Deeptalk.co.id – Marah memang merupakan emosi negatif yang sangat sulit untuk dilihat sisi positifnya. Marah tidak hanya untuk meluapkan emosi negatif, namun juga tidak jarang membuat seseorang memiliki image buruk di masyarakat. Lantas apakah matah memang senegatif itu?
Faktanya, semua emosi baik positif maupun negatif perlu untuk disalurkan. Salah satu penyaluran emosi negatif adalah dengan marah. Walaupun selalu mendapat image yang buruk, namun ternyata marah juga bisa memberikan segudang manfaat untuk diri sendiri.
Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai dampak positif marah bagi kehidupan sehari-hari. Namun sebelum kita masuk ke pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah kesehatan mental atau timbul perilaku menyimpang, maka segera konsultasikan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Kembali pada topik pembahasan utama, setiap orang tentu pernah merasa marah. Namun yang membedakannya adalah cara masing-masing orang dalam mengelola amarah tersebut. Hasilnya ada orang yang marahnya sangat meledak-ledak, ada juga yang marah namun tetap bisa terkontrol dengan baik.
Walaupun marah selalu mendapatkan image negatif di mata masyarakat, namun menahan amarah juga ternyata tidak cukup baik. seperti yang dipaparkan di awal bahwa setiap emosi harus disalurkan termasuk emosi negatif. Namun marah dalam hal ini tetap terkontrol dan jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang-orang disekitar.
Kabar baiknya, marah ternyata memiliki berbagai dampak positif bagi diri sendiri dan orang sekitar. Untuk itu, berikut beberapa dampak positif dari marah yang jarang kita sadari:
Mengatasi Stress

Marah merupakan suatu upaya dalam mengekspresikan emosi negatif. Emosi negatif yang tidak disalurkan cenderung akan menumpuk dan bisa meledak sewaktu-waktu. Jika tidak meledak dengan amarah yang lebih besar, maka bisa berujung pada stress. Dengan demikian, marah bisa membantu dalam mengatasi stress.
Selain itu, setelah melampiaskan emosi dengan marah, tubuh akan merasa lebih rileks. Hal inilah yang akan membantu seseorang berpikir lebih jernih. Maka tidak heran jika setelah marah banyak orang yang menyesali tindakannya, karena mereka baru mampu berpikir dengan jernih. Untuk itu, penting bagi kita memahami cara mengontrol amarah agar tidak merugikan diri sendiri dan orang disekitar.
Memotivasi Orang Lain

Marah ternyata tidak hanya memberikan dampak positif untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain. Dalam hal ini, marah mampu memotivasi orang lain. Beberapa orang tentu memiliki respon yang berbeda-beda dalam menanggapi orang marah. Namun tanpa kita sadari, ada beberapa orang yang bisa mengambil hikmah dari amarah yang ditujukan padanya. Biasanya orang-orang semacam ini memiliki pola pemikiran yang positif.
Misalnya saat seorang bos marah kepada bawahannya karena tidak melaksanakan tugas dengan baik. bawahan tersebut lalu termotivasi untuk membuktikan kepada bosnya bahwa ia bisa bekerja lebih baik. Akhirnya amarah itu tidak direspon dengan perasaan down, melainkan dengan semangat untuk menjadi lebih baik.
Baca juga : Ternyata Bernyanyi Baik Untuk Kesehatan Mental
Mengurangi Resiko Hipertensi dan Gangguan Pada Jantung

Cukup banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa memendam emosi negatif akan berpotensi membuat seseorang mengalami hipertensi dan berbagai gangguan pada jantung. Untuk itu, penting bagi kita meluapkan emosi negatif yang dirasakan, salah satunya dengan marah. Namun kembali lagi, marah dalam hal ini adalah marah yang terkontrol dan tidak merugikan diri sendiri dan orang disekitar.
Mengekspresikan dan mengelola rasa marah dengan baik akan membuat hormon kortisol (hormon stress) mengalami kestabilan dalam tubuh. Hal ini juga tentu akan mencegah berbagai masalah kesehatan, diantaranya resiko hipertensi dan gangguan pada jantung.
Mencari Jalan Keluar

Dengan marah kebanyakan orang akan menyampaikan segala uneg-uneg yang dirasakan. Hal ini tentu akan menimbulkan kesadaran bagi orang-orang disekitarnya. Akhirnya tidak ada lagi kesalah pahaman diantara kedua pihak. Walaupun sebenarnya hal ini bisa dilakukan tanpa marah, namun tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa orang baru bisa menyampaikannya dengan amarah.
Mengetahui masalah dan sebab akibat dari masalah tersebut akan membantu seseorang dalam mencari jalan keluar yang tepat. Selain itu, hal ini juga akan memperingatkan diri bahwa kamu tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Dengan demikian kamu akan meningkatkan kewaspadaan terhadap diri sendiri.
Itu dia beberapa manfaat dari marah. Dari artikel yang dipaparkan di atas dapat disimpulkan bahwa, marah merupakan suatu upaya dalam mengekspresikan emosi negatif dalam diri. Emosi negatif sama halnya dengan emosi positif yang penting untuk disalurkan. Namun penyaluran emosi negatif ini juga tentu harus dengan cara-cara yang positif. Walaupun marah selalu dipandang sebagai respon negatif, namun nyatanya marah masih bisa dikontrol agar tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, marah yang terjadi justru akan memberikan dampak positif untuk kehidupan sehari-hari.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kenali Faktor yang Mempengaruhi Bystander Effect dan Cara Mengatasinya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



