Semua artikel
Keluarga

Mindful Parenting dalam Era Digital: Tantangan dan Solusinya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah5 menit baca

Deeptalk.co.id – Era digital memang banyak memudahkan kehidupan sehari-hari manusia masa kini. Termasuk memudahkan kita mendapatkan informasi dan berkomunikasi satu sama lain. Namun terlepas dari segala kemudahan yang ditawarkan, era digital juga memiliki sisi negatifnya. Terutama bagi orang-orang yang menyalahgunakan perkembangan zaman dan teknologi ini.

Era digital tidak hanya mempengaruhi bagaimana informasi dan komunikasi berkembang. Namun, era digital juga cukup mempengaruhi pola parenting orang tua terhadap anak mereka. Salah satunya mindful parenting. Era digital membuat penerapan mindful parenting menjadi cukup menantang. Padahal, penerapan mindful parenting ini cukup efektif dalam banyak hal, baik itu bagi orang tua maupun anak.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas tentang tantangan dan solusi dari penerapan mindful parenting di era digital. Namun sebelum kita masuk pada topik utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu membutuhkan bantuan profesional dalam penerapan mindful parenting. Cobalah untuk berkonsultasi dengan psikolog, khususnya psikolog yang berfokus pada keluarga dan/atau tumbuh kembang anak.

Pengertian Mindful Parenting

Multitasking mother babysitting her small son while working from home

Mindful parenting adalah sebuah metode pola asuh yang fokus akan kesadaran akan interaksi orang tua terhadap anak mereka. Artinya, orang tua yang menerapkan metode mindful parenting ini akan secara penuh menghadirkan diri mereka, termasuk hadir secara emosional, dan memberikan respon yang terarah terhadap setiap perilaku maupun emosi yang anak berikan.

Mindful parenting pada dasarnya merupakan metode pola asuh dengan penerapan mindfulness. Mindfulness sendiri adalah upaya untuk melatih perhatian dan kesadaran terhadap momen saat ini, tanpa adanya penghakiman. Dengan demikian, orang tua yang menerapkan metode mindful parenting ini tidak mengabaikan emosi-emosi negatif yang dirasakan selama pengasuhan. Melainkan belajar mengenal dan mengendalikan emosi tersebut, agar bisa memberikan reaksi yang baik terhadap anak.

Baca juga: Mindful Parenting dan Pembentukan Self-Esteem Anak

Tantangan Mindful Parenting di Era Digital

Working mother having conference call while being at home with her small son

Penerapan mindful parenting sendiri sudah menjadi tantangan besar bagi orang tua. Terutama bagi orang tua yang tidak terbiasa menerapkan teknik mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Namun rupanya, penerapan mindful parenting di era digital menjadikannya lebih menantang lagi. Berikut beberapa tantangan mindful parenting di era digital:

Paparan gadget dan sosial media

Tantangan pertama adalah paparan gadget dan sosial media. Tidak bisa kita pungkiri bahwa gadget dan sosial media memang seringkali menjadi distraksi bagi orang tua. Hal tersebut bisa dicontoh oleh anak. Padahal, paparan gadget pada anak bisa mengganggu perkembangan sosial dan emosional mereka. Dimana hal tersebut membuat terganggu penerapan mindful parenting.

Informasi yang berlebihan

Tantangan kedua adalah informasi yang berlebihan. Kemudahan mengakses informasi justru terkadang membuat orang tua mendapatkan informasi yang berlebihan. Termasuk informasi yang tidak tidak dibutuhkan, atau bahkan informasi hoax. Banyaknya informasi yang didapatkan orang tua akan menciptakan kebingungan dalam mengambil keputusan. Maka tidak heran jika penerapan mindful parenting terkadang menjadi tidak konsisten.

Kurangnya waktu yang berkualitas

Era digital ini membuat banyak orang tua kehabisan waktu untuk aktivitas lain. Beberapa dari mereka justru tidak memiliki waktu yang berkualitas untuk berinteraksi dengan anak. Padahal, penerapan mindful parenting sangat membutuhkan waktu, dan kualitas interaksi yang baik antara orang tua dan anak.

Solusi Penerapan Mindful Parenting di Era Digital

Happy working mother making a phone call while being with her son at home

Banyaknya tantangan penerapan mindful parenting di era digital mungkin akan membuat beberapa orang tua mundur untuk melakukan teknik parenting yang satu ini. Namun, jika kamu masih ingin menerapkan mindful parenting, bisa coba juga untuk menerapkan beberapa solusi berikut:

Membangun kesadaran diri dalam penggunaan gadget

Orang tua harus sadar bahwa anak adalah peniru yang handal. Maka dari itu, cobalah untuk mulai membatasi diri dalam penggunaan gadget. Setidaknya saat orang tua sedang bersama anak.

Latihan mindfulness berasa anak

Penerapan mindful parenting bukan hal yang mudah bagi orang yang tidak terbiasa dalam menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, orang tua bisa berlatih mindfulness bersama anak. Misalnya dengan latihan pernapasan sadar, bermain tanpa distraksi, dan lain sebagainya.

Selektif dalam mengkonsumsi informasi parenting

Banyaknya informasi terkait parenting yang beredar di masyarakat harus diimbangi dengan kemampuan selektif bagi orang tua. Pilihlah sumber-sumber yang terpercaya. Jika memang dibutuhkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog. Orang tua bisa mengunjungi web deeptalk.co.id untuk berkonsultasi dengan psikolog terkait penerapan mindful parenting.

Itu dia penjelasan tentang tantangan dan solusi penerapan mindful parenting di era digital. Dapat disimpulkan bahwa mindful parenting pada dasarnya merupakan metode parenting yang baik, selama dijalankan dengan benar. Penerapan mindful parenting di era digital juga harus diimbangi dengan pengetahuan dan kebijakan orang tua. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Bagaimana Mindfulness Membentuk Gaya Pengasuhan?

 

Sumber:

Kabat-Zinn, J., & Kabat-Zinn, M. (1997). Everyday Blessings: The Inner Work of Mindful Parenting. New York: Hyperion.

Duncan, L. G., Coatsworth, J. D., & Greenberg, M. T. (2009). A model of mindful parenting: Implications for parent–child relationships and prevention research. Clinical Child and Family Psychology Review, 12(3), 255–270. https://doi.org/10.1007/s10567-009-0046-3.

McDaniel, B. T., & Radesky, J. S. (2018). Technoference: Parent distraction with technology and associations with child behavior problems. Child Development, 89(1), 100-109. https://doi.org/10.1111/cdev.12822.

American Academy of Pediatrics. (2016). Media and Young Minds. Pediatrics, 138(5). https://doi.org/10.1542/peds.2016-2591.

Turkle, S. (2015). Reclaiming Conversation: The Power of Talk in a Digital Age. Penguin Press.

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : 
@logosindonesiaofficial
Logos Institute : 
@logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : 
@deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : 
@deepgrowindonesia
EduQuotient : 
@eduquotientofficial

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mindful Parenting dalam Era Digital: Tantangan dan Solusinya — DeepTalk