Deeptalk.co.id – Psikoterapi suportif adalah salah satu metode penanganan masalah kesehatan mental yang berfokus pada penyediaan rasa aman bagi para kliennya. Dalam penerapannya, terapis sebisa mungkin tidak akan mengkritik, menghakimi klien, atau melakukan hal-hal yang membuat klien merasa tidak aman. Sama seperti namanya, psikoterapi suportif akan memberikan dukungan terhadap kliennya.
Coba bayangkan saat kamu sedang dalam masalah, dan ada orang yang menyediakan rasa aman terhadap mu. Dengan begitu, kamu tentu akan merasa lebih tenang dan bisa mengenali masalah dengan baik. Seperti itulah psikoterapi suportif bekerja.
Saat bercerita dengan orang lain terkait permasalahan yang sedang dihadapi, tidak jarang kita justru mendapatkan penghakiman atau kritikan dari lawan bicara. Hal tersebut tidak jarang akan membuat kondisi kita semakin tidak stabil dan tidak bisa berpikir dengan tenang. Itu dia mengapa sangat disarankan untuk mengatasi masalah kesehatan mental dengan berkonsultasi kepada psikolog, psikiater, atau orang yang ahli di bidang tersebut.
Beberapa rujukan memang menyatakan bahwa psikoterapi suportif ini tidak harus dilaksanakan oleh terapis yang sudah ahli dibidang tersebut. Namun kembali lagi, banyak sekali masalah kesehatan mental yang menjadi semakin parah dengan metode penanganan yang tidak tepat. Untuk itu, konsultasi kepada orang yang ahli di bidang tersebut akan lebih membantu dalam menentukan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai psikoterapi suportif, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai 9 teknik dalam pelaksanaannya. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan rujukan utama dalam pelaksanaan psikoterapi suportif. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai psikoterapi ini, maka segera konsultasi kepada orang-orang yang ahli di bidangnya.
Dalam pelaksanaannya, psikoterapi suportif memang tidak sekedar melakukan perbincangan antara klien dan terapis. Tentunya terapis memiliki cara-cara tertentu dalam membantu klien menghadapi masalahnya. Dilansir dalam sebuah jurnal yang ditulis oleh Mutiara selaku mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia, psikoterapi suportif sendiri memiliki 9 teknik dalam pelaksanaannya, diantaranya:
Guidance (Bimbingan)

Teknik pertama dalam psikoterapi suportif adalah guidance atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan bimbingan. Dalam teknik yang satu ini, terapis akan secara aktif memberikan bimbingan terhadap kliennya. Artinya, terapis akan membantu dengan mengungkapkan fakta dan interpretasi terkait dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh klien. Misalnya hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial, bahkan bidang-bidang kesehatan.
Manipulasi Lingkungan

Teknik kedua dalam psikoterapi suportif adalah manipulasi lingkungan. Berbeda dengan teknik sebelumnya yang memberikan bimbingan kepada klien. Dalam teknik ini, terapis akan menghilangkan elemen-elemen yang dianggap tidak penting dan berpotensi untuk mengganggu proses pemulihan klien.
Baca juga : Psikoterapi Suportif : Penanganan Masalah Kesehatan Mental Tanpa Takut Dihakimi
Eksternalisasi Perhatian

Teknik ketiga dalam psikoterapi suportif adalah eksternalisasi perhatian. Dalam teknik yang satu ini, terapis akan mencoba untuk mengalihkan rasa sedih, stress, atau depresi yang dialami klien, ke arah yang lebih positif. Misalnya dengan mengajak klien mengerjakan hobi untuk mengisi waktu luangnya.
Sugesti-Prestis

Teknik keempat dalam psikoterapi suportif adalah sugesti-prestis. Dalam teknik ini, terapis akan memberikan sugesti terhadap klien agar klien bisa merasa aman dan menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Terapis akan memberikan pengaruh psikis terhadap klien, namun tanpa adanya daya tarik.
Reassurance (Meyakinkan Kembali)

Teknik kelima adalah psikoterapi suportif adalah reassurance atau meyakinkan kembali. Seperti namanya, dalam penerapan teknik ini terapis akan meyakinkan kepada klien bahwa mereka memiliki kekuatan dalam menghadapi situasi yang mencekam. Terapis akan mendiskusikan kekuatan tersebut secara terbuka kepada klien untuk meyakinkan klien tersebut.
Dorongan dan Paksaan

Teknik keenam dalam psikoterapi suportif adalah dorongan dan paksaan. Dalam pelaksanaan jenis psikoterapis suportif yang satu ini, terapis akan memberikan punishment kepada klien, jika klien melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan. Harapannya agar klien mampu menghindari hal tersebut.
Persuasi

Teknik ketujuh dalam psikoterapi suportif adalah persuasi. Persuasi sendiri memiliki makna ajakan atau bujukan secara halus. Dengan demikian, dalam pelaksanaan teknik persuasi ini terapis memiliki pandangan bahwa klien memiliki kemampuan untuk mengelola emosinya sendiri. Dengan demikian, klien akan diajak untuk menemukan kemampuan tersebut, dengan menggunakan common sensenya sendiri.
Pengakuan dan Penyaluran

Teknik kedelapan dalam psikoterapi suportif adalah pengakuan dan penyaluran. Teknik yang satu ini akan membantu klien untuk menyuarakan apa yang dirasakan selama ini. Dengan demikian, terapis akan membantu klien untuk menyalurkan segala perasaan dan emosi negatif untuk membuat klien merasa lebih tenang.
Terapi Kelompok

Teknik kesembilan atau yang terakhir dalam psikoterapi suportif adalah terapi kelompok. Seperti namanya, teknik ini akan mengikutsertakan dua atau lebih klien dalam satu sesi psikoterapi. Tujuannya adalah untuk memberikan inspirasi dan pandangan lain terhadap permasalahan yang hampir serupa oleh klien-klien tersebut.
Itu dia 9 teknik dalam pelaksanaan psikoterapi suportif. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis dan Cara Mengatasi Gaya Hidup Hedonisme
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



