Semua artikel
Kesehatan Mental

Pentingnya Asupan Afirmasi Positif Bagi Diri Sendiri Demi Kesehatan Mental

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental, mulai dari stres, kecemasan, depresi, hingga masalah keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental yang baik. Oleh karena itu, banyak orang mencari cara untuk merawat dan meningkatkan kesehatan mental mereka, salah satunya melalui afirmasi positif.

Afirmasi positif adalah ungkapan positif yang diucapkan atau ditulis secara teratur sebagai upaya untuk membantu seseorang merasa lebih baik dan meningkatkan keyakinan diri mereka. Afirmasi positif dapat membantu mengurangi rasa stres dan kecemasan, serta meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme seseorang. Oleh karena itu, afirmasi positif sering digunakan sebagai metode pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan mental.

Terlepas dari popularitas afirmasi positif, beberapa orang masih meragukan efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan mental. Namun, banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa afirmasi positif dapat mempengaruhi pikiran dan emosi seseorang secara positif. Bahkan, afirmasi positif dapat membantu mengubah pola pikir negatif menjadi positif dan memperkuat kepercayaan diri seseorang.

Dalam artikel ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai pentingnya afirmasi positif untuk kesehatan mental dan bagaimana afirmasi positif dapat membantu meningkatkan kesehatan mental seseorang. Selain itu, artikel ini juga akan membahas beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengaplikasikan afirmasi positif dalam kehidupan sehari-hari dan tips untuk membuat afirmasi positif yang efektif.

Apa Itu Afirmasi?

Afirmasi, atau biasa disebut juga afirmasi positif merupakan pernyataan singkat yang dapat mengubah pola pikir dan perilaku negatif. Ini akan berhasil jika dikatakan dengan lantang atau secara berulang-ulang, juga dengan menuliskannya. Afirmasi menjadi langkah yang efektif untuk membangun pemikiran menjadi lebih positif, memotivasi, membangun kepercayaan diri dan bertahan untuk bisa melalui masa-masa sulit, serta mengurangi gejala gangguan kesehatan mental.

Pernyataan yang diucapkan pada afirmasi positif cukup sederhana namun memberikan efek yang kuat. Misalnya, saat Anda mulai berpikir negatif tentang diri sendiri, Anda bisa berkata, “Aku pantas dicintai”, “Aku pintar dan cakap”, atau “Aku punya kendali atas hidupku sendiri”.

Dengan melakukan afirmasi positif, Anda dapat menggantikan self-talk negatif. Misalnya, jika Anda melakukan kesalahan dan kemudian berpikir, “Saya sangat bodoh”, Anda secara tidak sengaja menggunakan afirmasi negatif. Tetapi jika Anda dapat menemukan afirmasi negatif, ada peluang untuk mengubahnya menjadi positif. Dalam hal ini, Anda mungkin berkata pada diri sendiri: “Saya bisa belajar dari kesalahan saya.”

Baca juga: Apakah Sindrom Impostor Berbahaya?

Bagaimana Afirmasi Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anda?

Salah satu teori psikologis tentang afirmasi diri berasal dari penelitian tentang diri yang dilakukan pada tahun 1980-an oleh Claude M. Steele, PhD, seorang psikolog sosial. Teorinya adalah ketika orang memiliki pemikiran atau pengalaman yang mengancam cara mereka berpikir atau memandang diri mereka sendiri, mereka termotivasi untuk memulihkan citra diri mereka.

Dalam memulihkan kembali citra positif yang sudah mereka bangun, mereka cenderung menegaskan perasaan diri mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk menangani ancaman pada citra positif mereka dengan cara yang lebih seimbang. Penegasan adalah cara untuk membantu menavigasi situasi stres tersebut.

Selain itu, beberapa penelitian lain juga menunjukkan afirmasi positif dapat bermanfaat bagi kesehatan mental. Terutama pada neuroplasitis, yakni kemampuan otak untuk menciptakan pola baru dan beradaptasi. Ini memungkinkan sebagai salah satu penjelasan untuk potensi manfaat kesehatan mental dari afirmasi positif.

Lebih lanjut, ketika seseorang mempraktikan afirmasi positif setiap hari secara teratur, otak secara tidak langsung akan membuat jalur baru. Hampir serupa dengan memori otot, sehingga daripada melenturkan proses berpikir yang negatif, akan lebih bermanfaat jika kita menciptakan kebiasaan baik dengan melenturkan pandangan diri yang lebih seimbang dan positif.

Juga penelitian lainnya menemukan bahwa afirmasi memicu bagian otak yang memberi sinyal hadiah. Bagian otak ini melepaskan bahan kimia yang sama dengan pengalaman menyenangkan lainnya. Aktivasi bahan kimia ini membuat individu merasa bahagia dan dapat digunakan untuk membantu mengelola stres.

Studi yang sama juga melihat aktivasi di bagian otak yang terlibat dalam pemrosesan yang berhubungan dengan diri sendiri. Aktivasi di area ini membantu menempatkan penghalang antara diri seseorang dan informasi atau pengalaman negatif.

Studi lain menemukan bahwa afirmasi dapat membantu orang menghentikan atau mengurangi perenungan (terus memikirkan pikiran yang sama). Perenungan sering kali terfokus pada pikiran negatif dan dikaitkan dengan depresi. Sehingga penggunaan afirmasi positif secara teratur mengurangi gejala depresi, meningkatkan harga diri, dan mengurangi pemikiran negatif.

Cara Menggunakan Afirmasi untuk Merasa Lebih Baik

Menggunakan afirmasi positif secara teratur dalam jangka panjang terbukti dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Untuk hasil yang terbaik, Anda bisa membuat sendiri atau mencari afirmasi positif secara daring untuk menemukan mana yang sesuai dengan kondisi diri Anda. Afirmasi mungkin paling berguna saat Anda menggunakannya untuk menantang pikiran negatif secara aktif.

Dibutuhkan beberapa latihan untuk membuat diri Anda menanamkan pikiran-pikiran positif itu, tetapi ketika Anda melakukannya, gantilah dengan penegasan. Misalnya, jika Anda mulai menyulitkan diri sendiri karena melakukan kesalahan, ganti pemikiran itu dengan sesuatu seperti: “Membuat kesalahan adalah bagian penting dari pembelajaran.”

Cara lain yang baik untuk menggunakan afirmasi adalah dengan meditasi. Saat Anda bermeditasi, pilihlah afirmasi singkat namun kuat untuk diulang atau didengarkan.

 

Afirmasi mungkin tampak sederhana, tetapi juga kuat. Semakin Anda dapat mengubah self-talk negatif Anda menjadi pesan positif, semakin baik perasaan Anda secara mental dan emosional.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Sindrom Impostor?

 

Sumber:

BetterSleep. (2021, May 11). The Power of Affirmations for Your Mental Health. Better Sleep. https://www.bettersleep.com/blog/the-power-of-affirmations-for-your-mental-health/

Goldman, R. (2022, November 4). Affirmations: What They Are and How to Use Them. EverydayHealth.com. https://www.everydayhealth.com/emotional-health/what-are-affirmations/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Pentingnya Asupan Afirmasi Positif Bagi Diri Sendiri Demi Kesehatan Mental — DeepTalk