Semua artikel
Emosi

Menggali Lebih Dalam Perbedaan Antara Takut dengan Cemas

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Ketakutan dan kecemasan sering kali muncul bersamaan, namun kedua istilah ini tentu memiliki perbedaan yang signifikan dan tidak bisa disamakan. Emosi cemas dan takut mungkin akan terasa sama dan mudah tertukar, tetapi ketika membandingkannya secara langsung, akan ada beberapa perbedaan penting di antara keduanya.

Ketakutan sendiri merupakan respons biologis yang intens akan adanya bahaya langsung yang diketahui atau dipahami. Sedangkan kecemasan ialah emosi mengenai hal-hal yang Anda pikir mungkin terjadi dan ancamannya masih belum diketahui atau tidak terdefinisikan dengan baik. Gejala dari kedua kondisi ini bisa saja tumpang tindih, meskipun pengalaman seseorang dengan keduanya akan berbeda tergantung konteksnya.

Takut dan cemas menghasilkan respons stres yang serupa. Namun, banyak ahli percaya bahwa ada perbedaan penting di antara keduanya. Perbedaan-perbedaan ini dapat menjelaskan bagaimana Anda bereaksi terhadap berbagai pemicu stres di lingkungan sekitar. Dengan mengetahui perbedaan antara keduanya, ini dapat membantu Anda menentukan apa yang sebenarnya Anda alami.

Tentang Ketakutan dan Kecemasan

Ketakutan adalah respons emosional akibat adanya ancaman atau bahaya secara nyata dan diketahui yang akan datang. Meskipun terasa tidak nyaman karena menakutkan, emosi ketakutan ini adalah bagian alami dari susunan tubuh manusia, yang dapat melindungi kehidupan dan anggota tubuh.

Ketika Anda merasa takut, tubuh akan mengalami beberapa reaksi fisik yang hampir seketika. Itu semua otomatis terjadi dan dirancang untuk membantu melarikan diri dari bahaya. Beberapa bentuk reaksi fisik tersebut diantaranya seperti jantung yang mulai berdegup kencang, napas menjadi lebih dangkal dan lebih cepat, dan mungkin Anda akan melompat atau tersentak.

Sedangkan kecemasan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan beberapa jenis rasa takut yang biasanya berkaitan dengan pemikiran akan ancaman di masa depan, dan itu masih belum diketahui secara pasti wujud nyatanya. Kecemasan adalah emosi alamiah manusia sebagai respons terhadap situasi yang menegangkan atau dianggap mengancam yang mungkin terjadi, bukan situasi yang terjadi di sekitar.

Meskipun cemas dan takut terasa serupa, kecemasan adalah reaksi terhadap emosi, bukan bahaya di lingkungan. Ketidaknyamanan dalam situasi yang membuat Anda cemas ini berkaitan dengan kemungkinan terjadinya sesuatu yang buruk, dan bukan karena adanya ancaman langsung. Kecemasan ini berasal dari interpretasi pikiran Anda terhadap bahaya yang mungkin terjadi. Ini akan terasa seperti rasa khawatir yang menyebar, tidak menyenangkan dan samar-samar.

Meskipun fokus dari respon keduanya berbeda, yakni antara bahaya yang nyata dengan bahaya yang hanya dibayangkan, rasa takut dan kecemasan saling berkaitan. Ketika dihadapkan pada rasa takut, kebanyakan orang akan mengalami reaksi fisik yang digambarkan sebagai kecemasan. Dengan demikian, rasa takut dapat menyebabkan kecemasan, begitu juga kecemasan dapat menimbulkan ketakutan.

Ketika seseorang merasa takut, tubuh mengalami beberapa reaksi fisik yang hampir seketika yang dirancang untuk membantu melarikan diri dari bahaya. Respon fisik sekerika ini adalah salah satu perbedaan penting dalam hal ketakutan dan kecemasan. Semua perubahan fisik yang disebabkan olehnya dapat membantu untuk merespons bahaya dengan cepat.

Perbedaan antara ketakutan dan kecemasan juga didasarkan pada perbedaan antara emosi yang fungsional dengan yang berlebihan dan disfungsional. Ketakutan adalah reaksi emosional terhadap bahaya yang nyata dan spesifik, sedangkan kecemasan adalah ketakutan yang berlebihan dan tidak terfokus yang dapat dipicu oleh berbagai rangsangan. Kecemasan yang disebabkan oleh stres dapat bertahan lama setelah pemicunya dihilangkan atau muncul tanpa pemicu sama sekali.

Baca juga: Langkah Sederhana Demi Menjaga Kesehatan Mental pada Lansia

Bagaimana Dengan Gangguan Kecemasan?

Ketika kecemasan terus bergejolak, Anda mungkin akan merasa sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Inilah yang kemudian diklasifikasikan menjadi gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan ialah perasaan cemas yang berlebihan pada peristiwa yang tampaknya normal dan dapat sangat mengganggu Anda.

Saat mengalami gangguan kecemasan ini, rasa takut Anda akan kecemasan Anda dapat tumbuh. Siklus ini dapat menyebabkan Anda mengembangkan perilaku yang tidak sehat sebagai cara untuk menghindari hal yang menyebabkan Anda cemas.

Adalah hal yang normal jika Anda mengalami rasa cemas akan situasi tertentu. Namun jika Anda merasa cemas dalam jangka waktu yang dalam dan dalam situasi yang tidak tepat, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami gangguan kecemasan.

Ketika seseorang mengalami gangguan kecemasan, kecemasan sering kali muncul secara tidak terduga, tanpa alasan yang jelas. Respons kecemasan mereka terhadap pemicu tertentu jauh lebih kuat daripada yang mereka duga, dan mereka mengalami banyak kecemasan yang tidak masuk akal, seperti ketakutan akan situasi yang kemungkinan tidak akan pernah terjadi.

Pada gangguan kecemasan, kecemasan dapat berlangsung dalam waktu yang lama setelah situasi atau masalah teratasi. Kecemasan mungkin terasa mustahil untuk dikendalikan atau dikelola, dan Anda mungkin mulai menghindari tempat atau tindakan tertentu yang sering menimbulkan kecemasan.

Baca juga: Apa yang Menjadi Penyebab Seseorang Mengalami Agitasi?

 

Sumber:

Digital Team Baton Rouge Behavioral. (2023, March 21). Fear vs Anxiety: Understanding the Difference. Baton Rouge Behavioral Hospital. https://batonrougebehavioral.com/fear-vs-anxiety-understanding-the-difference/

Ankrom, S. (2020, July 8). The Difference Between Fear and Anxiety. Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/fear-and-anxiety-differences-and-similarities-2584399

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Menggali Lebih Dalam Perbedaan Antara Takut dengan Cemas — DeepTalk