Semua artikel
Terapi

Terapi Kelompok vs. Terapi Individu: Kapan Harus Memilih yang Mana untuk Kesehatan Mental Anda

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Psikoterapi merupakan terapi yang bertujuan untuk membantu seseorang mengidentifikasi emosi, pikiran, atau perilaku yang mengganggu dengan menggunakan berbagai teknik penyembuhan. Termasuk terapi individu dan terapi kelompok yang dapat digunakan sebagai bagian dari rencana perawatan lengkap atau pasca perawatan untuk membantu individu dengan berbagai kondisi kesehaan mental.

Pada dasarnya, selama sesi psikoterapi berlangsung, seorang terapis dapat menggunakan berbagai teknik dan strategi untuk membantu pasien mengubah perilaku atau pemikirannya. Juga cara mereka menangani emosi atau cara mereka memproses peristiwa atau masalah penting.

Terapi individu dan terapi kelompok merupakan jenis dari psikoterapi. Keduanya memiliki perbedaan, baik secara teknik maupun kelebihan. Terapi individu melibatkan seorang profesional terlatih yang membantu seseorang bekerja melalui proses terapeutik. Terapi kelompok, di sisi lain, melibatkan sekelompok individu, yang semuanya dirawat pada waktu yang sama dan dipandu oleh seorang terapis. Ada kalanya Anda bisa menentukan mana metode yang sesuai dengan diri Anda beserta masalah yang Anda hadapi.

Terapi Individu

Terapi individu memungkinkan seorang terapis yang berkompeten untuk membantu seseorang mengatasi pikiran, kekhawatiran, emosi, dan situasi mereka. Oleh karena itu, terapi individu berbeda dengan mendapatkan nasihat dari teman, keluarga atau kenalan dikarenakan ini merupakan bagian dari layanan profesional oleh ahli terlatih.

Dibandingkan dengan jenis terapi lainnya, terapi individu menawarkan beberapa keuntungan seperti kerahasiaan, perhatian satu lawan satu, sesi yang sepenuhnya disesuaikan dengan individu, aliansi terapeutik yang kuat dan membantu pengembangan kesadaran diri. Selain itu, terapi individu memiliki penjadwalan yang fleksibel, janji yang cepat, juga membantu mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik.

Terapi individu juga dapat digunakan sebagai rencana penyembuhan untuk gangguan penggunaan narkoba. Terapi individu membantu individu menemukan akar kecanduan mereka. Sesi terapi individu umumnya berfokus pada pengajaran keterampilan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan tanpa obat-obatan atau alkohol kepada mereka yang berada dalam masa pemulihan dan mencakup berbagai bentuk terapi perilaku, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), wawancara motivasi, dan manajemen kontingensi.

Namun, terapi individu juga memiliki beberapa kerugian, yakni biaya yang biasanya lebih mahal dibandingkan terapi kelompok, tidak adanya reaksi rekan, serta persyaratan motivasi yang mungkin menyulitkan individu.

Baca juga: Dampak Perilaku Impulsif pada Kesehatan Mental: Risiko dan Konsekuensinya

Terapi Kelompok

Terapi kelompok dilakukan dengan melibatkan lebih dari satu individu yang dirawat pada waktu yang sama oleh setidaknya satu terapis atau mungkin bisa lebih. Ukuran kelompok yang dibentuk pun bervariasi tergantung pada jenis terapi, bisa terdiri dari 5 hingga 12 orang dalam satu sesi.

Menerapkan apa yang dipelajari dalam terapi kelompok ke kehidupan di luar terapi adalah tujuan utamanya. Hal ini berarti individu mampu melakukan koreksi perilaku, menerapkan keterampilan interpersonal yang mereka pelajari dalam hubungan baru dan yang sudah ada, dan memanfaatkan tindakan pencegahan dan keterampilan mengatasi masalah bila diperlukan untuk menghindari kekambuhan.

Sebagai makhluk sosial, terapi kelompok dapat efektif untuk penyembuhan sekaligus sebagai pemenuhan kebutuhan seseorang untuk berkumpul. Kelompok terapi formal bisa bersifat persuasif dan suportif, serta dapat memberikan wawasan, bimbingan, dan kenyamanan bagi individu. Di bawah bimbingan terapis, kelompok dapat menumbuhkan keterikatan yang sehat serta mengajarkan keterampilan sosial baru kepada individu. Inilah yang kemudian dapat menjadi metode terapi yang efektif juga untuk menyembuhkan gangguan penyalahgunaan narkoba.

Individu yang mengikuti terapi kelompok cenderung lebih berkomitmen untuk mempertahankan pantang. Penelitian menunjukkan bahwa terapi kelompok juga dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan mental yang terjadi bersamaan, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan kepribadian.

Namun masalahnya, terkadang aliansi tertentu terbentuk dalam kelompok, dan subkelompok ini menargetkan dan merendahkan anggota kelompok lainnya. Seorang terapis yang berpengalaman dan kompeten mampu menghindari aliansi yang merugikan kelompok secara keseluruhan; namun, tidak dapat dihindari bahwa individu-individu tertentu dalam kelompok akan mengidentifikasi lebih kuat satu sama lain dan tidak mengidentifikasi dengan anggota lain.

Selain itu, terapi kelompok juga menumbuhkan potensi kemalasan sosial. Beberapa individu dalam kelompok tidak benar-benar melakukan perubahan tetapi hanya memanfaatkan keberhasilan orang lain. Kelompok mungkin mengizinkan individu yang tidak termotivasi untuk menyembunyikan masalah mereka dan menghindari akuntabilitas.

Efektivitas Antara Terapi Individu vs. Terapi Kelompok

Jika ditanya mana yang lebih efektif digunakan antara terapi individu dan terapi kelompok, jawabannya adalah tidak keduanya. Maksudnya, penggunaan jenis terapi yang efektf sangat tergantung pada individu dan apa yang paling cocok untuk mereka dan kebutuhannya.

Secara umum, penelitian menemukan bahwa terapi kelompok dan terapi individu relatif setara dalam efektivitasnya dalam mengatasi gangguan penggunaan narkoba dan juga berbagai gangguan kesehatan mental. Jika itu sebuah pilihan, cobalah keduanya untuk melihat mana yang cocok untuk Anda.

Meskipun demikian, kedua format terapi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Memutuskan terapi mana yang akan

dilakukan adalah pilihan pribadi yang bergantung pada kebutuhan individu, tujuan, dan jenis terapi yang tersedia.

Baca juga: Menghadapi Anger Issue dalam Hubungan Dengan Membangun Komunikasi yang Sehat

 

Sumber:

Group Therapy vs Individual Therapy: Uses, Benefits & Effectiveness. (2023, March 20). American Addiction Centers. https://americanaddictioncenters.org/therapy-treatment/group-individual

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Terapi Kelompok vs. Terapi Individu: Kapan Harus Memilih yang Mana untuk Kesehatan Mental Anda — DeepTalk