Semua artikel
Gangguan Psikologi

Mengenal Gangguan Fobia : Penyakit Ketakutan yang Berlebihan

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Fobia adalah gangguan kecemasan yang umum terjadi di kalangan individu di berbagai usia. Hal ini melibatkan rasa takut yang berlebihan dan tidak proporsional terhadap objek, situasi, atau aktivitas tertentu. Gangguan fobia dapat mencakup berbagai hal, mulai dari takut terhadap hewan, ketinggian, ruang tertutup, sampai takut berbicara di depan umum. Ketika seseorang mengalami rasa takut yang berlebihan ini, gejala fisik dan emosional yang kuat dapat muncul, bahkan hanya dengan berpikir tentang objek atau situasi yang menakutkan.

Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan dengan lebih rinci apa yang dimaksud dengan gangguan fobia, mengidentifikasi jenis-jenisnya yang umum, serta mengeksplorasi gejala-gejala yang sering terkait dengannya. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengertian gangguan fobia dan gejalanya, kita dapat membantu mengenali dan mengatasi kecemasan yang terkait dengan kondisi ini serta mencari perawatan yang sesuai.

Mengenal Istilah Fobia dan Gejalanya

Fobia merupakan perasaan ketakutan yang luar biasa dan melemahkan akan suatu objek, tempat, situasi, perasaan atau binatang. Ini lebih dari sekedar ketakutan yang tidak rasional dan mereka akan berkembang ketika seseorang memiliki bahaya yang berlebihan atau tidak realistis akan suatu situasi atau objek.

Ketika fobia menjadi sangat parah, seseorang dapat mengatur hidupnya untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan kecemasan. Tentu dengan membatasi kehidupan sehari-hari mereka seperti ini dapat mengakibatkan mereka kesusahan.

Istilah fobia sendiri sering digunakan untuk merujuk pada rasa takut terhadap satu pemicu tertentu. Oleh American Psychiatric Association (APA), fobia diakui menjadi tiga jenis, diantaranya yakni :

Fobia spesifik : Merupakan ketakutan yang intens dan tidak rasional terhadap pemicu tertentu.

Fobia sosial : Atau dikenal juga dengan kecemasan sosial, yakni ketakutan yang mendalam akan penghinaan publik atau dihakimi oleh orang lain dalam situasi sosial. Gagasan pertemuan sosial yang besar dapat menakutkan bagi seseorang dengan kecemasan sosial dan ini berbeda jauh dengan rasa malu.

Agoraphobia : Ini adalah ketakutan akan situasi yang akan sulit untuk melarikan diri jika seseorang mengalami kepanikan yang ekstrem, seperti berada di dalam lift atau berada di luar rumah. Hal ini biasanya disalahpahami sebagai ketakutan akan ruang terbuka, tetapi juga bisa berlaku untuk mereka yang takut ketika terkurung di ruang kecil, seperti lift, atau berada di angkutan umum. Orang dengan agorafobia memiliki peningkatan risiko gangguan panik.

Gangguan fobia menjadi dapat didiagnosis ketika seseorang mulai mengatur hidup mereka untuk menghindari penyebab ketakutan mereka. Ini lebih parah daripada reaksi ketakutan normal. Orang dengan gangguan ini memiliki kebutuhan yang sangat kuat untuk menghindari apa pun yang memicu kecemasan mereka.

Baca juga: Fearful-Avoidant Attachment Style : Tanda-Tanda dan Awal Mulanya

Kerja Otak Selama Fobia

Beberapa area otak menyimpan dan mengingat peristiwa berbahaya atau berpotensi mematikan. Jika seseorang menghadapi peristiwa serupa di kemudian hari, area otak tersebut mengambil reaksi yang sama. Dalam fobia sendiri, area otak yang menangani rasa takut dan stres terus mengambil peristiwa tertentu yang menakutkan secara tidak tepat.

Para peneliti pun telah menemukan bahwa fobia sering dikaitkan dengan amigdala, yang terletak di belakang kelenjar pituitari di otak. Amigdala dapat memicu pelepasan hormon “fight-or-flight” yang menempatkan tubuh dan pikiran dalam keadaan sangat waspada dan stres.

Gejala Fobia

Fobia termasuk ke dalam jenis gangguan kecemasan. Akan sangat mungkin Anda tidak akan mengalami gejala apapun sampai Anda bersentuhan dengan sumber ketakutan Anda. Namun, dalam beberapa kasus, memikirkan sumber ketakutannya saja pun bisa membuat mereka merasa cemas atau panik. Inilah yang dikenal dengan kecemasan antisipatif.

Gejala fobia ini termasuk seperti ketidakstabilan tubuh hingga merasa pusing atau sakit kepala ringan, mual, berkeringat, peningkatan denyut jantung atau palpitasi, sesak napas, gemetar hingga sakit perut.

Jika Anda tidak terlalu sering berhubungan dengan sumber fobia Anda, hal itu mungkin tidak memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda. Akan tetapi, jika Anda memiliki fobia kompleks seperti agoraphobia, menjalani kehidupan normal akan sangat sulit.

Fobia tidak selalu didiagnosis secara formal. Kebanyakan orang dengan fobia bisa sepenuhnya menyadari masalahnya. Seseorang pun terkadang memilih untuk hidup dengan fobia, sehingga mereka akan sangat berhati-hati untuk menghindari objek atau situasi yang mereka takuti.

Namun, jika Anda memiliki fobia dan terus menerus berusaha untuk menghindari apa yang Anda takuti, ini bisa memperburuk situasi. Akan lebih baik jika Anda meminta bantuan dokter atau ahli yang dapat merujuk Anda ke spesialis dengan keahlian dalam terapi perilaku untuk membantu Anda menangani fobia yang sudah sangat mengganggu.

Baca juga: Semakin Lanjut Usia Kian Rentan Terhadap Gangguan Mental, Benarkah?

 

Sumber:

NHS Website. (2023). Overview – Phobias. nhs.uk. https://www.nhs.uk/mental-health/conditions/phobias/overview/

Brazier, Y. (2020, November 27). Everything you need to know about phobias. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/249347

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal Gangguan Fobia : Penyakit Ketakutan yang Berlebihan — DeepTalk