Semua artikel
Gangguan Psikologi

Mengenal Macam-Macam Gangguan Kecemasan

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Gangguan kecemasan atau juga dikenal dengan anxiety disorder tentu bukan gangguan yang asing lagi di telinga kita semua. Gangguan kecemasan ini merupakan gangguan mental yang cukup banyak menjadi perbincangan, baik di dunia medis, pendidikan, bahkan sosial sekalipun.

Perasaan cemas atau anxiety merupakan respon tubuh yang normal saat seseorang berhadapan dengan sesuatu atau situasi yang membuatnya takut dan khawatir. Namun, pada umumnya orang yang mengalami kecemasan dapat mengendalikan kecemasan tersebut. Sedangkan orang dengan gangguan kecemasan akan merasa kesulitan mengendalikan perasaan tersebut.

Jika perasaan cemas yang kamu rasakan mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan orang disekitar, bisa jadi kamu sedang mengalami gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan sendiri terbagi ke dalam beberapa gangguan lagi, yaitu:

Gangguan Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder)

Exhausted Woman Depressed Concept

Kecemasan yang dirasakan oleh penderita gangguan kecemasan umum tidak sesederhana perasaan cemas yang dirasakan oleh orang-orang pada umumnya. Gangguan kecemasan umum (generalize anxiety disorder / GAD) merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kecemasan yang berlebih terhadap berbagai kondisi.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab seseorang mengalami gangguan kecemasan umum. Namun, terdapat beberapa faktor yang dipercaya dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami gangguan kecemasan umum. Faktor tersebut meliputi genetik, trauma masa kecil, penggunaan obat-obatab terlarang, penyalahgunaan alkohol, hingga penyakit yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.

Penderita gangguan kecemasan umum menunjukkan gejala berupa perasaan cemas dan khawatir berlebih terhadap berbagai kondisi, sulit untuk berkonsentrasi, ragu mengambil keputusan, mudah tersinggung dan merasa gugup. Mereka juga cenderung memikirkan secara berlebih mengenai rencana dan kemungkinan terburuk.

Gangguan Fobia (Phobia)

Kamu pernah menjumpai seseorang yang sangat takut dengan kucing? Padahal kucing selucu itu. Bisa jadi orang yang kamu jumpai itu memang memiliki gangguan fobia, tepatnya fobia spesifik terhadap kucing. Gangguan fobia sendiri merupakan perasaan takut berlebihan terhadap situasi atau objek tertentu.

Secara garis besar, gangguan fobia terbagi ke dalam dua bagian, yaitu fobia spesifik dan fobia kompleks. Fobia spesifik merupakan rasa takut berlebih terhadap hewan, objek, situasi, atau aktivitas yang spesifik. Misalnya, fobia kucing, fobia laba-laba, fobia terhadap ketinggian, dan masih banyak lagi. Sedangkan fobia komplek merupakan rasa takut terhadap hal-hal yang lebih kompleks, misalnya fobia sosial dan agoraphobia.

Gangguan kecemasan sosial

Frustrated Woman in Panic and Horror Emotional Distress Concept

Gangguan yang satu ini juga dikenal dengan istilah fobia sosial. Gangguan kecemasan sosial merupakan gangguan terhadap situasi yang memerlukan interaksi sosial. Penderita gangguan ini akan merasa cemas dan ketakutan berlebih saat berhadapan dengan situasi sosial. Mereka juga takut mendapatkan penilaian negatif terhadap lingkungan sosialnya.

Penderita gangguan kecemasan sosial umumnya memiliki rasa percaya diri yang rendah dan mampu menghambat perkembangan sosial mereka. Tidak jarang gangguan yang satu ini membuat penderita mengalami kesulitan dalam lingkungan kerja dan sosial tempat tinggalnya.

Baca juga: Kenali Gangguan Mental yang Sering Dialami Oleh Karyawan

Gangguan Stress Pasca Trauma (Post Traumatic Stress Disorder)

Frustrated Woman in Panic and Horror Emotional Distress Concept

PTSD atau dikenal juga dengan gangguan stress pasca trauma merupakan perasaan takut dan cemas berlebih diakibatkan oleh kejadian yang tidak menyenangkan yang terjadi pada masa lampau. Karena itulah orang-orang yang mengalami pengalaman traumatis perlu mendapatkan konsultasi dan penanganan oleh para ahli.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, penderita PTSD akan mengalami berbagai kondisi yang tidak menyenangkan. Misalnya sering mengalami mimpi buruk, susah tidur, stress dan berpikiran negatif, hingga membatasi hubungan sosialnya.

Gangguan Panik

Setiap orang tentu pernah merasakan panik setidaknya satu kali dalam kehidupannya. Namun, pada penderita gangguan panik cenderung terjadi berulang dan tanpa alasan yang jelas bahkan tidak membahayakan. Meski demikian, gangguan panik ini perlu mendapatkan perhatian karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penderita gangguan panik bisa tiba-tiba merasa panik saat berada dalam kondisi apapun dan di lokasi mana saja. Gangguan ini akan menunjukkan gejala yang hebat seperti jantung berdebar, sesak napas, keringat dingin, tubuh terasa lemas dan gemetar, mual, hingga pandangan gelap seperti akan kehilangan kesadaran.

Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD)

High Stress Woman Employee Young Girl Overwhelm Concept

Obsessive compulsive disorder atau disingkat OCD merupakan salah satu gangguan kecemasan yang ditandai dengan pemikiran yang mendorong penderitanya untuk melakukan kegiatan berulang (obsesi) hingga memunculkan perilaku kompulsif. Perilaku kompulsif yang sering menjadi contoh dalam OCD adalah mencuci tangan berulang kali saat merasa kotor pada tangannya.

Orang yang menderita OCD tidak bisa mengontrol pikiran mereka untuk tidak melakukan tindakan-tindakan berulang tersebut. Hal ini tentu akan sangat mengganggu kegiatan sehari-hari penderitanya. Tidak jarang mereka juga mengalami kendala dalam lingkungan sosial akibat gangguan yang satu ini.

Seperti yang sudah kamu baca di atas, cukup banyak bagian dari gangguan kecemasan. Jika kamu atau orang disekitar mu memiliki beberapa gejala dari gangguan di atas, sebaiknya konsultasikan langsung dengan psikolog. Semoga artikel ini dapat membantu.

Baca juga: Tips Memilih Mainan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal Macam-Macam Gangguan Kecemasan — DeepTalk