Deeptalk.co.id – Ekstrovert adalah salah satu tipe kepribadian yang dikenal sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, mereka sangat ekspresif, mudah bergaul, mampu mencairkan suasana, dan dikenal sebagai pembicara yang baik.
Karena selalu dikenal sebagai sosok yang menyenangkan, ekstrovert seringkali dianggap tidak membutuhkan privasi. Lantas, apakah benar seperti itu? Sebelum kamu salah sangkah dengan tipe kepribadian yang satu ini, kali ini kami akan secara khusus membahas mengenai mitos-mitos tentang kepribadian ekstrovert.
Sebelum kita masuk pada topik utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang terdekat memiliki masalah terkait kepribadian, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli, misalnya pada psikolog. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Berikut beberapa mitos yang beredar di masyarakat terkait kepribadian ekstrovert:
Selalu Memiliki Kepercayaan Diri yang Tinggi

Seorang ekstrovert memang seakan selalu tampil percaya diri di banyak situasi dan kondisi. Namun tahukah kamu bahwa ekstrover sama halnya dengan manusia pada umumnya. Akan ada waktu dimana mereka mengalami penurunan rasa percaya diri, dan ada waktu mereka merasa sangat percaya diri. Hanya saja, kebiasaan mereka untuk tampil didepan umum selalu mampu membuatnya menutupi rasa tidak percaya diri tersebut.
Tidak Butuh Me Time

Seorang ekstrovert dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan beradaptasi dengan situasi baru sekalipun. Mereka juga umumnya tidak pernah absen dalam sebuah acara, event, atau sekedar kumpul-kumpul bersama teman. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membentuk mitos bahwa seorang ekstrovert tidak butuh waktu sendiri.
Pada kenyataannya, baik introvert maupun ekstrovert ada kalanya membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Baik itu untuk beristirahat, intropeksi diri, dan masih banyak lagi. Meski demikian, waktu me time seorang ekstrovert memang lebih sedikit dibandingkan dengan seorang introvert. Selain itu, jika bisa memilih, mereka akan lebih senang untuk berbaur dalam keramaian.
Selalu Menjadi Pengganggu

Karakteristik seorang ekstrovert yang periang, pemecah suasana, dan pembawa kebahagiaan seakan membuat mereka selalu menjadi mengganggu bagi orang lain. Mereka memang senang berbicara dan bercanda ria dengan teman-temannya, namun bukan berarti mereka tidak bisa membaca suasana yang terjadi.
Karena kebiasaan mereka dalam berjumpa dengan banyak orang di banyak situasi, seorang ekstrovert justru mengenal banyak tipe-tipe orang. Dengan modal tersebut, seorang ekstrovert umumnya lebih peka terhadap situasi yang ada. Bukan berarti karena sosoknya yang ekstrovert, maka mereka akan bercanda di rumah duka, atau situasi-situasi tidak tepat lainnya.
Baca juga: Mitos dan Fakta Tentang Kepribadian Introvert
Memiliki Banyak Teman

Memang benar kalau seorang ekstrovert mudah berbaur dengan orang lain, termasuk dengan orang baru sekalipun. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua ekstrovert memiliki banyak teman. Walaupun senang bersosialisasi, tidak semua ekstrovert memiliki kemampuan intrapersonal yang baik. Dimana kemampuan intrapersonal harus dibentuk, dan tidak ada hubungannya dengan kepribadian seseorang. Maka dari itu, baik introvert maupun ekstrovert sama-sama berpeluang memiliki teman yang banyak, dan sama-sama memungkinkan untuk memiliki teman yang tidak begitu banyak.
Selalu Bahagia

Sosok ekstrovert yang periang dan senang berinteraksi dengan orang lain membuat mereka selalu dianggap bahagia. Mereka seringkali dikira tidak pernah memiliki masalah dalam hidupnya. Padahal, ekstrovert juga sama dengan manusia pada umumnya yang tidak luput dari persoalan kehidupan.
Namun, seorang ekstrovert umumnya tidak begitu suka menampakkan kesedihan mereka di depan orang banyak. Namun, mereka bisa mengeluarkan emosinya itu dengan orang-orang terdekat, seperti para sahabat-sahabatnya.
Tidak Bisa Menjadi Pendengar yang Baik

Sejauh ini kita mengenal ekstrovert adalah sosok pembicaran, dan introvert adalah sosok pendengar. Hal inilah yang mungkin menyebarkan mitos bahwa ekstrovert tidak bisa menjadi pendengar yang baik. Pada kenyataannya, ekstrovert sebenarnya bisa saja menjadi tempat curhat yang tepat.
Ekstrovert memang senang berbicara, namun banyak diantara mereka yang tahu waktu kapan untuk berbicara, dan kapan untuk mendengarkan. Bahkan, bercerita atau curhat dengan seorang ekstrovert bisa jadi membuat kamu menemukan solusi dari ide-ide cemerlang yang mereka miliki.
Tidak Menyukai Seorang Introvert

Seorang introvert dan ekstrovert digambarkan sebagai dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Namun bukan berarti keduanya saling membenci satu sama lain. Walaupun ekstrovert mencintai kebersamaan, dan introvert mencintai kesendiriannya, namun mereka justru bisa menjadi dua sahabat yang tak terlepaskan. Intinya, selama mereka menemukan kecocokan diantaranya, keduanya tetap bisa bersama. Bukan berarti dua kepribadian ini saling membenci satu sama lain.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai mitos-mitos tentang kepribadian ekstrovert. Walaupun kita hidup di era dengan kemudahan mengakses informasi, namun jangan sampai kita mempercayai informasi-informasi yang tidak tepat. Terlebih lagi jika hal tersebut membuat kamu salah menilai orang lain.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Kenali Mitos dan Fakta Tentang Perkembangan Anak
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



