Semua artikel
Gangguan Kecemasan

Pistanthrophobia : Ketakutan Berlebih Untuk Mempercayai Orang Lain

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Rasanya hampir setiap orang pernah mengalami kekecewaan terhadap orang lain. Namun, setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda terhadap kekecewaan tersebut. beberapa orang mungkin bisa dengan ikhlas menerima keadaan, namun beberapa lainnya terpuruk dalam kesedihan. Selain itu, tahukah kamu bahwa kekecewaan terhadap sikap satu orang kepada kita bisa menghilangkan rasa percaya kita kepada semua orang. Kondisi semacam itu dikenal dengan istilah pistanthrophobia.

Lantas seperti apa sebenarnya pistanthrophobia itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai pistanthrophobia. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera konsultasi dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai pistanthrophobia.

Pengertian Pistanthrophobia

Pistanthrophobia adalah salah satu jenis fobia. Fobia atau phobia adalah salah satu jenis gangguan mental yang masuk dalam kategori gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Gejala utama yang ditunjukkan oleh penderita fobia adalah adanya rasa takut terhadap objek atau situasi tertentu. Dalam kasus pistanthrophobia ini, penderita mengalami ketakutan dalam hal mempercayai orang lain.

Penderita pistanthrophobia umumnya adalah orang-orang yang pernah mengalami kekecewaan mendalam terhadap orang lain. Rasa kecewa tersebutlah yang membuat mereka takut untuk mempercayai orang lain, terlepas dari kenal atau tidaknya mereka terhadap orang tersebut. Mereka takut jika rasa kecewa yang dulu dialami akan terulang kembali.

Pada dasarnya memilih untuk tidak mempercayai orang lain adalah hak setiap orang. Namun hal ini berbeda dengan rasa takut untuk mempercayai orang lain. Dalam kasus pistanthrophobia, penderita bahkan sampai membatasi diri untuk melakukan interaksi dengan orang lain. Hal tersebut akhirnya berdampak kepada terganggunya aktivitas sehari-hari.

Dalam beberapa kasus, penderita pistanthrophobia juga memilih untuk hidup sendiri. Mereka tidak berani mengambil resiko untuk menjalin hubungan asmara. Hal tersebut dianggap terlalu beresiko untuk membuat mereka kecewa kepada pasangan.

Mengingat berbagai dampak dari kondisi pistanthrophobia ini, maka sudah sepantasnya penderita pistanthrophobia memikirkan cara untuk bisa mengatasi rasa takutnya tersebut. Semua itu demi kenyamanan dirinya untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Baca juga : Jangan Panik! Lakukan Hal Berikut Untuk Mengatasi Kecemasan Lingkungan

Penyebab Pistanthrophobia

Seperti yang sudah dibahas di atas, umumnya kondisi pistanthrophobia disebabkan oleh pengalaman mereka yang pernah dikecewakan oleh orang yang telah dipercayainya. Pengar dikecewakan oleh orang lain akan menimbulkan rasa trauma yang mendalam. Maka dari itu mereka takut jika hal tersebut terulang kembali.

Namun terlepas dari itu, terdapat beberapa faktor lain yang bisa memicu kondisi ini, misalnya:

Genetik

Seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat pistanthrophobia atau gangguan fobia dan kecemasan lainnya akan berpotensi mengalami kondisi serupa. Walaupun hal ini tidak bisa dipastikan 100%, namun banyak kasus serupa yang terjadi di lapangan.

Pengalaman belajar sejak kecil

Seorang anak yang diasuh oleh orang tua atau pengasuh dengan kondisi pistanthrophobia juga berpotensi mengalami kondisi serupa. Pasalnya, usia anak adalah usia dimana mereka belajar banyak hal. Termasuk pelajaran sehari-hari yang mereka saksikan dari orang tua atau pengasuh mereka.

Diagnosis Pistanthrophobia

Fobia adalah salah satu jenis gangguan mental yang sudah diakui keberadaannya. Hal tersebut dibuktikan dengan tercantumnya fobia dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th editions (DSM-5). Meski demikian, pistanthrophobia tidak tercantum secara resmi di dalam buku panduan diagnosis psikologis tersebut. Maka dari itu, kamu mungkin tidak akan menemukan diagnosis pistanthrophobia saat pemeriksaan. Namun psikolog atau psikiater akan mempertimbangkan jenis jenis fobia spesifik lainnya jika kondisi yang kamu alami memang benar-benar mengarah kepada kondisi fobia.

Suatu kondisi bisa dikategorikan sebagai sebuah fobia jika rasa takut yang dialami sampai berdampak kepada terganggunya aktivitas sehari-hari, atau merugikan orang-orang disekitarnya. Selain itu, kondisi tersebut berlangsung setidaknya lebih dari enam bulan.

Walaupun kamu sudah mengenal gejala dan syarat suatu kondisi masuk dalam kategori fobia, namun bukan berarti kamu bisa melakukan self diagnosis. Pasalnya, self diagnosis merupakan langkah yang sangat tidak dianjurkan jika seseorang merasa mengalami masalah kesehatan baik mental maupun fisik. Selain itu, diagnosis gangguan mental diperlukan pemahaman mendalam dan kualifikasi khusus. Maka, diagnosis gangguan mental hanya bisa diberikan oleh psikolog atau psikiater. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan diagnosis dan kesalahan penanganan. Selain itu, self diagnosis juga bisa memicu kecemasan berlebih akibat overdiagnosis. Jika kamu mengalami beberapa gejala pistanthrophobia atau gangguan mental lainnya, maka langkah terbaik adalah segera lakukan pemeriksaan dengan psikolog atau psikiater.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi pistanthrophobia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Eco Anxiety : Kecemasan Berlebih Terhadap Perubahan Alam dan Lingkungan

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Pistanthrophobia : Ketakutan Berlebih Untuk Mempercayai Orang Lain — DeepTalk