi rhabdophobia, maka diperlukan diagnosis dari psikolog atau psikiater. Meski demikian, umumnya penderita akan mengalami beberapa gejala berikut:
Gejala fisik
Saat berjumpa atau menyaksikan faktor pemicu fobianya, penderita akan mengalami beberapa gejala fisik seperti pusing, mual, badan gemetar, jantung berdetak tidak beraturan, keringat berlebih, sesak nafas, dan lain sebagainya.
Gejala psikis
Selain gejala fisik, penderita juga akan menunjukan beberapa gejala psikis, seperti cemas, takut, upaya untuk menghindar, penurunan fungsi otak, dan lain sebagainya. Kondisi semacam itu biasanya akan dirasakan saat adanya faktor pemicu fobia, atau dalam hal ini adalah sihir. Bisa menyaksikan secara langsung, melalui tv, atau bahkan mendengar cerita orang lain.
Itu dia beberapa penjelasan mengenai kondisi rhabdophobia. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater jika kamu mengalami beberapa gejala yang dipaparkan dalam artikel ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Seasonal Affective Disorder : Gangguan Suasana Hati yang Dipicu Oleh Perubahan Musim
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



