Semua artikel
Keluarga

Kenalkan Kegiatan Ini untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak dan Remaja

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Memastikan anak sehat secara fisik dan mental memang sudah menjadi kewajiban sebagai orang tua. Jangan salah, gangguan kesehatan mental tidak hanya dapat menimpa orang dewasa, namun anak dan remaja juga bisa mengalami gangguan kesehatan mental. Untuk itu, diperlukan kontribusi dari orang tua dalam mengantisipasi hal tersebut.

Anak yang sehat secara fisik dan mental akan melalui segala proses perkembangannya dengan baik. Selain itu anak juga bisa mendapatkan prestasi, baik itu akademik ataupun non akademik. Perlu diketahui bahwa kepintaran setiap anak memiliki alokasi yang berbeda-beda.

Sayangnya, orang tua tidak dapat memantau anak setiap saat. Ada kalanya orang tua memiliki kegiatan diluar mengawasi anak, atau justru kegiatan anak yang jauh dari pantauan orang tua. Dengan demikian, orang tua atau orang-orang dewasa perlu mengenalkan beberapa kegiatan yang dapat membantu menjaga kesehatan mental anak dan remaja.

Berikut beberapa kegiatan positif yang menunjang kesehatan mental dan bisa Anda kenalkan kepada anak dan remaja:

Menulis Jurnal atau Diary

Seharusnya anak memang diajarkan untuk mengekspresikan setiap emosi yang mereka miliki. Namun, tidak semua anak dapat melakukannya dengan baik. Untuk itu, orang tua bisa mengajarkan anak mengekspresikan emosi yang dirasakan melalui penulisan jurnal.

Orang tua bisa memfasilitasi dengan memberikan buku catatan yang menarik agar anak merasa tertarik untuk menulis jurnal atau diary setiap harinya. Kegiatan sederhana ini akan menjadi media penyaluran emosi bagi anak. Anak tidak akan menyimpan emosi yang bisa menjadi boomerang bagi kesehatan mental anak.

Menulis jurnal atau diary tidak perlu menjadi tugas yang berat bagi anak. Biarkan anak menikmati kegiatan dan menjadikan hal tersebut sebagai kegiatan yang menyenangkan. Dalam hal ini orang tua perlu memberikan privasi bagi anak. Jangan memaksa anak untuk memperlihatkan apa yang sedang mereka tulis. Biarkan tulisan itu menjadi privasi untuk mereka.

Mendengarkan Musik

Cukup banyak penelitian yang membuktikan manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan mental seseorang. Orang tua bisa mengenalkan kegiatan ini sebagai media meditasi bagi anak. Mendengarkan musik juga banyak menjadi media terapi untuk beberapa gangguan kesehatan mental.

Namun, orang tua perlu memahami bahwa selera musik setiap anak akan berbeda-beda. Selama tidak mendatangkan dampak negatif, biarkan anak memilih genre musik yang mampu membuat mereka senang.

Baca juga: Eating Disorder: Kenali Binge Eating Disorder Penyebab Obesitas

Kegiatan Fisik

Kondisi fisik akan mempengaruhi kondisi mental seseorang. Dengan demikian, seseorang yang memiliki gangguan fisik, maka akan mempengaruhi kesehatan mental orang tersebut. Untuk itu, kegiatan fisik yang membuat tubuh menjadi bugar akan mendatangkan dampak positif bagi kesehatan mental anak dan remaja.

Orang tua bisa mengajarkan beberapa kegiatan fisik kepada anak, misalnya olahraga yang dapat mengurangi gejala depresi pada anak tanpa efek samping negatif. Tidak hanya berolahraga, anak juga bisa dikenalkan berbagai aktivitas atau bermain di luar rumah. Kegiatan semacam ini akan membuat anak bergerak secara aktif.

Mengikuti Klub Hobi

Umumnya di sekolah anak sudah dikenalkan dengan berbagai ekstrakulikuler yang dapat mendukung hobi anak. Namun, tidak semua sekolah menyediakan klub hobi yang lengkap. Dengan demikian, diperlukan kontribusi orang tua untuk mengenalkan klub hobi eksternal sekolah bagi anak.

Sebelum itu, orang tua juga perlu mengetahui hobi yang dimiliki anak, atau hobi tersebut bisa ditemukan seiring dengan pencarian klub hobi yang cocok. Menjalankan hobi dan memiliki teman dengan hobi yang sama akan membuat anak merasa senang. Anak juga bisa menyalurkan apa yang menjadi hobi mereka.

Bermain dengan Permainan Motorik

Saat ini sudah cukup banyak permainan yang mampu merangsang motorik anak, seperti bola stres, slime, spinner, dan masih banyak lagi. Permainan-permainan secam itu juga bisa ditemui dengan mudah.

Bermain permainan yang dapat merangsang motorik dipercaya dapat melepaskan stress pada anak. Selain itu, permainan semacam ini juga dapat mengurangi rasa cemas, gelisah, dan melatih fokus anak.

Selain beberapa kegiatan di atas, masih cukup banyak kegiatan yang bisa orang tua kenalkan kepada anak dan juga remaja untuk membantu menjaga kesehatan mental mereka. Kesehatan mental pada anak memang perlu menjadi perhatian agar tidak membantu proses perkembangan mereka.

Walaupun untuk membentuk kebiasaan untuk menjalankan kegiatan-kegiatan tersebut tidak mudah, namun jika telah menjadi rutinitas anak maka akan sangat membantu kesehatan mental anak. Orang tua tidak bisa memantau anak selamanya, untuk itu ajari anak untuk lebih mandiri dalam mengelolah kesehatan mereka.

Jika orang tua mengalami kesulitan untuk menjaga kesehatan mental anak, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan bantuan yang tepat. Psikolog akan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan orang tua dan anak.

Untuk itu tidak perlu menunggu gangguan mental itu muncul untuk mengunjungi psikolog. Lebih baik menghindari daripada mengobati. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Eating Disorder: Apa Itu Bulimia Nervosa?

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kenalkan Kegiatan Ini untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak dan Remaja — DeepTalk