Deeptalk.co.id – Kita semua tentu ingin membuat orang lain senang. Namun, ada kalanya keinginan untuk menyenangkan orang lain bisa berlebihan hingga mengabaikan kepentingan diri sendiri. Ini yang disebut people pleaser. Seiring waktu, perilaku ini tidak hanya menguras energi tapi juga mengurangi kebahagiaan kita.
Merasa tidak enakan saat seseorang meminta bantuan sering terjadi pada banyak orang. Jika hal ini membuat kamu terus menerus menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan kamu, mungkin saatnya untuk mengevaluasi diri. Artikel ini akan membahas mengenai people pleaser. Apakah kamu termasuk people pleaser? Jawabannya terdapat di ciri utama dari people pleaser.
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang people pleaser. Penting untuk mengetahui bahwa mencari persetujuan orang lain pada dasarnya adalah hal yang normal. Namun, jika kamu terlalu sering mengorbankan kepentinganmu hanya untuk membuat orang lain bahagia. Maka itu bisa menjadi peringatan bahwa kamu adalah people pleaser.
Apa Itu People Pleaser?

People pleaser adalah istilah yang merujuk pada seseorang yang berusaha keras untuk membuat orang lain bahagia. Bahkan, jika itu berarti mengabaikan kepentingan pribadi mereka sendiri.
People pleaser biasanya merasa tidak berdaya atau merasa bersalah jika mereka tidak bisa memenuhi keinginan atau permintaan orang lain. Selain itu, mereka juga biasanya kesulitan menolak permintaan apapun. Tak peduli betapa besar permintaan tersebut membebani mereka.
Sebagai contoh, bayangkan kamu adalah seorang yang selalu berusaha keras untuk menyenangkan teman-temanmu. Bahkan, jika itu berarti mengorbankan dirimu sendiri. Misalnya, ketika temanmu meminta tolong untuk menyelesaikan proyeknya di tengah malam. Bukannya mengatakan ‘tidak’, kamu mungkin merasa terdorong untuk membantu, meski itu berarti mengorbankan tidurmu.
Kesimpulannya, people pleaser adalah seseorang yang memiliki kecenderungan kuat untuk menyenangkan orang lain. Bahkan, jika hal itu tidak menguntungkan bagi mereka sendiri.
Baca juga: Tips Untuk Mengetahui dan Mengenali Kepribadian Diri Anda
Apakah Kamu Termasuk People Pleaser?

Jika kamu ingin mengetahui apakah kamu termasuk people pleaser, berikut adalah beberapa ciri utama yang bisa dijadikan acuan:
1. Sulit Mengatakan “Tidak”
Kamu merasa bersalah atau tidak enak jika harus menolak permintaan seseorang, bahkan jika permintaan tersebut merugikan kamu. Contoh: Kamu menerima tugas tambahan dari rekan kerja. Meski sudah terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu yang singkat. Contoh lainnya, kamu sedang jatuh sakit. Namun temanmu meminta kamu untuk ikut dalam suatu acara. Meskipun kondisi kamu tidak memungkinkan, kamu merasa sulit untuk mengatakan “tidak” dan akhirnya setuju untuk ikut.
2. Menghindari Konflik
Kamu lebih memilih untuk menuruti pendapat orang lain agar tidak terjadi konflik. Walaupun itu bertentangan dengan nilai dan prinsip kamu. Salah satu contohnya adalah, kamu tahu bahwa ide yang dikemukakan oleh rekan kerja dalam rapat bukanlah solusi terbaik. Namun, kamu memilih untuk tidak mengekspresikan pendapatmu karena tidak ingin konflik terjadi. Contoh lainnya, ketika kamu setuju dengan keputusan kelompok, meski sebenarnya kamu memiliki pendapat berbeda yang lebih baik.
3. Terlalu Mengkhawatirkan Penilaian Orang Lain
Kamu sangat peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain tentang kamu dan ingin selalu diterima serta dicintai. Sebagai contoh, kamu merasa harus selalu tampil sempurna di media sosial. Karena takut bagaimana pendapat orang lain jika kamu tampil apa adanya. Contoh lainnya ketika kamu menghabiskan banyak waktu untuk memilih pakaian yang akan dikenakan saat pergi ke acara. Hal ini kamu lakukan karena takut dinilai buruk oleh orang lain.
4. Selalu Ingin Membuat Orang Lain Bahagia
Kamu rela mengorbankan kebahagiaan kamu demi kebahagiaan orang lain. Misalnya, Kamu rela menyerahkan tiket konser favoritmu kepada sahabatmu, hanya karena kamu tahu bahwa sahabatmu juga menyukai band yang sama. Meski ini berarti kamu harus melewatkan kesempatan untuk melihat band favoritmu. Contoh lainnya, Kamu berbohong tentang kesukaan kamu pada film horor, hanya agar temanmu senang saat diajak nonton film horor.
5. Kurang Menghargai Diri Sendiri
Kamu merasa tidak pantas mendapatkan dukungan atau pertolongan dari orang lain dan selalu merasa harus membantu orang lain terlebih dahulu. Misalnnya, Kamu menolak tawaran bantuan teman untuk menyelesaikan pekerjaan kamu, sambil tetap membantu teman tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Contoh lainnya, saat temanmu memberi pujian atas prestasi yang telah kamu raih. Kamu merendahkan diri dan merasa tidak pantas mendapat pujian tersebut, dan berpikir bahwa temanmu lah yang seharusnya mendapatkan pujian tersebut.
Di akhir artikel ini, kita telah mengetahui apa itu people pleaser dan apa saja ciri utamanya. Menjadi people pleaser bukanlah hal yang baik. Karena akan menghabiskan energi dan membuat kamu merasa tidak berharga.
Ingatlah bahwa penting untuk menjaga keseimbangan antara membuat orang lain bahagia dan memenuhi kebutuhan diri sendiri. Mulailah dengan belajar mengatakan “tidak” dan mulailah menghargai diri sendiri. Dengan begitu, kamu akan merasa lebih bahagia dan seimbang dalam menjalani hidup.
Baca juga: Tanda Ketika Anda Telah Meningkatkan Self-Awareness
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



