Deeptalk.co.id – Ketika Anda mengalami emotional sponge, Anda akan menyerap banyak emosi dari orang lain sampai Anda merasakan beban emosi mereka. Anda akan berendam dalam rasa sakit dan penderitaan orang lain seolah-olah itu adalah milik Anda sendiri. Tentu ini sangat membahayakan kondisi mental dan kesejahteraan emosional Anda sehingga perlu beberapa strategi untuk mengatasi emotional sponge ini.
Bagi mereka yang mengalami emotional sponge, mengambil energi emosional orang adalah cara yang mereka lakukan untuk mencoba memahami, berhubungan dan membantunya. Ini bentuk cara mereka untuk berempati juga bagaimana orang lain terhubung secara mendalam satu sama lain.
Ketika Anda mengalami emotional sponge, mungkin Anda dianggap memiliki empati tinggi dan sensitif. Namun, sisi negatifnya ialah ini menjadi tombak berbahaya bagi diri Anda sendiri yang jika tidak diperiksa dan dapat merusak perasaan diri sendiri. Jika Anda selalu menjadi spons, selalu menyera, pada akhirnya Anda akan kesulitan mengartikan perasaan Anda dari perasaan orang lain.
Anda tidak akan pernah belajar bahwa Anda sebenarnya mengendalikan energi emosional Anda, yang mengakibatkan perasaan kewalahan, dan tidak berdaya. Anda akan membiarkan diri Anda dikendalikan oleh kekuatan eksternal yang tidak dapat diprediksi.
Berikut adalah beberapa strategi untuk mengatasi emootional sponge demi mendapatkan “kebebasan emosional” untuk dapat Anda praktikan. Mereka akan membantu Anda berhenti menyerap emosi orang lain.
Menanyakan Pada Diri : Apakah Perasaan Itu Milik Saya Atau Bukan?

Untuk melepaskan diri dari emosi negatif orang lain, langkah pertama tanyakan diri Anda, apakah perasaan tersebut milik saya sendiri atau milik orang lain? Mungkin bisa jadi keduanya, namun dengan bertanya demikian Anda dapat mengetahui langkah selanjutnya akan emosi tersebut. Baik akan Anda kelola sendiri atau hindari.
Jika emosi seperti ketakutan atau kemarahan adalah milik Anda sendiri, hadapilah dengan lembut dengan mengulik apa penyebabnya sendiri atau dengan bantuan profesional. Jika tidak, coba untuk tentukan generator yang jelas, misal jika Anda baru saja menonton tayangan komedi, namun Anda pulang dari bioskop dengan perasaan sedih, Anda mungkin telah memasukkan depresi orang-orang yang duduk di samping Anda.
Dalam jarak yang dekat, medan energi menjadi tumpang tindih. Hal yang sama juga berlaku untuk Anda yang mungkin pergi ke pusat perbelanjaan atau konser dengan orang yang sangat padat.
Baca juga: Berikut Cara Meningkatkan Keberanian Ketika Takut Untuk Curhat
Jauhkan Diri Dari Sumber yang Dicurigai
Strategi untuk mengatasi emotional sponge selanjutnya yakni jauhkan diri Anda dari sumber yang dicurigai. Bergeraklah setidaknya sejauh 20 kaki atau sejauh mungkin, dan perhatikan keadaan Anda apakah Anda menjadi merasa lega atau tidak.
Anda tidak perlu merasa salah karena merasa telah menyinggung perasaan orang lain. Di tempat umum, jangan ragu pula untuk berpindah tempat duduk jika Anda merasa tertekan.
Pusatkan Diri dan Berkonsentrasi Pada Pernapasan

Coba untuk ambil beberapa menit, lalu pusatkan diri Anda dengan berkonsentrasi pada napas Anda. Ini akan menghubungkan Anda dengan esensi Anda. Tetap hembuskan kenegatifan, hiruplah ketenangan, sehingga Anda akan terbantu untuk membumikan diri Anda dan memurnikan rasa takut atau emosi sulit lainnya.
Setelah itu, coba untuk visualisasikan hal-hal negatif sebagai kabut abu-abu yang terangkat dari tubuh Anda, dan harapan sebagai cahaya keemasan yang masuk. Ini dapat menghasilkan hasil perubahan yang cepat.
Emosi negatif seperti rasa takut sering bersarang di pusat emosi Anda di ulu hati. Letakkan telapak tangan Anda di sana saat Anda terus mengirimkan cinta kasih ke area itu untuk menghilangkan stres. Untuk depresi atau kecemasan yang berkepanjangan, gunakan metode ini setiap hari untuk memperkuat pusat ini. Itu menghibur dan membangun rasa aman dan optimisme.
Lindungi Diri Anda
Melindungi diri Anda merupakan salah satu strategi yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi emotional sponge. Ini merupakan bentuk perlindungan praktis yang digunakan banyak orang, termasuk penyembuh dengan pasien.
Ini melibatkan diri yang memvisualkan selubung cahaya putih sebagai tanda atau rasa yang memberi kekuatan di seluruh tubuh Anda. Anggap saja ini sebagai perisai yang menghalangi kenegatifan atau ketidaknyamanan fisik tetapi tetap membiarkan hal-hal positif masuk.
Mencari Orang dan Situasi yang Positif

Strategi terakhir untuk mengatasi diri dari emotional sponge yakni dengan memiliki lingkungan atau orang yang positif. Hubungi teman yang melihat kebaikan pada orang lain. Lalu habiskan waktu dengan rekan kerja yang menegaskan sisi baiknya. Juga dengarkan orang-orang yang penuh harapan.
Dengarkan keyakinan yang mereka miliki pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mendapatkan energi positif juga dapat dengan menikmati kata-kata, musik atau bentuk seni yang penuh harapan. Harapan itu menular dan itu akan mengangkat suasana hati mereka.
Baca juga: Fobia dan Trauma, Apa Perbedaannya?
Sumber:
Anne Frazier Counseling. (Nov 20, 2020).Stop Taking in the Emotional Energy of Others: From Sponge to Rock. https://www.annecfraziercounseling.com/blog/fromspongetorock
Orloff, Judith. (Jul 07, 2009) 6 Tips to Avoid Being an Emotional Sponge. https://www.healyourlife.com/6-tips-to-avoid-being-an-emotional-sponge
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



