Semua artikel
Seksual

Hypoactive Sexual Desire Disorder : Tidak Tertarik Untuk Melakukan Hubungan Seksual

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Hubungan seksual pada dasarnya merupakan aktivitas yang menyenangkan. Saat melakukan hal tersebut, tubuh juga akan melepas hormon oksitosin atau hormon cinta, dan hormon endorfin yang dapat memberikan kebahagiaan. Terlepas dari itu semua, hasrat untuk melakukan hubungan seksual memang naik turun, dan itu merupakan hal yang normal. Namun kondisinya akan menjadi tidak normal jika seseorang tidak memiliki hasrat seksual.

Banyak hal yang mempengaruhi penurunan hasrat seksual, mulai dari hal-hal sederhana seperti kelelahan atau stress, hingga yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental. Salah satu penyebab penurunan hasrat seksual yang perlu diperhatikan adalah kondisi hypoactive sexual desire disorder.

Lalu seperti apa kondisi hypoactive sexual desire disorder itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini akan secara khusus membahas mengenai hypoactive sexual desire disorder. Namun sebelum kita masuk ke pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog, psikiater, atau orang-orang yang ahli pada bidang tersebut.

Berikut pembahasan mengenai kondisi hypoactive sexual desire disorder.

Pengertian Hypoactive Sexual Desire Disorder

Hypoactive sexual desire disorder atau yang biasa disingkat dengan HSDD adalah kondisi dimana seseorang mengalami pengurangan atau bahkan hilangnya hasrat untuk melakukan hubungan seksual.

Hypoactive sexual desire disorder adalah kondisi yang bisa dialami oleh laki-laki maupun perempuan. Meski demikian, kondisi ini lebih banyak dialami oleh perempuan. Perempuan lebih beresiko mengalami hypoactive sexual desire disorder karena pada dasarnya perempuan memang mengalami perubahan hormon, termasuk salah satunya saat memasuki usia menopouse.

Sekilas kondisi ini memang tidak begitu berbahaya untuk kelangsungan hidup seseorang. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keharmonisan dalam sebuah hubungan salah satunya dipicu oleh aktivitas seksual yang baik. Dengan demikian kondisi hypoactive sexual desire disorder sangat mungkin menjadi masalah dalam rumah tangga, atau hubungan romantis yang dimiliki oleh penderitanya. Maka dari itu, sangat penting untuk penderita hypoactive sexual desire disorder mendapatkan penanganan yang tepat.

Penderita hypoactive sexual desire disorder umumnya memang tidak memiliki ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual. Walaupun beberapa dari mereka tetap melakukannya, namun mereka tidak bisa menikmati kegiatan tersebut seperti orang-orang pada umumnya.

Baca juga : Macam-Macam Trauma yang Beresiko Dialami Oleh Korban Pelecehan Seksual

Penyebab Hypoactive Sexual Desire Disorder

Kondisi hypoactive sexual desire disorder tidak terjadi begitu saja, melainkan terdapat beberapa penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami kondisi tersebut. Penyebab dari hypoactive sexual desire disorder juga cukup beragam, mulai dari masalah psikis, non-psikis, atau adanya gangguan medis yang berhubungan dengan hormon dan kelainan organ. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab hypoactive sexual desire disorder:

Kecemasan, depresi, dan stress

Beberapa gangguan mental seperti kecemasan, depresi, dan stress dapat memicu hypoactive sexual desire disorder. Kecemasan adalah kondisi dimana seseorang merasa takut atau khawatir yang berlebihan. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan sedih mendalam sampai kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari. Sedangkan stress adalah respon fisik dan psikis saat sedang dalam kondisi tertekan.

Masalah pada kondisi otak

Otak merupakan organ tubuh yang mengontrol pergerakan manusia. Dengan demikian masalah pada otak tentu akan banyak mempengaruhi kehidupan manusia. Pada kasus hypoactive sexual desire disorder, masalah pada otak bisa menjadi salah satu penyebabnya. Misalnya saat senyawa organik yang bernama neurotransmitter tidak aktif. Kondisi tersebut akan mempengaruhi hasrat dan fungsi seksual manusia.

Pengaruh obat

Beberapa obat-obatan juga bisa memicu kondisi hypoactive sexual desire disorder. Adapun obat yang bisa memicu kondisi tersebut adalah antidepresan, obat kemoterapi, dan masih banyak lagi. Maka tidak heran jika orang dalam proses pemulihan kesehatan cenderung tidak menunjukan ketertarikan akan aktivitas seksual.

Masalah kesehatan fisik

Tidak hanya gangguan psikologis saja, masalah pada kesehatan fisik juga bisa memicu kondisi hypoactive sexual desire disorder. Masalah kesehatan fisik yang dimaksud bisa berupa, diabetes, gangguan pada jantung, kanker, dan lain sebagainya.

Kehamilan, persalinan, dan proses menyusui

Seperti yang sudah dibahas secara singkat di awal bahwa wanita beresiko lebih besar mengalami hypoactive sexual desire disorder. Salah satu pemicunya adalah kehamilan, persalinan, dan proses menyusui. Dimana pada masa itu, wanita akan mengalami perubahan hormon yang bisa mempengaruhi minatnya terhadap aktivitas seksual.

Menopause

Tidak hanya kehamilan, persalinan, dan proses menyusui saja, wanita yang memasuki usia menopause juga cenderung mengalami perubahan hormon. Dengan demikian, wanita yang memasuki usia menopause juga bisa beresiko mengalami hypoactive sexual desire disorder.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi hypoactive sexual desire disorder. Jika kamu mengalami kondisi serupa, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan para ahli. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Depresi Psikotik : Depresi Dengan Gejala Delusi dan Halusinasi

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Hypoactive Sexual Desire Disorder : Tidak Tertarik Untuk Melakukan Hubungan Seksual — DeepTalk