Semua artikel
Terapi

Mengenal Jenis-Jenis dan Perawatan Gangguan Parafrenia

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Parafrenia merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gejala positif dari skizofrenia, yaitu adanya delusi dan halusinasi. Berbeda dengan skizofrenia, penderita parafrenia tidak mengalami gangguan terhadap kondisi pikiran dan kepribadiannya. Dengan demikian, penderita parafrenia tetap memiliki kemampuan otak yang sama baiknya dengan orang-orang seusianya.

Sayangnya, jika kondisi ini tidak mendapatkan penanganan yang tepat, penderita parafrenia juga bisa mengalami gangguan pada fungsi kognitifnya dan membuat penderita perlu mendapatkan penanganan khusus di rumah sakit. Kondisi ini umumnya dialami oleh dewasa akhir dan lansia.

Gejala utama dari parafrenia adalah adanya delusi, halusinasi, dan paranoid. Delusi merupakan kondisi dimana seseorang memiliki kepercayaan akan hal-hal yang tidak nyata. Delusi yang terjadi pada penderita parafrenia sering kali membuat mereka seakan menjadi korban kekerasan atau juga hipokondriasis.

Halusinasi merupakan kondisi dimana seseorang dapat melihat, mendengar, merasakan, dan mencium hal-hal yang tidak nyata. 75% dari penderita parafrenia mengalami halusinasi auditori. Kondisi ini membuat penderita mendengarkan bisikkan atau arahan yang sebenarnya tidak nyata.

Paranoid merupakan kondisi dimana seseorang memiliki rasa tidak percaya yang tinggi atau ketakutan yang terlalu besar. Kondisi paranoid pada penderita parafrenia biasanya diakibatkan oleh halusinasi mendengar ancaman-ancaman yang tidak nyata,

Mengingat kondisi parafrenia yang termasuk dalam gangguan mental, penderita tentu perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak mengembangkan gejala yang dialami. Untuk itu, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai jenis-jenis dan penanganan pada penderita parafrenia. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika penderita menunjukkan gejala dari parafrenia, langkah yang paling tepat adalah dengan melakukan perawatan secara medis dengan Psikolog atau Psikiater.

Jenis-Jenis Parafrenia

Berdasarkan dengan gejala yang dialami oleh penderita parafrenia, Kraepelin membagi gangguan ini ke dalam beberapa jenis, yaitu:

Parafrenia sistematis

Jenis parafrenia yang satu ini didasari oleh adanya delirium penganiayaan yang meningkat. Delirium penganiayaan sendiri merupakan kondisi dimana penderita merasa bahwa dirinya adalah korban dari penganiayaan. Penderita merasa bahwa orang lain sedang menargetkan dan mengawasi dirinya dari jauh untuk nantinya disiksa.

Pada jenis parafrenia sistematis ini, penderita cenderung susah untuk percaya terhadap orang lain, merasa gelisah, dan merasa selalu ada ancaman untuk dirinya. Dalam beberapa kasus, penderita juga parafrenia mengenai halusinasi penglihatan dan pendengaran yang tidak realistis.

Penderita parafrenia sistematis lebih sering dialami oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Sekitar setengah dari kasus parafrenia sistematis berkisar usia 30-40 tahun, dan 20% lainnya di 40-50 tahun.

Baca juga : Parafrenia : Gangguan Skizofrenia Pada Lansia

Parafrenia ekspansif

Jenis parafrenia yang satu ini didasari oleh adanya delirium keagungan. Delirium keagungan sendiri merupakan kondisi dimana penderita merasa dirinya sangat superior dan berpengaruh terhadap lingkungannya. Mereka merasa dirinya memiliki kemampuan yang besar untuk akhirnya dapat dikenali oleh orang-orang disekitarnya.

Penderita parafrenia ekspansif juga terkadang mengalami delusi mistis dan erotis, namun terkadang hal tersebut hanya dianggap fantasi belaka. Kondisi parafrenia ekspansif ini sering kali diiringi dengan suasana hati yang tidak stabil dan membingungkan. Penderita parafrenia ekspansif umumnya adalah perempuan dengan usia 30-50 tahun.

Parafrenia konfabulasi

Jenis parafrenia yang satu ini didasari oleh adanya distorsi ingatan dan adanya cerita yang cenderung dibuat-buat. Pada dasarnya delusi yang dialami oleh penderita cukup tidak masuk akal dan berdampak pada masalah kesehatan mental yang lebih serius. Penderita parafrenia konfabulasi umumnya berusia 30-50 tahun.

Parafrenia fantastis

Jenis parafrenia yang satu ini berkaitan dengan khayalan dan fantasi yang cukup tinggi. Kondisi ini memiliki kemiripan yang cukup banyak dengan gangguan skizofrenia. Penderita awalnya akan mengalami dysthymia, kemudian muncul gagasan penganiayaan yang fantastis, atau delusi kebesaran. 

Penderita parafrenia fantastis umumnya laki-laki dengan usia 30-50 tahun. Kondisi parafrenia fantastis ini akan berkembangan sangat cepat. Bahkan dalam jangka waktu 4-5 tahun, kondisi penderita akan mengarah ke demensia.

Penanganan Parafrenia

Saat seseorang mengalami gejala dari gangguan parafrenia, sudah sebaiknya untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater. Dari situlah penderita akan mendapatkan diagnosis dan penanganan apa yang bisa mereka dapatkan.

Penanganan pada kasus parafrenia juga cukup beragam, mulai dari mengkonsumsi obat-obatan, psikoterapi, atau gabungan dari keduanya. Jika kondisi penderita sudah cukup parah, tidak menuntut kemungkinan penderita akan mendapatkan penanganan khusus dengan perawatan di rumah sakit.

Untuk dapat mengkonsumsi obat-obatan, tentu harus melalui resep yang dianjurkan oleh Psikiater. Untuk psikoterapi juga tidak hanya sebatan terapi untuk penderita saja, ada kalanya keluarga juga perlu ambil andil dalam proses terapi tersebut atau yang biasa kenal dengan terapi keluarga.

Kabar baiknya, penderita parafrenia tetap bisa mendapatkan kehidupan layaknya orang-orang pada umumnya. Tentu saja hal ini bisa didapatkan selama penderita menjalani proses penanganan yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan. Selain itu, peran keluarga dan orang-orang terdekat dalam mendukung penderita juga tidak kalah penting untuk menunjang kondisi penderita.

Seperti itulah penjelasan mengenai jenis-jenis dan perawatan gangguan parafrenia. Semoga artikel ini dapat membantu.

Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Gangguan Psikotik yang Paling Umum 

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal Jenis-Jenis dan Perawatan Gangguan Parafrenia — DeepTalk