Deeptalk.co.id – Dalam dunia pekerjaan, mungkin Anda tak asing dengan istilah presentasi. Ini sering dilakukan para karyawan atau pekerja untuk memperlihatkan hasil kerjanya kepada rekan lainnya. Namun, walaupun hal tersebut sering terlintas dalam benak Anda, beberapa orang kerap kesulitan ketika mempraktikannya secara langsung. Mereka bahkan mengalami kecemasan saat melakukan presentasi atau berbicara di depan publik.
Timbulnya kecemasan saat presentasi atau berbicara di depan publik ini bisa mengganggu konsentrasi. Hal tersebut pun kemudian mengakibatkan seseorang terganggu saat menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif sehingga performa tidak maksimal. Kecemasan bisa timbul akibat beberapa faktor, seperti kurangnya persiapan, rasa tidak percaya diri, atau bahkan trauma dari pengalaman saat presentasi sebelumnya.
Mengingat pentingnya melakukan presentasi di depan publik demi profesionalitas, perlu bagi Anda untuk mengatasi kecemasan saat berhadapan dan berbicara dengan publik. Dalam artikel ini, kami akan menyajikan beberapa tips dan trik untuk mengatasi kecemasan tersebut. Dengan demikian, Anda bisa melakukan presentasi dengan hasil yang baik.
6 Tips Mengatasi Anxiety Sebelum Berbicara di Depan Umum

Ketakutan berbicara di depan umum adalah bentuk kecemasan yang umum. Ini karena presentasi bukanlah aktivitas yang alami untuk dilakukan. Semua orang bisa saja mengalami kegugupan hingga kecemasan ketika berada di depan publik, demikian juga dengan presenter terkenal sekalipun juga pernah mengalaminya.
Ketika Anda merasa cemas, Anda akan berada pada keadaan tinggi dari adrenalin yang dipompa ke dalam tubuh. Anda dapat memanfaatkan energi tersebut untuk berkomunikasi dengan antusias, penuh keyakinan dan penuh gairah. Sehingga, kuncinya adalah bukan dengan mencoba mengendalikan saraf, melainkan mengurangi kegugupan dan kecemasan sehingga Anda bisa menggunakan energinya untuk hal-hal yang positif.
Untuk memanfaatkan kegugupan dan kecemasan kemudian mengendalikannya, ada 6 tips utama yang perlu diingat. Berikut ke-enam tips yang bisa Anda ikuti
1. Kenali Audiens Anda
Tidak semua audiens memiliki ketertarikan yang sama. Oleh karenanya, dengan mengenali audiens yang akan Anda bawakan presentasinya, bisa membantu Anda dalam menyusun presentasi yang menarik bagi mereka. Ketika mereka sudah tertarik, tidak menutup kemungkinan audiens akan antusias mengikuti presentasi diawali dari isi presentasi yang menarik bagi mereka. Antusiasme ini pun bisa memberikan Anda dorongan dan semangat untuk melakukan presentasi sehingga kecemasan dan kegugupan Anda semakin berkurang.
Mengenali audiens juga bisa memberikan Anda kendali penuh atas reaksi audiens. Ini adalah faktor terbesar dalam kecemasan ketika presentasi jika audiens tidak dapat Anda kendalikan.
Baca juga: Perempuan Cenderung Bertahan Pada Kekerasan dalam Hubungan Intim, Mengapa?
2. Pelajari Materi yang Akan Anda Bawa
Tidak ada yang lebih membuat gugup dan cemas daripada mencoba memberikan presentasi mengenai hal yang tidak Anda ketahui sama sekali. Anda tidak perlu untuk menjadi ahli dalam mempresentasikan suatu topik. Cukup pelajari hal-hal yang ingin Anda sampaikan dengan poin yang relevan, dan Anda bisa jadikan presentasi ini sebagai ajang diskusi dengan audiens.
Anda bisa mengajak audiens untuk berpartisipasi dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan singkat bagi audiens dan ini bisa menjadi cara agar presentasi tidak membosankan. Pastikan juga materi yang akan Anda bawa adalah sesuai dengan kebutuhan dari audiens.
3. Susun Presentasi Sebaik Mungkin
Mengingat apa yang akan Anda sampaikan pada presentasi merupakan cara sederhana untuk menenangkan diri. Namun, ini malah bisa membuat Anda terlalu kaku seperti robot dan menyulitkan Anda untuk melakukan improvisasi. Oleh karenanya, akan lebih baik jika Anda menyusun presentasi sehingga akan memberi diri Anda sendiri petunjuk tentang apa yang terjadi selanjutnya.
Tipsnya, coba untuk memiliki satu frase kunci yang tercantum pada kartu isyarat. Lihat frasa tersebut untuk memicu pikiran Anda tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Pendekatan ini membantu Anda untuk mengendalikan ketidakpastian Anda sendiri tentang apakah Anda akan mengingat presentasi, serta apa yang ingin Anda katakan dengan urutan-urutannya.
4. Latihan, Latihan dan Latihan
Alih-alih menghafal presentasi kata demi kata, akan lebih terasa nyaman jika Anda melakukan latihan termasuk dengan penyampaian Anda. Mengakrabkan diri dengan presentasi Anda akan meningkatkan kepercayaan diri, dan latihan membantu Anda untuk menyampaikan kata-kata secara alami.
Anda bisa melakukan latihan dengan mempelajari urutan presentasi Anda, lakukan hafalan sebatas pada pembukaan saja agar selebihnya bisa berjalan mulus, lalu coba rekam sendiri bagaimana penampilan Anda sehingga bisa Anda nilai kurang atau lebihnya untuk Anda perbaiki. Atau Anda juga bisa melakukan latihan dengan berhadapan pada lingkup audiens yang lebih kecil.
5. Persiapkan Diri Lebih Matang
Setelah Anda tahu apa yang akan Anda sampaikan nanti saat presentasi, Anda juga perlu mempersiapkan diri untuk penampilannya. Tentukan apa yang akan Anda kenakan saat presentasi dan usahakan gunakan pakaian yang nyaman serta menyesuaikan acara. Kemudian datang lebih awal untuk mempersiapkan segala perlengkapan Anda. Pikirkan segala kemungkinan masalah yang timbul sehingga Anda bisa memikirkan langkah antisipasinya dari awal, seperti pertanyaan yang mungkin muncul dari audiens dan lain-lain.
6. Tenangkan Diri Dari Dalam
Kecemasan saat akan presentasi di depan publik menyebabkan reaksi fisiologis yang sebagian besar dikaitkan dengan peningkatan adrenalin pada sistem tubuh. Anda dapat menangkal efek ini dengan beberapa teknik sederhana. Misalnya dengan melakukan latihan pernapasan, minum air putih, perbanyak senyum, gunakan teknik visualisasi, memijat dahi Anda untuk memberikan energi pada bagian depan otak dan pusat bicara, berbicara lebih lambat daripada ketika Anda melakukan percakapan, dan bergerak selama presentasi.
Selain itu, berhentilah untuk memikirkan diri Anda sendiri. Ingat bahwa audiens ada di sana untuk mendapatkan beberapa informasi, dan tugas Anda adalah untuk menyampaikannya kepada mereka.
Baca juga: Bagaimana Dampak Bullying terhadap Self-Esteem Remaja
Sumber:
Mind Tools Content Team. (2023). Managing Presentation Nerves. MindTools. https://www.mindtools.com/aadvtou/managing-presentation-nerves
Sawchuk, C. N. (2017, May 17). Fear of public speaking: How can I overcome it? Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/specific-phobias/expert-answers/fear-of-public-speaking/faq-20058416
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



