Semua artikel
Seksual

Waspada Dampak Kesehatan Mental Pada Anak Korban Pedofilia

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Istilah pedofilia memang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Walaupun kasus yang satu ini cukup jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun dampak yang dialami oleh korban pengidap pedofilia ini cukup besar, bahkan bisa mengancam kesehatan fisik maupun mental korbannya. Penderita pedofilia yang tidak mendapatkan penanganan tepat sesegera mungkin juga bisa beresiko menjadi seorang pedofilia. Hal inilah yang akhirnya membuat kasus pedofilia menjadi pembahasan penting di berbagai platform media.

Pedofilia sendiri merupakan salah satu gangguan mental yang juga bagian dari gangguan parafilia, dimana pedofilia ditandai dengan adanya ketertarikan seksual terhadap anak-anak dan remaja di bawah umur. Seorang pedofilia ini umumnya adalah orang dewasa dengan jenis kelamin laki-laki, namun perempuan juga tidak menuntut kemungkinan menjadi seorang pedofilia.

Korban pedofilia adalah anak-anak. Dimana masa depan yang mereka miliki bisa rusak akibat ulah para pedofilia ini. Untuk itu penting bagi orang tua dan orang dewasa lainnya melindungi anak dari para pedofilia.

Artikel kali ini akan secara khusus memberikan gambaran kepada para pembaca mengenai dampak kesehatan mental yang mungkin saja bisa dialami oleh anak-anak korban pedofilia. Hal tersebut penting diketahui sebagai bahan pembelajaran, dan peningkatan kewaspadaan terhadap anak-anak disekitar kita.

Namun perlu diketahui bahwa artikel ini tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang disekitarmu merupakan korban pedofilia, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater mengenai kondisi kesehatan mental yang kamu alami. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi mental, dan mengantisipasi masalah kesehatan mental yang mungkin saja bisa dialami akibat pengalaman menjadi korban pedofilia.

Berikut dampak kesehatan mental yang bisa saja dialami oleh korban pedofilia:

Depresi

Usia anak adalah usia dimana terjadi perkembangan baik secara fisik maupun mental. Maka sangat disayangkan jika di usia sedini ini anak sudah mengalami depresi. Disisi lain, anak-anak korban pedofilia sangat beresiko mengalami depresi.

Depresi sendiri merupakan masalah kesehatan mental yang ditandai dengan timbulnya perasaan sedih yang mendalam dan membuat penderitanya kehilangan minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, tidak menuntut kemungkinan anak yang mengalami depresi akan mengalami hambatan dalam perkembangannya.

Depresi bisa saja dialami oleh anak-anak korban pedofilia. Hal tersebut bahkan bisa dibawa hingga anak tumbuh dewasa. Depresi ini terjadi akibat pengalaman buruk mendapatkan kekerasan secara fisik, mental, bahkan seksual yang dialami akibat ulah para pedofilia tersebut. Pengalaman tersebut akan menghantui korban dan membuatnya merasa tidak nyaman.

Tidak sedikit anak-anak korban pedofilia yang bahkan mengalami perubahan sikap akibat perlakuan tidak senonoh yang dilakukan oleh para pedofilia tersebut. Misalnya anak yang tadinya ceria, tiba-tiba menjadi pemurung. Hal semacam itu bisa jadi gejala dari depresi yang mereka alami.

Baca juga : Orang Tua Wajib Mengenali Ciri-Ciri Pedofilia Demi Melindungi Anak

Gangguan Stress Pasca Trauma

Selain depresi, korban pedofilia sangat beresiko mengalami gangguan stress pasca trauma atau post traumatic stress disorder (PTSD), yang merupakan gangguan mental setelah seseorang melewati pengalaman traumatis tertentu.

Korban pedofilia sering kali mendapatkan kekerasan fisik, mental, hingga kekerasan seksual dari para pelaku pedofilia tersebut. Kekerasan yang didapatkan inilah yang menjadi pengalaman traumatis bagi korban. Maka dari itu, sama halnya dengan orang-orang yang mengalami pengalaman traumatis lainnya, korban pedofilia juga penting mendapatkan penanganan khusus sesegera mungkin. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir masalah kesehatan mental yang bisa dialami di kemudian hari.

Pelaku Pedofilia

Salah satu hal yang paling ditakutkan dari menjadi korban pedofilia adalah, mereka juga beresiko menjadi pelaku pedofilia. Bisa dikatakan bahwa kasus pedofilia ini bagaikan lingkaran setan yang jika tidak diputuskan maka bisa berkembang pesat.

Seorang korban pedofilia bisa saja mempelajari tindakan pelaku dan merealisasikan tindakan tersebut saat usia mereka dewasa. Hasilnya, mereka justru akan melahirkan korban-korban baru yang juga beresiko menjadi seorang pedofilia di masa yang akan datang.

Hal ini juga akan semakin beresiko jika korban pedofilia tidak mendapatkan penanganan yang tepat sedini mungkin. Untuk itu, selain melindungi anak dari para pelaku pedofilia, orang tua dan orang dewasa disekitar anak juga perlu paham bahwa anak-anak korban pedofilia penting untuk mendapatkan pertolongan secara medis oleh seorang profesional di bidangnya. Misalnya mereka yang berprofesi sebagai Psikolog maupun psikiater.

Gangguan Kecemasan

Tidak sedikit dari anak-akan korban pedofilia yang mengalami gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan atau anxiety disorder merupakan salah satu gangguan mental yang ditandai dengan kecemasan atau rasa takut berlebih terhadap situasi atau objek tertentu.

Dalam kasus pedofilia, korban bisa saja mengalami kecemasan berlebih saat berhadapan dengan pelaku atau orang-orang yang memiliki ciri fisik serupa dengan pelaku. Korban juga bisa merasa tidak aman jika berada jauh dari orang tua atau orang terdekatnya.

Itu dia beberapa dampak kesehatan mental yang bisa saja dialami oleh korban pedofilia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Pedofilia : Ketertarikan Seksual Terhadap Anak-Anak dan Remaja

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Waspada Dampak Kesehatan Mental Pada Anak Korban Pedofilia — DeepTalk