Deeptalk.co.id – Tumbuh di era perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat para gen z memiliki tantangan hidup yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Saat ini gen z tidak hanya bersaing dengan sesama mereka, namun juga dengan teknologi yang ada. Tidak jarang hal semacam itu memicu stress berlebih dan meningkatkan resiko gangguan mental.
Salah satu cara menjaga kesehatan mental yang cukup populer di kalangan gen z adalah dengan melakukan self care. Lantas, apa itu self care dan bagaimana cara self care menjaga kesehatan mental para gen z? Artikel kali ini akan secara khusus membahas hal tersebut.
Sebelum kita masuk pada topi pembahasan utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala gangguan mental, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penangan yang tepat.
Apa Itu Self Care?

Istilah self care berasal dari dua kata, yaitu “self” yang artinya diri sendiri, dan “care” yang artinya perawatan. Self care sendiri merupakan istilah untuk menggambarkan suatu upaya untuk memelihara atau meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional diri sendiri.
Dari pengertian self care itu sendiri, kita tahu bahwa upaya merawat diri ini akan mempengaruhi kondisi fisik, mental, dan juga emosional diri sendiri. Secara tidak langsung, self care membuat kita jauh dari berbagai masalah kesehatan mental, seperti stress berlebih, gangguan tidur, depresi, dan lain sebagainya.
Gen z yang tumbuh di era perkembangan teknologi sangat membutuhkan self care untuk menjaganya tetap sehat secara mental dan fisik. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali faktor yang memicu masalah kesehatan bagi gen z. Mulai dari kondisi lingkungan yang mulai tercemar, hingga penggunaan sosial media yang memicu stress berlebih. Maka dari itu, para gen z perlu paham seperti apa itu self care dan bagaimana cara melakukan self care dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: People Pleasing pada Gen Z: Pengaruh Media Sosial dan Cara Menghindarinya
Tips Self Care Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Gen Z

Pada dasarnya self care merupakan upaya untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional diri sendiri. Artinya, segala kegiatan yang mampu menunjang hal tersebut merupakan bentuk dari self care. Namun, untuk mengenal self care lebih dalam, berikut beberapa tips melakukan self care untuk meningkatkan kesehatan mental gen z:
Meditasi dan relaksasi
Bentuk self care pertama bisa dengan melakukan meditasi dan relaksasi. Seperti yang kita ketahui, meditasi dan relaksasi akan membuat diri menjadi lebih rileks yang bisa berdampak pada peningkatan kesehatan mental, dan mengurangi stress.
Olahraga
Bentuk self care kedua bisa dengan olahraga secara rutin. Olahraga tidak hanya membuat fisik kita menjadi lebih fit dan jauh dari berbagai masalah kesehatan fisik. Melainkan, olahraga juga bisa menjauhkan kita dari stress dan depresi. Pasalnya, olahraga akan membuat tubuh menghasilkan hormon endorfin yang bisa meningkatkan rasa bahagia.
Istirahat yang cukup
Bentuk self care ketiga bisa dengan istirahat yang cukup. Self care yang satu ini memang sangat sederhana, namun berdampak besar untuk kesehatan fisik, mental, dan emosional. Saat seseorang memiliki waktu istirahat yang cukup, maka otaknya bisa berpikir lebih baik. Selain itu, sel-sel dalam tubuh juga bisa bekerja dengan baik.
Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang
Bentuk self care keempat bisa dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang otak dan tubuh memiliki tenaga untuk bekerja lebih baik. Beberapa kandungan dalam makanan juga membantu meningkatkan suasana hati, dan membuat seseorang terhindar dari masalah kesehatan mental.
Penggunaan teknologi yang seimbang
Bentuk self care kelima bisa dengan penggunaan teknologi yang seimbang. Memang benar teknologi membantu banyak sekali pekerjaan gen z. Namun penggunaan teknologi secara berlebihan bisa mempengaruhi kondisi mental dan memicu kelelahan. Tidak sedikit orang yang justru mengalami stress akibat penggunaan teknologi yang berlebihan. Maka dari itu, sebagai bentuk self care kita juga bisa menggunakan teknologi sebutuhnya dan tidak berlebihan.
Melakukan hobi dan kegiatan yang menyenangkan
Bentuk self care kelima bisa dengan melakukan hobi dan kegiatan yang menyenangkan. Hidup di era perkembangan teknologi ini seakan membuat gen z harus bekerja tanpa mengenal waktu. Padahal, ada kalanya kita perlu mengerjakan hal-hal yang membuat kita merasa senang. Setiap diantara kita tentu memiliki hobi, dimana hal tersebut akan menyenangkan jika dilakukan. Melakukan hobi itulah yang bisa meningkatkan mood dan membuat kita terhindar dari berbagai masalah kesehatan mental.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai self care dan bentuk-bentuk self care untuk meningkatkan kesehatan mental pada gen z. Jika kamu merasa sulit melakukan self care, kamu bisa mengunjungi web deeptalk.co.id untuk berkonsultasi langsung dengan para profesional di bidang kesehatan mental.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Gen Z dan People Pleasing: Mengapa Kita Harus Berhenti Mencari Validasi Orang Lain
Sumber:
“7 Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Mental, Bantu Kurangi Cemas!” oleh Siloam Hospitals (2024)
American Psychological Association. (2020). Stress in America: Coping with Change.
World Health Organization. (2019). Mental Health and Substance Use.
National Sleep Foundation. (2020). Sleep and Mental Health.
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



