Semua artikel
Keluarga

Orang Tua Posesif : Ini Dia Dampak Pada Psikologis Anak

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap orang tua tentu mengharapkan anaknya tumbuh menjadi sosok yang lebih baik dibandingkan dengan dirinya. Terlebih lagi dengan adanya perkembangan teknologi serta pola pergaulan yang lebih luas, banyak hal yang akhirnya membuat orang tua khawatir dan akhirnya menerapkan pola asuh yang cenderung bersifat posesif.

Sayangnya, pola asuh posesif ini seringkali menghambat pertumbuhan anak. Beberapa anak yang tumbuh dengan pola asuh yang posesif ini sering kali mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan anak-anak seusianya. Untuk itu, bagi orang tua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum akhirnya menerapkan pola asuh tersebut.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas dampak psikologis terhadap anak akibat pola asuh orang tua yang cenderung posesif. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Orang tua bisa melakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater untuk mengantisipasi adanya kemungkinan gangguan psikologis selama masa perkembangan anak.

Berikut pembahasannya.

Ciri-Ciri Orang Tua Posesif

Banyak orang tua yang tanpa sadar sudah menerapkan pola asuh posesif terhadap anak mereka. Tentu saja orang tua tidak memiliki maksud lain selain mengharapkan anaknya tubuh dengan baik. Sayangnya hal ini justru akan mengganggu bagi beberapa aspek kehidupan anak.

Untuk itu sebelum kita masuk kepada dampak pola asuh posesif terhadap anak, orang tua perlu memahami bagaimana ciri-ciri pola asuh yang posesif berikut:

Terlalu mencemaskan masa depan anak

Tidak heran jika orang tua mencemaskan masa depan anaknya. Sekali lagi, orang tua pasti mengharapkan segala hal yang terbaik untuk anak mereka. Namun jika berlebihan dalam mencemaskan masa depan anak, bisa jadi itu tanda bahwa kamu adalah orang tua yang posesif.

Berlebihan mengawasi anak

Jika memungkinkan, rasanya orang tua ingin 24/7 mengawasi anak-anak mereka. Namun tindakan semacam ini bisa membuat anak tidak nyaman. Untuk itu sebenarnya tidak baik jika orang tua berlebihan dalam mengawasi anak mereka. Kecuali konteksnya anak masih dalam usia balita. Berlebihan dalam mengawasi anak ini juga bisa menjadi tanda bahwa anda merupakan orang tua yang posesif.

Memberikan segala keinginan anak

Memang sudah menjadi kewajiban orang tua untuk memenuhi kebutuhan anak mereka. Namun lain halnya dengan keinginan. Beberapa hal tidak perlu dikabulkan agar anak bisa belajar bahwa tidak semua hal bisa mereka dapatkan. Uniknya, selalu memenuhi keinginan anak ini juga salah satu tanda bahwa kamu merupakan orang tua yang posesif.

Tidak ada privasi bagi anak

Anak terutama mereka yang sudah masuk usia remaja dan dewasa tentu memiliki privasi yang perlu dijaga. Sebagai orang tua, sangat penting untuk tidak melanggar privasi tersebut. menjaga anak untuk tetap aman tidak perlu sampai menghapuskan privasi bagi anak. Kepercayaan penting untuk dihadirkan dalam hubungan orang tua dan anak.

Baca juga : Stop Menjadi Pasangan Posesif! Ini Dia Tips Untuk Tidak Menjadi Pasangan Posesif

Dampak Pola Asuh Posesif Terhadap Kondisi Mental Anak

Jika kamu sudah mengetahui ciri-ciri orang tua yang posesif, penting untuk sebisa mungkin menghindari ciri-ciri tersebut. Hal ini dilakukan agar membuat anak terhindar dari dampak pola asuh yang posesif. Berikut beberapa dampak pola asuh orang tua posesif terhadap anak:

Anak kehilangan rasa percaya diri

Pola asuh posesif sering kali membuat anak tumbuh dengan kehilangan rasa percaya diri mereka. Anak yang tumbuh dengan orang tua posesif terbiasa untuk mendapatkan pengawasan orang tua. Sayangnya saat mereka berada diluar pengawasan orang tua, anak akan kehilangan rasa aman dan menjadi tidak percaya diri.

Kesulitan mengambil keputusan

Anak yang terbiasa tumbuh dengan pola asuh yang posesif juga bisa jadi mengalami kesulitan saat harus mengambil keputusan. Hal ini disebabkan anak selalu memiliki sosok orang tua yang biasa mengambil keputusan terbaik untuknya. Sayangnya, anak tidak terus menjadi sosok anak kecil yang selalu dalam pengawasan orang tua. Saat terjun ke masyarakat anak diharuskan untuk mengambil beberapa keputusan untuk dirinya sendiri, dan ini tidak akan mudah jika mereka tumbuh dengan pola asuh yang posesif.

Mudah berbohong

Menginginkan kebebasan merupakan salah satu sifat naluriah manusia. Sayangnya terbiasa dengan pola asuh posesif membuat anak tumbuh dengan perasaan ingin menjadi sosok yang sempurna. Sayangnya, tidak ada satupun orang yang sempurnah di dunia ini.

Ada kalanya anak ingin mencoba hal-hal di luar batas. Karena tidak ingin orang tua kecewa, maka pilihan untuk berbohonglah yang diambil. Awalnya bisa jadi hanya kebohongan kecil, namun seiring dengan berjalannya waktu, mungkin saja anak akan berbohong untuk hal-hal yang lebih besar.

Itu dia beberapa dampak dari pola asuh posesif terhadap anak. Tentu saja setiap anak bisa jadi menunjukkan dampak yang berbeda-beda. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan Psikolog anak agar dapat menentukan pola asuh terbaik untuk diterapkan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Ketahui Kondisi Psikologis Yang Membuat Seseorang Menjadi Posesif

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Orang Tua Posesif : Ini Dia Dampak Pada Psikologis Anak — DeepTalk