Deeptalk.co.id – Trauma ialah suatu kondisi yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa yang menyakitkan atau mengancam kehidupannya. Siapa saja bisa mengalami trauma, kapan saja dengan beragam bentuk. Namun, terlepas dari itu, trauma bisa memberikan dampak bagi kesehatan mental seseorang sehingga butuh penanganan yang tepat untuk memulihkan diri dari kondisi traumatis.
Kondisi trauma dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari secara serius, terkait dengan kesehatan mental. Seperti dapat menyebabkan kecemasan, depresi yang berkepanjangan, hingga gangguan PTSD yang semua itu bisa membuat seseorang bermasalah dengan hubungan sosialnya. Meskipun berbicara tentang trauma mungkin sulit, tetapi penting untuk memahami bahwa trauma adalah masalah yang nyata dan signifikan, dan membutuhkan perhatian serius.
Penanganan untuk memulihkan trauma harus dilakukan secepat mungkin untuk memastikan individu dapat sembuh secara maksimal dan menghindari komplikasi kesehatan mental yang lebih serius. Meskipun penanganan trauma dapat berbeda untuk setiap orang, terdapat beberapa tips umum yang dapat membantu individu dalam proses pemulihan.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda simak terkait penanganan dalam memulihkan trauma.
1. Jangan Mengisolasi Diri
Jangkau teman, keluarga atau orang terdekat Anda. Atau mungkin jika ada orang lain yang mengalami peristiwa serupa, Anda bisa saling bertukar cerita dengan mereka. Bisa jadi mereka memiliki perasaan yang sama dengan Anda.
Membicarakan dan mengkomunikasikan apa yang Anda rasakan terkait trauma yang Anda alami akan sangat membantu. Ini merupakan bagian penting dalam memulihkan trauma.
2. Cari Bantuan Profesional
Stres yang menyertai akibat peristiwa traumatis bisa sangat mengganggu hingga melumpuhkan seseorang. Kesedihan, ketakutan, duka yang mendalam hingga depresi bisa sangat mungkin terjadi.
Jika perasaan Anda di awal-awal setelah mengalami kejadian yang begitu parah sangat mengganggu kehidupan Anda, coba cari ahli kesehatan mental terdekat untuk dapat membantu Anda.
Baca juga: 4 Bentuk Gaslighting yang Perlu Diketahui
3. Bergabung Dengan Komunitas Pendukung
Membicarakan apa yang tengah Anda hadapi dengan orang yang pernah memiliki pengalaman serupa, atau mereka juga sama-sama sedang mengalami nya, akan sangat membantu untuk memulihkan diri setelah trauma.
Tidak hanya sebagai bentuk dukungan untuk Anda, namun grup atau komunitas semacam ini bisa sekaligus memberikan saran yang dapat membantu Anda dalam menangani masalah. Dokter atau ahli kesehatan mental Anda bisa memberikan rekomendasi kelompok pendukung yang bisa Anda ikuti, atau Anda juga bisa menemukannya secara online.
4. Hadapi dan Jangan Dihindari
Perasaan tidak nyaman akibat pengalaman dari peristiwa yang menyakitkan tentu ingin dihindari. Namun, jangan sekali-kali tergoda untuk mencoba melupakan atau mengabaikan peristiwa yang memicu trauma Anda.
Karena, unsur utama dalam pemulihan trauma adalah dengan belajar untuk baik-baik saja dengan ingatan Anda tentangnya. Juga termasuk hal-hal yang memicunya tanpa berusaha menghindarinya. Menghadapi perasaan Anda secara langsung itu penting karena Anda ingin dapat menjaganya dengan cara yang membantu Anda untuk bergerak maju.
5. Olahraga
Bangun dan bergeraklah. Para ahli pun mengatakan bahwa olahraga menjadi cara yang paling efektif untuk mengatasi dampak dari peristiwa traumatik.
Ambil nafas dalam-dalam, lakukan peregangan otot lalu berjalan-jalan di lingkungan sekitar. Ini akan menjadi pilihan yang menarik.
Atau mungkin Anda ingin melakukan olahraga yang lebih berat. Boleh saja, asalkan secukupnya dan jangan terlalu berlebihan. Jika sudah lelah, segera untuk istirahat.
6. Manjakan Diri Anda Sejenak
Tubuh (dan pikiran) Anda akan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan diri. Bisa saja dengan makan makanan sehat. Lalu beristirahatlah saat Anda mendapat kesempatan.
Lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia. Membaca, mandi, atau bekerja menuju jadwal tidur yang teratur di mana Anda pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap malam di ruangan yang sejuk, gelap, dan sunyi.
Bisa juga dengan melakukan sesuatu dengan teman. Seperti jalan-jalan santai, menonton pertandingan bola, pergi ke pertunjukan. Apa pun yang membuat Anda merasa baik, luangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri.
7. Jauhi Alkohol dan Zat Adiktif Lainnya
Minuman alkohol atau obat untuk menidurkan atau melepas penat adalah salah satu cara yang dipilih beberapa orang untuk melewati stres akibat peristiwa traumatis. Mereka mencoba mematikan emosi atau melupakan banyak hal.
Ini mungkin terasa berhasil dalam jangka pendek, tetapi bisa merusak dalam jangka panjang. Masalahnya adalah, jika stres berlanjut, penggunaan alkohol (atau obat-obatan) juga dapat berlanjut. Itu bisa menyebabkan masalah mental dan fisik dan ketergantungan jangka panjang.
8. Kembali Pada Rutinitas Anda
Kehidupan biasa atau rutinitas Anda dapat terganggu oleh peristiwa traumatis. Tujuan bagi mereka yang mencoba melewati stres trauma adalah untuk dapat kembali ke jadwal sehari-hari sesegera mungkin.
Oleh karena itu, mendapatkan alur Anda kembali atas rutinitas yang telah Anda bentuk dapat membantu Anda membangun kembali rasa normal dan mendapatkan kembali kendali atas hidup Anda.
9. Meditasi
Bahkan jika Anda tidak terbiasa dengan meditasi, merasuk ke tubuh terdalam Anda untuk meredakan stres akan dapat membantu. Menarik napas dalam-dalam atau berfokus pada hembusan napas dapat membantu menenangkan pikiran dan membuat Anda rileks.
Fokuskan perhatian Anda pada pernapasan atau bagian tubuh Anda saat bermeditasi. Itu bisa membuat otak Anda tidak memikirkan stres Anda.
10. Coba Hidup Lebih Mindfulness
Hidup mindfulness berarti Anda fokus dan menempatkan diri Anda pada setiap aktivitas yang Anda lakukan. Anda dapat meredakan stres akibat peristiwa traumatis dengan melangkah mundur, mengamati hidup Anda, dan berkonsentrasi pada hal yang penting.
Selain itu dapat juga dengan perkuat ikatan dengan keluarga, teman, dan komunitas. Lalu menilai kembali tujuan pribadi dan membuat rencana untuk mencapainya. Atau menjadi sukarelawan dan berikan sedikit lebih banyak untuk amal. Semua hal ini dapat membantu mengatasi stres akibat trauma.
Baca juga: Pikiranmu, Pertahananmu: Apa Itu Defense Mechanism?
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



