Semua artikel
Terapi

Tips Ketika Pertama Kali Terapi Konseling, Apa yang Harus Dipersiapkan?

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Terapi konseling adalah proses yang berkelanjutan, dan dedikasi untuk menghadiri sesi secara teratur dapat memperkuat hasil yang dicapai. Terapi konseling sering kali melibatkan penggalian emosional yang mendalam, dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya dapat membantu memaksimalkan manfaat terapi. Sebelum memulai perjalanan konseling terapi, ada beberapa hal yang penting untuk dipersiapkan. Menjadi proaktif dalam persiapan dapat membantu memastikan pengalaman terapi yang lebih efektif dan bermanfaat.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan konseling terapi. Dengan memahami hal-hal ini sebelum memulai konseling terapi, diharapkan individu dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meraih manfaat yang maksimal dari pengalaman terapi yang akan datang.

Berikut adalah tips-tips bagaimana mempersiapkan sesi terapi pertama Anda:

1. Minta Konsultasi Melalui Telepon Terlebih Dahulu

Mungkin Anda tidak suka untuk berbicara langsung pertama kali dengan terapis yang belum pernah Anda temui hingga menyebabkan kecemasan. Sehingga membicarakan sesi konseling bisa Anda mulai lewat telepon terlebih dahulu.

Banyak juga terapis yang menginginkan konsultasi lewat telepon singkat terlebih dahulu. Ini dikarenakan mereka telah memahami bahwa memilih terapis adalah keputusan besar Anda dan Anda mungkin merasakan kecemasan antisipatif sebelum sesi konseling Anda. Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan yang dapat dijawab oleh terapis Anda untuk meredakan kecemasan sebelum Anda menjalani sesi pertama.

Ketika berkomunikasi pertama kali dengan terapis melalui telepon ini, ada beberapa pertanyaan yang bisa dipersiapkan mengenai sesi konseling yang akan Anda ikuti. Anda bisa bertanya mengenai bagaimana pendekatan terapis membantu Anda, apakah terapis membuat rencana perawatan dan apa saja itu, serta apa yang bisa Anda harapkan selama sesi pertama dan untuk sesi selanjutnya.

Tidak hanya itu, pada beberapa kasus Anda mungkin bisa membicarakan dengan terapis untuk mempelajari logistik terapi konseling yang bisa dipersiapkan sebelumnya. Seperti informasi penagihan, berapa banyak sesi yang dapat Anda harapkan, seberapa sering Anda akan bertemu dengan terapis beserta durasi setiap sesi terapi konseling. Ini dilakukan untuk memahami prosedur terapis yang memungkinkan Anda untuk membuat rencana yang sesuai dan mengintegrasikan terapi ke dalam hidup Anda.

Baca juga: Anxious Attachment Style, Kenali Tanda Beserta Bahayanya Bagi Kesehatan Mental

2. Ketahui “Mengapa” Anda untuk Terapi

Saat melakukan sesi konseling terapi, profesional kesehatan mental saat bertemu Anda sebagai klien akan bertanya mengenai apa yang membawa Anda memutuskan ke terapis. Ini dilakukan terapis untuk membantu dalam membuat rencana yang bermanfaat tentang bagaimana sesi terapi akan berjalan. Sehingga hal yang perlu dipersiapkan sebelum sesi konseling terapi adalah alasan mengapa Anda memutuskan untuk melakukannya.

Untuk mengetahui “mengapa” Anda ke terapis, buatlah daftar gejala Anda, termasuk pikiran, emosi, perilaku, pengalaman masa lalu dan situasi saat ini serta penyebab stres yang mengganggu. Meskipun Anda tidak perlu mengartikulasikan daftar terperinci tentang kekhawatiran dan tujuan Anda, mengetahui alasan umum Anda mencari terapi akan membantu Anda merasa siap untuk pergi ke terapis untuk pertama kalinya.

3. Buat Daftar Topik untuk Ditanyakan

Di mana pun itu, seorang terapis pasti menjadi penolong yang berpendidikan dan terapil, dengan pembawaan yang lemah lembut. Mereka akan membuat Anda merasa nyaman ketika memandu sesi pertama terapi konseling.

Namun tetap saja, meskipun sudah dibuat senyaman mungkin, akan ada kemungkinan pertemuan pertama dengan terapis manpun bisa terasa agak canggung. Bahkan mereka menjadi sosok orang asing yang harus mendengarkan sisi terdalam diri Anda. Pembawaan tersebut bisa saja mencair jika Anda siap dengan apa yang ingin Anda bicarakan selama terapi, yang juga dapat membantu mengurangi kecemasan sebelum sesi terapi konseling.

Sehingga hal lain yang perlu dipersiapkan sebelum sesi konseling terapi adalah dengan menulis daftar apapun yang ingin Anda diskusikan selama sesi pertama. Membawanya bersama Anda saat bertemu dengan terapis dapat membantu Anda tetap terpusat dan fokus.

Beberapa contoh topik yang bisa Anda tuliskan, seperti tantangan yang saat ini Anda hadapi dan yang ingin Anda jelajahi di sesi selanjutnya, perubahan terkini dalam diri Anda atau keadaan hidup yang mendorong Anda untuk mencari terapis, serta hal-hal yang sudah Anda coba untuk merasa lebih baik. Selain itu, Anda juga bisa menanyakan mengenai pengamatan dari keluarga atau teman terhadap Anda, informasi tentang latar belakang pribadi Anda, hingga berapa lama Anda telah mengalami kesulitan Anda saat ini.

4. Menggunakan Pakaian yang Nyaman

Terapi dirancang untuk Anda, jadi tidak perlu merasakan tekanan untuk berpakaian dengan cara tertentu. Penting agar Anda merasa nyaman dalam sesi Anda, jadi kenakan pakaian berlapis jika terlalu dingin atau menggunakan kain yang sejuk jika panas. Jika Anda tidak bisa duduk dalam waktu lama dengan jeans tertentu, kenakan celana olahraga sebagai gantinya. Apa pun yang Anda pilih, pilih kenyamanan terlebih dahulu.

5. Bersikaplah Terbuka & Jujur Dengan Terapis Anda

Perlu diingat bahwa kejujuran sangat penting untuk terapi yang berhasil. Agar terapis Anda dapat membantu, mereka perlu mengetahui apa yang Anda alami. Terapis tidak ada di sana untuk menilai Anda. Mereka memiliki tanggung jawab untuk membantu orang yang ingin meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraannya, bukan untuk memperburuk keadaan.

Terapis pada setiap sesi konseling pasti akan menekankan kerahasiaan karena mereka telah terikat secara etis untuk menjaga informasi yang Anda bagikan dengan mereka. Selain beberapa keadaan yang jarang terjadi, seperti jika mereka yakin Anda dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain, mereka tidak dapat membicarakan Anda kepada orang lain tanpa izin Anda. Selama pertemuan pertama Anda, terapis Anda akan dengan jelas menjelaskan kerahasiaan dan batasannya. Jika mereka tidak menyebutkannya, Anda dapat menanyakannya kepada mereka.

Dan sebab itulah, jangan pernah takut untuk mengajukan pertanyaan pada terapis Anda. Mengajukan pertanyaan dengan terapis adalah cara yang bagus untuk membantung hubungan baik ketika Anda merasa cemas. Berbagi bahwa Anda merasa seperti itu juga membantu karena terapis Anda juga dapat membantu Anda mengatasi ketidaknyamanan yang Anda alami saat menjalani terapi. Mungkin bermanfaat untuk memberi tahu terapis Anda tentang rasa tidak aman ini karena ini mungkin juga merupakan masalah yang terkait dengan mengapa Anda menjalani terapi.

Baca juga: Waspada Dengan Mengenali Penyebab Midlife Crisis Berikut Ini

 

Sumber:

How to Prepare for Your First Therapy Session. (2023, May 18). Choosing Therapy. https://www.choosingtherapy.com/prepare-for-first-therapy-session/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Tips Ketika Pertama Kali Terapi Konseling, Apa yang Harus Dipersiapkan? — DeepTalk