Deeptalk.co.id – Masa kanak-kanak merupakan masa keemasan bagi setiap manusia. Pada masa itu manusia akan mempelajari banyak hal untuk bisa bertahan hidup. Mulai dari hal-hal sederhana, hingga hal-hal yang lebih kompleks. Maka tidak heran jika banyak orang tua yang sangat memperhatikan perkembangan anak mereka.
Proses perkembangan yang terjadi di masa kanak-kanak akan sangat mempengaruhi kondisi mental anak. Segala aspek yang dilalui dan disimpan dalam memori anak, mulai dari kenangan, emosi, hingga pengalaman masa kecil itu dikenal dengan istilah inner child. Bagian-bagian tersebutlah yang nantinya akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Lantas, bagaimana dengan anak yang memiliki pengalaman traumatis? Akankah hal tersebut mempengaruhi masa depannya? Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak gen z yang membahas tentang luka masa kecil yang mempengaruhi dirinya di masa kini. Artikel kali ini akan secara khusus membahas inner child dan cara agar gen z bisa menyembuhkan luka masa kecilnya.
Sebelum kita masuk pada topik utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala gangguan mental. Cobalah untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan psikologis kepada psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Apa Itu Inner Child?

Inner child adalah sebuah konsep psikologis yang menggambarkan aspek dalam diri seseorang yang mewakili masa kanak-kanaknya. Termasuk kenanganan, pengalaman, hingga emosi, yang pada akhirnya membentuk dirinya menjadi sosok saat ini.
Isu terkait inner child ini memang sedang booming, khususnya di kalangan pada gen z. Gen z adalah generasi yang lahir pada tahun 1997-2012. Artinya, saat ini gen z sudah memasuki usia remaja dan dewasa. Banyak diantara mereka yang mulai menyadari seberapa besar pengaruh masa kecilnya terhadap apa yang mereka miliki saat ini.
Inner child mampu membentuk kepribadian seseorang. Artinya, pengalaman baik maupun buruk di masa kecil sedikit banyak mempengaruhi kepribadian seseorang saat dewasa. Saat seseorang mampu mengenali inner childnya, mereka bisa mengetahui asal-usul dari perilaku dan respon emosionalnya. Dengan demikian, diharapkan juga ini akan membantu dalam pengelolaan emosi yang lebih baik.
Baca juga: Self-Care di Bulan Ramadan: Menjaga Keseimbangan Fisik, Mental, dan Spiritual
Bagaimana Gen Z Bisa Menyembuhkan Luka Masa Kecil?

Apa yang terjadi di masa kecil tentu tidak semuanya baik, dan tidak juga semuanya buruk. Pengalaman buruk di masa kecil itulah yang bisa menjadi luka untuk beberapa orang. Bagi mereka yang bisa berdamai dengan luka itu, maka akan lebih baik menjalani masa depannya. Sedangkan untuk mereka yang didominasi dengan pengalaman menyenangkan bisa tumbuh lebih baik. Maka dari itu, berikut beberapa cara yang bisa gen z terapkan untuk mengatasi dan memeliharan inner childnya:
Menyadari dan menerimanya
Kebahagiaan maupun kesedihan di masa kecil bukan hal yang perlu untuk dilupakan. Bahkan, kita bisa saja belajar dari pengalaman buruk di masa kecil untuk tidak diterapkan ke generasi selanjutnya. Menyadari dan menerima inner child merupakan langkah tepat untuk mengatasi dan memelihara inner child itu. Selain itu, seperti yang dipaparkan sebelumnya. Dengan mengenal inner child kita bisa mengetahui asal-usul dari respon emosional kita, dan lebih bijak dalam mengelolah emosi.
Ekspresi kreatif
Gen z adalah generasi yang dikenal akan kreativitas mereka. Alih-alih menjadikan inner child sebagai beban psikologis, hal tersebut justru bisa disalurkan sebagai ekspresi kreatif. Menyalurkan inner child melalui karya, seperti lukisan, cerita, lagu, dan ekspresi kreatif lainnya bisa menjadi salah satu cara untuk berdamai dengan inner child yang bisa para gen z praktekan.
Melepaskan emosi yang terpendam
Beberapa orang mungkin mengalami kesulitan dalam menyampaikan emosi mereka secara langsung. Namun untuk beberapa kasus, melepaskan emosi yang terpendam akan mendatangkan ketenangan dalam jiwa. Jika tidak bisa diutarakan melalui kata-kata, cobalah dengan menulis jurnal. Mulailah secara jujur menuliskan apa yang kamu alami dan rasakan yang mana itu menjadi luka tersendiri dalam benakmu.
Konsultasi psikologis
Mayoritas gen z sudah tidak ragu lagi untuk melakukan konsultasi psikologis jika merasa ada yang salah dalam dirinya. Mengikuti konsultasi psikologis ini akan membantu kamu menyembuhkan inner child, atau berdamai dengan inner child kamu. Jika kamu bingung hendak berkonsultasi kemana, kamu bisa mengunjungi web deeptalk.co.id.
Itu dia sedikit penjelasan terkait inner child khususnya pada gen z, dan bagaimana gen z dapat berdamai dengan luka masa kecil mereka. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Mindfulness dalam Ramadan: Meningkatkan Kedamaian Batin Melalui Puasa dan Ibadah
Sumber:
Apa itu Inner Child? Kenali Tanda dan Cara Menyembuhkannya. (2024). Siloam Hospitals. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-inner-child?.com. Diakses pada 20 Maret 2025.
Saputro, I. (2023). Pentingnya Merawat Inner Child untuk Kesehatan Mental. Klik Dokter. https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/merawat-inner-child-untuk-kesehatan-mental?.com. Diakses pada 20 Maret 2025.
Muntakhibah, A, N. (2023). Menghidupkan Inner Child bagi Generasi Z. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/aulamuntakhibah9291/646d6b9108a8b5109f42c102/menghidupkan-inner-child-bagi-generasi-z?.com. Diakses pada 20 Maret 2025.
Yasmin, K. (2023). Nurturing Your Inner Child: A Journey to Self-Healing and Wholeness. Binus University. https://psychology.binus.ac.id/2023/12/14/nurturing-your-inner-child-a-journey-to-self-healing-and-wholeness/?.com. Diakses pada 20 Maret 2025.
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



