Deeptalk.co.id – Kematian memang menjadi ketakutan bagi sebagian besar orang. Hal tersebut biasanya didasari oleh ketidak siapan untuk meninggalkan orang-orang terkasih, atau karena merasa belum siap menghadapi ajal. Meski demikian, kematian bukanlah kondisi yang bisa kita sangkal dan dapat terjadi kapanpun tanpa ada seorangpun yang bisa memprediksi.
Walaupun hampir sebagian besar orang takut akan kematian, namun rasa takut berlebih akan kematian bukanlah hal yang wajar. Beberapa orang mengalami ketakutan diluar batas orang-orang pada umumnya akan kematian. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah thanatophobia.
Artikel ini akan membahas secara khusus mengenai gangguan thanatophobia. Namun perlu diperhatikan bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, khususnya mengenai gangguan thanatophobia. Artikel ini tidak bisa dijadikan landasan untuk melakukan self diagnosis. Jika pembaca menemukan beberapa kondisi serupa antara isi artikel dengan keadaan pribadi atau orang sekitar, segera lakukan konsultasi dengan Psikolog untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Pengertian Gangguan Thanatophobia

Istilah thanatophobia sendiri berasal dari Bahasa Yunani, yaitu thanatos yang artinya kematian, dan phobos yang artinya rasa takut. Jika diartikan secara lebih mendalam, gangguan thanatophobia merupakan kondisi dimana seseorang memiliki rasa takut berlebih terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kematian.
Gangguan thanatophobia merupakan salah satu gangguan mental yang masih masuk dalam rumpun gangguan fobia. Orang yang mengalami gangguan thanatophobia bahkan akan merasa takut walau sekedar membayangkan kematian. Kondisi ini memang sekilas cukup sederhana, sayangnya gangguan ini juga cukup untuk mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penderita gangguan thanatophobia bisa jadi mengalami serangan panik jika membayangkan tentang kematian atau terlibat dalam pembicaraan mengenai kematian. Terlebih lagi jika mereka mulai menyadari bahwa kematian merupakan peristiwa yang tidak bisa dihindari. Kondisi ini bisa dialami oleh segala usia, namun orang dewasa lebih sering mengalami gangguan thanatophobia dibandingkan anak-anak.
Penyebab Gangguan Thanatophobia

Setiap penderita gangguan thanatophobia memiliki faktor penyebab yang berbeda-beda. Berikut beberapa faktor yang dipercaya dapat memicu terjadinya gangguan thanatophobia:
Pengalaman traumatis
Tidak bisa dipungkiri bahwa pengalaman traumatis merupakan faktor pemicu terbesar pada gangguan fobia jenis apapun itu, begitu juga dengan gangguan thanatophobia. Seseorang yang pernah mengalami kejadian dimana nyawanya hampir terenggut bisa jadi mengalami gangguan thanatophobia. Misalnya mengalami kondisi bencana alam, kecelakaan, dan lain sebagainya.
Baca juga : Senang Berbelanja Online? Kenali Ciri-Ciri Kecanduan Berbelanja Online
Overthinking mengenai kematian
Seseorang yang sering kali berpikiran berlebih mengenai kematian juga beresiko lebih besar mengalami gangguan thanatophobia. Tidak hanya mengenai menghadapi kematian, melainkan juga mengenai kehidupan-kehidupan setelah kematian. Hal ini biasanya berhubungan dengan pengetahuan spiritual.
Usia
Walaupun kita tidak pernah tahu kapan ajal akan menjemput, namun seiring dengan bertambahnya usia beberapa orang akan selalu terbayang-bayang akan kematian. Bertambahnya usia memang menandakan bahwa waktu hidup semakin berkurang. Makan kondisi ini bisa menjadi faktor pemicu gangguan thanatophobia.
Penyakit serius
Beberapa orang yang mengidap penyakit serius memang mengalami putus asa dan berharap segera bertemu dengan kematian. Namun, beberapa orang lainnya bahkan takut akan kematian tersebut. Adanya penyakit serius membuat mereka terus menerus terbayang akan kematian. Dengan demikian kondisi ini juga dapat memicu gangguan thanatophobia.
Gejala Gangguan Thanatophobia

Seperti pengertian dari gangguan thanatophobia sendiri, gejala utama yang ditunjukkan dari gangguan ini adalah adanya rasa takut berlebih terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kematian. Namun, orang yang mengalami gangguan thanatophobia juga menunjukkan beberapa gejala khusus pada fisik dan psikologisnya.
Gejala fisik
Saat berhadapan dengan faktor pemicu rasa takut atau sekedar membayangkan dan memperbincangkan mengenai kematian, orang yang mengalami gangguan thanatophobia akan menunjukkan gejala fisik berupa keringat berlebih, kesulitan bernafas, jantung berdetak lebih kencang, mula, sakit kepala, hingga kelelahan berlebih.
Gejala psikologis
Sedangkan gejala psikologi yang ditunjukkan oleh penderita gangguan thanatophobia bisa berupa adanya ketakutan dan kecemasan berlebih mengenai kematian, mengalami serangan panik akibat menyaksikan atau memperbincangkan mengenai kematian, cenderung menghindari hal-hal seputar kematian, dalam beberapa kasus kondisi ini bahkan bisa mengakibatkan depresi.
Beberapa gejala di atas bisa dijadikan reminder mengenai gangguan thanatophobia. Jika kamu atau orang disekitar mengalami beberapa gejala di atas, segera melakukan konsultasi dengan Psikolog untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Beberapa kondisi gangguan mental terkadang menunjukkan gejala yang hampir serupa, untuk itu diperlukan pemeriksaan lebih mendalam untuk dapat memastikan diagnosis yang tepat.
Setelah mendapatkan diagnosis yang tepat, psikolog akan memberikan beberapa penanganan berdasarkan diagnosis yang sudah diberikan. Penanganan yang diberikan dari Psikolog umumnya akan berupa terapi psikologi.
Pada penderita gangguan fobia jenis apapun itu, terapi psikologi yang sering diberikan adalah terapi perilaku kognitif dan terapi relaksasi. Terapi perilaku kognitif bertujuan untuk mengubah pola pikir mengenai kematian. Sedangkan terapi relaksasi bertujuan untuk memberikan ketenangan ketika klien berhadapan dengan faktor pemicu rasa takut.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Fobia Tidak Sekedar Rasa Takut! Kenali Dampak Psikologis Dari Gangguan Fobia
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



