Deeptalk.co.id – Conduct disorder adalah salah satu gangguan mental yang umumnya dialami oleh anak-anak dan remaja. Conduct disorder ditandai dengan perilaku agresif, mengganggu, kasar, dan sulit untuk mematuhi aturan yang berlaku.
Di masyarakat, kondisi conduct disorder pada anak sering kali mendapat julukan “anak nakal”. Namun jika diteliti lebih dalam, kenakalan penderita conduct disorder lebih parah dari kenakalan-kenakalan anak-anak pada umumnya.
Sayangnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab seseorang mengalami conduct disorder. Meski demikian, para ahli berpendapat bahwa kondisi ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetik, biologis, lingkungan, gangguan psikologis, hingga faktor sosial.
Conduct disorder merupakan kondisi yang bisa menetap jika tidak segera mendapatkan pertolongan. Bahkan conduct disorder juga bisa menimbulkan masalah kesehatan mental dan masalah lainnya dalam kehidupan. Namun tenang saja, jika mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin, maka kondisi conduct disorder juga bisa dipulihkan.
Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai komplikasi dan penanganan pada penderita conduct disorder. Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu menemukan anak dengan beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, maka jangan ragu untuk membawa anak melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut ke psikolog atau psikiater. Dengan begitu anak akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai komplikasi dan penanganan pada penderita conduct disorder.
Komplikasi Conduct Disorder

Memberikan penanganan yang tepat pada anak yang menderita conduct disorder tidak hanya untuk memperbaiki pola perilaku mereka saja. Namun juga untuk memperbaiki kemampuan mengontrol emosi, hingga menjauhkan kemungkinan timbulnya komplikasi dari kondisi tersebut.
Berikut beberapa komplikasi atau dampak yang bisa saja dialami anak yang menderita conduct disorder jika tidak segera mendapatkan penanganan:
Gangguan kepribadian
Perilaku memang memiliki hubungan yang kuat dengan kepribadian seseorang. Dengan demikian, kondisi conduct disorder yang dibiarkan begitu saja, bisa memicu gangguan kepribadian pada anak. Gangguan kepribadian sendiri merupakan kondisi dimana seseorang memiliki pola perilaku dan pikiran yang menyimpang atau tidak sehat.
Baca juga: Anak Suka Melanggar Aturan? Waspada Gejala Conduct Disorder!
Gangguan suasana hati
Selain kepribadian, suasana hati seseorang juga bisa dipengaruhi oleh pola perilaku mereka. Terlebih lagi jika mengingat kondisi conduct disorder memang cukup mempengaruhi suasana hati penderitanya. Dengan demikian, conduct disorder bisa memicu timbulnya gangguan suasana hati. Gangguan suasana hati sendiri adalah gangguan mental yang mempengaruhi kondisi emosi seseorang.
Gangguan penyalahgunaan zat
Dampak dari kondisi conduct disorder berikutnya adalah gangguan penyalahgunaan zat. Seperti yang kita ketahui, kenakalan anak dan remaja memang cukup sering melibatkan penyalahgunaan zat adiktif yang bisa memperburuk kondisi penderita.
Masalah pendidikan
Tidak hanya menimbulkan berbagai masalah kesehatan mental saja, kondisi conduct disorder juga bisa memicu masalah di lingkungan sosial kita. Salah satunya masalah dalam pendidikan, dimana anak bisa mengalami penurunan prestasi akademik, bahkan putus sekolah.
Masalah hukum
Tidak sedikit anak dengan conduct disorder yang juga terjerat masalah hukum. Hal ini tidak mengherankan jika mengingat tindakan mereka yang sering kali mengarah ke kasus kriminal, seperti perusakan fasilitas umum, perkelahian, pencurian, dan masih banyak lagi.
Penanganan Pada Penderita Conduct Disorder

Mengingat komplikasi dan dampak yang diakibatkan oleh kondisi conduct disorder ini, tentu menjadi gambaran untuk kita agar tidak membiarkan kondisi tersebut. Maka dari itu penting untuk kita memahami langkah apa saja yang bisa dilakukan jika berhadapan dengan anak yang mengalami conduct disorder.
Sebagai upaya penanganan pada penderita conduct disorder, langkah yang paling tepat adalah dengan melakukan pemeriksaan dengan psikolog atau psikiater. Hal ini penting untuk memastikan diagnosis anak. Pasalnya, gejala conduct disorder memiliki banyak kesamaan dengan gangguan lain, misalnya pada penderita oppositional defiant disorder.
Setelah melakukan pemeriksaan dan memastikan diagnosa anak, maka baik psikolog atau psikiater akan menyarankan beberapa metode penanganan yang sesuai dengan kasus anak. Umumnya, penanganan pada penderita conduct disorder akan berupa psikoterapi dan mengkonsumsi obat-obatan.
Psikoterapi sendiri cukup beragam. Mulai dari CBT untuk merekonstruksi perilaku dan pola pikir anak, terapi keluarga untuk memberikan edukasi kepada keluarga, group therapy untuk membantu mengurangi perilaku negatif, dan masih banyak lagi.
Sedangkan penanganan dengan obat-obatan hanya bisa dilakukan dengan mendapatkan resep obat dari dokter atau psikiater. Obat yang diberikan juga akan disesuaikan dengan gejala dan kebutuhan penderita. Misalnya mengkonsumsi antidepresan jika penderita juga mengalami gejala depresi.
Itu dia penjelasan singkat mengenai komplikasi dan penanganan pada penderita conduct disorder. Jangan sekali-kali melakukan self diagnosis, dan segera lakukan pemeriksaan psikologis jika kamu atau orang sekitar menunjukan beberapa gejala masalah kesehatan mental.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Conduct Disorder: Gangguan Perilaku yang Menyebabkan Anak Bertingkah Agresif
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



