Semua artikel
Penelitian

Penelitian: Sering Self Talk Sebagai Tanda Kecerdasan

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Mungkin bagi sebagian besar orang, melihat orang lain sedang berbicara sendiri merupakan hal yang aneh. Bahkan tak jarang orang yang berbicara sendiri dianggap tidak waras atau gila. Sehingga banyak orang yang kemudian malu atau merasa terganggu ketika ketahuan sedang berbicara sendiri. Padahal, berbicara sendiri atau dikenal dengan selftalk yang disampaikan dengan lantang merupakan salah satu tanda dari kecerdasan seseorang.

Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai penelitian tentang manfaat selftalk yang berindikasi pada kecerdasan seseorang. Selain itu, kita akan memahami lebih lanjut mengenai selftalk yang memiliki kegunaan positif bagi pikiran dan mental seseorang. Dengan begitu Anda dapat memanfaatkan kekuatan berbicara dengan diri sendiri untuk mencapai tujuan Anda dan meningkatkan kesehatan mental Anda secara keseluruhan.

Penelitian Tentang Selftalk dan Kecerdasan Seseorang

High self-esteem with woman and mirror

Perhatikan anak-anak diusia ketika mereka belajar untuk berbicara. Kita pasti akan menemui mereka yang sering bergumam sendiri menggerakkan mulutnya sambil bersuara. Tentunya kita tidak memahami apa yang mereka ucapkan karena ini merupakan masa awal manusia yang belajar dan berkembang dengan sering berbicara pada dirinya sendiri. Saat masa kanak-kanak, manusia belajar dengan berbicara pada dirinya sendiri.

Psikolog Jean Piaget menjuluki hal tersebut dengan “ucapan egosentris”, dan menyadari balita mulai mengendalikan tindakan mereka segera setelah mereka mulai mengembangkan bahasa. Sejalan dengan sebuah studi oleh George Mason University pada tahun 2008 yang menemukan bahwa anak usia 5 tahun melakukan tugas motorik lebih baik ketika mereka berbicara sendiri dengan suara keras dibandingkan ketika mereka diam. Baik tugas tersebut dilakukan secara spontan maupun ketika disuruh melakukannya oleh orang dewasa.

Hal tersebut menunjukkan bahwa berbicara dengan suara lantang bisa menjadi perpanjangan dari pembicaraan batin yang sunyi. Ini disebabkan ketika perintah motorik tertentu dipicu secara tidak sengaja.

Berangkat dari pernyataan tersebut, Mari-Beffa dan Alexander Kirkhan mempublikasikan sebuah studi di Acta Psychologica yang mengamati bahwa berbicara sendiri dengan suara keras benar-benar dapat meningkatkan kontrol peserta atas suatu tugas. Hal tersebut lebih baik dibandingkan dengan apa yang dicapai melalui ucapan batin. Mereka juga percaya banyak dari manfaat ini berasal dari sekedar mendengarkan diri sendiri.

Perintah pendengaran tampaknya lebih baik dalam mengontrol perilaku daripada perintah tertulis. Bahkan jika kita berbicara kepada diri kita sendiri selama tugas-tugas yang menantang, kinerja kita cenderung meningkat ketika kita melakukannya dengan lantang, bukan diam-diam.

“Stereotipe ilmuwan gila yang berbicara sendiri, tersesat di dunia batin mereka sendiri, mungkin mencerminkan realitas seorang jenius yang menggunakan segala cara yang mereka miliki untuk meningkatkan kekuatan otak mereka,” tulis Mari-Beffa.

Baca juga: Ragam Bentuk Tanda Perilaku Toxic Relationship

Manfaat Selftalk Lainnya Terkait Kecerdasan Seseorang

Self Love Vector Illustration with Women Love Yourself and Hearts in Flat Cartoon Background

Studi-studi tersebut jika disimpulkan menyarankan kita untuk lebih sering berbicara pada diri sendiri. Ini bukan hanya sebagai cara untuk mengontrol perilaku kita, melainkan juga sesuatu yang kita lebih suka lakukan secara default. Selftalk dengan lantang membantu kita untuk mengatur pikiran kita.

1. Membantu Menentukan Keputusan yang Penting dan Sulit 

Psikolog Linda Sapadin mempercayai bahwa berbicara dengan diri sendiri dapat membantu ketika mengalami kesulitan dalam menghadapi suatu pilihan. Dengan melakukan problem solving yang dijabarkan secara lisan dan lantang, itu membantu kita mengklarifikasi isi pikiran. Termasuk untuk menentukan apa yang penting dan memantapkan setiap keputusan yang kita renungkan. Bahkan, Linda pun menyarankan pasiennya untuk seringkali ‘membicarakannya’ ketika mereka memiliki masalah.

2. Meningkatkan Ingatan Akan Sesuatu

Gary Lupyan, seorang psikolog dari University of Wisconsin telah mempelajari bagaimana mendengar diri kita berbicara dapat memengaruhi ingatan kita.

Hal ini berdasarkan pada studi yang ia terbitkan melalui sebuah eksperimen yang meminta peserta penelitian untuk menyebutkan nama objek yang mereka lihat di layar komputer. Beberapa harus menyebutkannya dengan lantang, lalu sisanya diminta untuk tetap diam dan menyimpan kata itu di kepala. Hasilnya, mereka yang mengucapkan dengan lantang dapat menemukan objek di layar lebih cepat.

Lupyan pun kemudian menambahkan bahwa mengucapkan sesuatu dengan lantang adalah isyarat pengambilan yang kuat. Anggap saja hal tersebut sebagai penunjuk ke sepotong informasi dalam pikiran. Mendengarnya secara langsung akan membesar-besarkan petunjuk atau objek tersebut, yang dimana hal tersebut biasanya terjadi saat Anda mengingat sesuatu. Bahasa pun membantu dalam meningkatkan proses itu.

3. Meningkatkan Memori Otot

Sebelum Gamble berbicara pada dirinya sendiri sebagai orang ketiga, pelatihnya telah menyuruhnya untuk mengulangi komentar penegasan diri dengan lantang. “Jangan lakukan yang terbaik, lakukan apapun yang diperlukan. Nasihat yang ia ingat-ingat itu terus menerus ia ucapkan dengan keras dan ia mengatakan bahwa cara ini ternyata berhasil.

Selain itu, selftalk pun membantunya dalam melakukan presentasi. Sebelum ia melakukan presentasinya, ia membahasnya terlebih dahulu dengan suara yang jelas. Dengan mendengar dirinya berbicara, dia dapat mengatur pikirannya dengan lebih baik. Ia pun juga dapat mengingat presentasinya dengan lebih baik.

Oleh Gamble, fenomena itu ia sebut dengan “memori otot” yang diibaratkan seperti ketika seseorang bermain piano. Ia akan terus memainkan seluruh lagu sampai bisa memperbaiki kelemahannya.

Baca juga: Karakteristik Fisik Yang Khas Pada Down Syndrome Dan Perbedaan Dengan Autisme

 

Sumber:

Borreli, L. (2017, May 5). Sign Of Intelligence: Talking To Yourself Helps Boost Brain Power, Achieve Goals. Medical Daily. https://www.medicaldaily.com/sign-intelligence-talking-yourself-helps-boost-brain-power-achieve-goals-416979

Borzykowski, B. (2022, February 25). Why talking to yourself is the first sign of. . . success. BBC Worklife. https://www.bbc.com/worklife/article/20170428-why-talking-to-yourself-is-the-first-sign-of-success

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait