Deeptalk.co.id – Setiap manusia tentunya pernah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan di masa lampau. Beberapa dari kejadian tidak menyenangkan ini akhirnya mengakibatkan trauma psikologis yang akhirnya berdampak di masa depan.
Karena hal inilah seseorang yang mengalami kejadian tidak menyenangkan perlu mendapatkan pertolongan. Tujuannya agar kejadian tersebut tidak membawa pengaruh negatif di masa yang akan datang.
Beberapa orang bahkan tidak menyadari bahwa dirinya mengalami trauma psikologis. Tanpa disadari, banyak hal yang akhirnya membawa dampak negatif. Untuk itu, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai trauma psikologis agar menjadi bahan edukasi untuk para pembaca sekalian.
Namun sebelum kita masuk dalam pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika pembaca menemukan kesamaan kondisi antara isi artikel dengan kondisi diri sendiri atau orang sekitar, sebaiknya segera konsultasikan dengan Psikolog agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Pengertian Trauma Psikologis
Trauma psikologis merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kejadian tidak menyenangkan atau kejadian buruk di masa lampau. Kejadian tersebut tentu merupakan sesuatu yang tidak nyaman yang bisa membuat seseorang merasa ketakutan, marahan, kesedihan, dan berbagai perasaan negatif lainnya.
Seseorang yang mengalami trauma psikologis akan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan dengan sadar ataupun tanpa sadar agar tidak mengalami kejadian serupa lainnya. Beberapa orang bahkan merasa kelelahan untuk menghindari bayangan-bayangan akan kejadian traumatis yang pernah mereka alami.
Walaupun cukup mengganggu, sebenarnya merasa tidak nyaman saat mengalami kejadian tidak menyenangkan merupakan respon tubuh yang normal. Hanya saja pada beberapa orang hal ini dapat mempengaruhi kehidupan di masa mendatang. Untuk itu pertolongan psikologis bagi mereka yang mengalami kejadian traumatis tetap dibutuhkan.
Penyebab Trauma Psikologis

Setiap orang yang memiliki trauma psikologis tentu disebabkan oleh hal-hal atau kejadian-kejadian yang berbeda-beda. Berikut beberapa kejadian yang menyebabkan seseorang mengalami trauma psikologis:
Kejadian yang terjadi satu kali
Walaupun hanya terjadi setidaknya satu kali dalam seumur hidup, namun beberapa kejadian tidak menyenangkan dapat mengakibatkan seseorang mengalami trauma psikologis. Tentu saja kejadian ini cukup menyakitkan hingga berdampak pada kesehatan mental seseorang. Kejadian ini bisa berupa mengalami bencana alam, kecelakaan, dan masih banyak lagi.
Kejadian yang terjadi berulang kali
Tidak hanya kejadian yang terjadi satu kali, namun beberapa kejadian yang berulang juga bisa mengakibatkan seseorang mengalami trauma psikologis. Mengalami kejadian yang sama secara berulang-ulang belum tentu membuat seseorang menjadi terbiasa, bisa jadi bahkan mengalami trauma psikologis. Kejadian ini bisa berupa menjadi korban bullying, ditinggalkan orang tersayang, mengalami pelecehan seksual, KDRT, dan lain sebagainya.
Baca juga : Mengenal Istilah Quarter Life Crisis
Kejadian yang dianggap sepele
Perlu diketahui bahwa beberapa orang memiliki kondisi mental yang berbeda-beda. Untuk itu, apa yang menurut kita biasa saja, bisa jadi sesuatu yang menyakitkan bagi orang lain. Karena hal ini, kita tidak boleh meremehkan kondisi masing-masing orang. Termasuk mengenai trauma psikologis yang dimiliki.
Beberapa kejadian yang dianggap sepele, ternyata dapat mengakibatkan trauma psikologis. Kejadian tersebut bisa berupa, putus dari pasangan, pengalaman yang mengecewakan, dan lain sebagainya.
Ciri-Ciri Trauma Psikologis

Seperti yang sudah dipaparkan bahwa beberapa orang terkadang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki trauma psikologis. Untuk itu, kita perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri seseorang yang mengalami trauma psikologis. Umumnya, seseorang yang mengalami trauma psikologis akan menunjukkan beberapa reaksi berikut:
Reaksi mental
Reaksi mental yang dialami oleh penderita trauma psikologis bisa berupa penurunan kemampuan konsentrasi atau mengingat, kesulitan untuk menhindari pikiran-pikiran mengenai kejadian traumatis, hingga kehilangan arah dan disorientasi.
Reaksi emosional
Selain reaksi mental, reaksi emosional juga ditunjukkan oleh penderita trauma psikologis. Reaksi ini bisa berupa perasaan sedih, takut, dan juga cemas. Beberapa orang bahkan mengalami mati rasa, mengisolasi diri, peningkatan kewaspadaan, syok, hingga mengalami depresi.
Reaksi fisik
Beberapa reaksi fisik juga ditunjukkan oleh penderita trauma psikologis. Tekasi ini bisa berupa kelelahan, mengalami gangguan tidur, mual, muntah, pusing, sakit kepala, keringat berlebih, hingga jantung yang berdebar tidak karuan.
Reaksi perilaku
Berikutnya adalah reaksi perilaku. Reaksi ini merupakan reaksi yang paling mudah untuk di observasi. Pasalnyam reaksi ini akan nampak dengan mata. Reaksi perilaku ini bisa berupa upaya untuk menghindari hal-hal yang berhubungan dengan kejadian traumatis, tidak melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan, kehilangan nafsu makan, hingga memiliki pola hidup yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi alkohol atau kafein secara berlebihan.
Seperti yang sudah di baca di atas, trauma psikologis bukanlah hal yang bisa dibiarkan begitu saja. Pasalnya, hal ini akan berdampak pada masa depan. Sesederhana apapun permasalahan yang terjadi di masa lampau, perlu diselesaikan sebaik mungkin. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Psikolog untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Bagaimana Bisa Rokok Mempengaruhi Kondisi Mental Seseorang?
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



