Deeptalk.co.id – Hubungan seksual merupakan salah satu penunjang dalam keharmonisan rumah tangga. Khususnya antar pasangan suami dan istri. Hal tersebut seharusnya tidak akan menjadi masalah. Pasalnya, hubungan seksual dianggap sebagai kegiatan yang menyenangkan dan menimbulkan kebahagiaan antar pasangan. Lantas, apakah setiap orang mengalami kondisi yang sama?
Sayangnya, beberapa orang mengalami masalah sehingga tidak bisa menikmati aktivitas seksual dengan pasangannya. Cukup banyak faktor yang bisa menimbulkan kondisi tersebut. Salah satunya bisa dipicu oleh masalah mental yang dikenal dengan istilah hypoactive sexual desire disorder.
Hypoactive sexual desire disorder atau yang biasa disingkat dengan HSDD adalah, kondisi dimana seseorang memiliki hasrat seksual yang rendah atau bahkan sama sekali tidak memiliki hasrat seksual. Kondisi ini akan membuat penderita tidak tertarik untuk melakukan aktivitas seksual. Sekalipun mereka terpaksa melakukannya, mereka tidak mendapatkan kenikmatan dari kegiatan tersebut.
Hypoactive sexual desire disorder bisa dipicu oleh berbagai kondisi, baik itu masalah fisik maupun psikis. Misalnya tidak aktifnya neurotransmitter di otak, efek samping obat-obatan, diabetes, masalah jantung, trauma akibat kekerasan seksual, dan masih banyak lagi.
Penderita hypoactive sexual desire disorder seharusnya tidak perlu khawatir akan kondisi yang dialaminya. Pasalnya, kondisi ini merupakan gangguan yang bisa disembuhkan. Namun dengan catatan, penderita harus menjalani serangkaian penanganan dari orang-orang yang ahli pada bidang tersebut.
Lalu, bagaimana gejala dan penanganan pada penderita hypoactive sexual desire disorder? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akan kita bahas lebih lanjut pada artikel ini. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Silahkan berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater, jika kamu mengalami beberapa gejala seperti yang dipaparkan dalam artikel ini.
Gejala Hypoactive Sexual Desire Disorder

Seperti pengertian dari hypoactive sexual desire disorder itu sendiri, gejala utama dari kondisi ini adalah hilang atau berkurangnya hasrat seksual seseorang. Namun untuk bisa memastikan apakah seseorang mengalami kondisi hypoactive sexual desire disorder atau tidak, maka diperlukan serangkaian pemeriksaan oleh orang yang ahli pada bidang tersebut.
Sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan pemeriksaan, kamu bisa mengidentifikasi secara garis besar melalui beberapa gejala umum berikut:
Libido rendah
Seseorang dengan kondisi hypoactive sexual desire disorder cenderung memiliki libido yang rendah. Libido sendiri merupakan hawa nafsu untuk melakukan hubungan seksual. Artinya, kondisi hypoactive sexual desire disorder membuat penderitanya tidak memiliki ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual.
Baca juga : Kenali Penyebab dan Gejala Dari Rape Trauma Syndrome
Tidak memiliki fantasi seksual
Bukan hanya tidak memiliki ketertarikan akan aktivitas seksual, penderita hypoactive sexual desire disorder juga cenderung memiliki memiliki fantasi seksual yang rendah, atau bahkan tidak sama sekali. Mereka tidak atau kurang memiliki imajinasi, bayangan, angan-angan, atau pemikiran mengenai aktivitas seksual yang diharapkan.
Tidak dapat menikmati aktivitas seksual
Dalam beberapa kondisi, penderita hypoactive sexual desire disorder akan tetap melakukan aktivitas seksual. Namun sayangnya, mereka tidak bisa menikmati kegiatan tersebut. Penderita juga cenderung tidak mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan setelah melakukan hubungan seksual.
Menghindari aktivitas seksual
Jika memungkinkan, penderita hypoactive sexual desire disorder juga berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan aktivitas seksual. Walaupun pasangan sudah memberikan rangsangan, namun penderita cenderung cuek dan tidak mendapatkan sensasi senang.
Penanganan Pada Penderita Hypoactive Sexual Desire Disorder

Untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat, penderita hypoactive sexual desire disorder tentu perlu memastikan apakah mereka benar-benar mengalami kondisi tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan berkonsultasi bersama psikolog atau psikiater.
Dari konsultasi yang dilakukan, penderita akan mendapatkan diagnosis. Penyebab kondisi hypoactive sexual desire disorder juga akan diidentifikasi. Dengan demikian, penanganan yang diberikan akan disesuaikan dengan gejala dan penyebab dari kondisi yang dialami oleh penderita hypoactive sexual desire disorder.
Cukup banyak jenis penanganan dalam kasus hypoactive sexual desire disorder, namun pada umumnya penanganan akan berupa:
· Obat-obatan, dimana pemberian obat ini harus melalui resep dari dokter atau psikiater. Obat akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
· Senam kegel, yaitu sebuah gerakan untuk membantu meningkatkan aliran darah dan perasaan ke alat kelamin.
· Psikoterapi, yaitu terapi psikologi yang akan disesuaikan dengan gejala dan penyebab yang dialami.
· Meditasi, yaitu latihan untuk memusatkan dan menjernihkan pikiran. Pasalnya, dalam beberapa kasus hypoactive sexual desire disorder juga dipengaruhi oleh pikiran yang mengganggu.
· Memperbaiki pola hidup, dengan cara makan makanan yang bergizi, olahraga teratur, dan memperbaiki pola tidur. Hal ini penting untuk menjaga fisik dan mental tetap stabil.
· Konsultasi dengan konselor terkait seks dan hubungan. Penanganan yang satu ini biasanya akan diikuti oleh pasangan, walaupun hanya salah satu dari mereka yang mengalami hypoactive sexual desire disorder.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi hypoactive sexual desire disorder. Semoga artikel ini dapat beramanfaat.
Baca juga : Rape Trauma Syndrome : PTSD Pada Korban Pemerkosaan
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



