Deeptalk.co.id –Setiap orang tentu pernah mengalami stress, namun setiap orang juga menunjukan respon yang berbeda-beda. Ada orang yang mampu memanajemen stress yang dengan baik. Hasilnya, emosi mereka akan terlihat lebih stabil. Namun sayangnya beberapa orang tidak bisa seperti itu. Terdapat suatu kondisi yang dikenal dengan istilah adjustment disorder. Adjustment disorder sendiri merupakan sebuah respon berlebihan terhadap pemicu stress atau perubahan dalam hidup baik secara fisik maupun emosional.
Adjustment disorder memiliki beberapa istilah lain, yaitu gangguan penyesuaian diri, atau depresi situasional. Sebenarnya banyak hal yang bisa memicu stress, misalnya dari keluarga, lingkungan pertemanan, rekan kerja, pasangan, atau bahkan lingkungan asing.
Kondisi yang dialami oleh penderita adjustment disorder pada dasarnya hampir mirip dengan penderita depresi. Meski demikian, adjustment disorder menunjukan gejala jangka pendek. Namun bukan berarti kondisi ini bisa diabaikan begitu saja. Sama halnya dengan gangguan mental lainnya, penderita adjustment disorder juga perlu mendapatkan penanganan tepat secara medis.
Lantas bagaimana cara agar kita bisa mengidentifikasi adanya adjustment disorder dalam diri kita, atau orang disekitar kita? Untuk itu artikel ini akan secara khusus membahas mengenai gejala yang timbul pada penderita adjustment disorder. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Pada dasarnya setiap penderita adjustment disorder bisa saja menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Untuk itu pemeriksaan oleh para ahli sangat dibutuhkan demi mendapatkan diagnosa yang jelas. Namun, sebagai patokan untuk mengenali kondisi adjustment disorder, kamu bisa memperhatikan beberapa gejala adjustment disorder berikut:
Gejala Fisik

Penderita adjustment disorder umumnya akan mengalami beberapa gejala fisik yang bisa langsung dirasakan oleh penderitanya. Adapun gejala fisik yang dialami oleh penderita adjustment disorder adalah sebagai berikut:
Pegal-pegal
Selain mengalami insomnia, beberapa penderita adjustment disorder juga cenderung mengalami pegal-pegal atau tubuh terasa sakit. Kondisi ini tentu akan mengurangi ruang gerak penderita, dan berujung pada penurunan produktivitas.
Sakit pada perut dan kepala
Dalam beberapa kasus, kondisi adjustment disorder juga bisa berdampak pada timbulnya rasa sakit di area perut dan kepala. Hal ini bisa terjadi akibat kurangnya waktu istirahat, pikiran berlebih, dan lain sebagainya.
Jantung berdebar dan telapak tangan berkeringat
Kondisi adjustment disorder juga bisa diidentifikasi dari detak jantung yang tidak beraturan dan telapak tangan berkeringat. Meski demikian perlu diketahui bahwa kondisi ini juga bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan lainnya.
Baca juga : Adjustment Disorder : Kesulitan Beradaptasi Dalam Tekanan Tertentu
Gejala Emosional

Selain dapat dilihat dari gejala fisik, kondisi adjustment disorder juga bisa diidentifikasi dari beberapa gejala emosional berikut:
Perasaan sedih dan putus asa
Seperti yang sudah diungkapkan di awal bahwa gejala adjustment disorder hampir sama dengan gejala depresi. Salah satu kesamaannya adalah timbulnya perasaan sedih yang mendalam dan perasaan putus asa. Hal ini sering kali membuat penderita tidak bisa menikmati kegiatan mereka, sekalipun itu kegiatan yang mereka sukai.
Kecemasan
Penderita adjustment disorder juga mengalami kecemasan. Kondisi yang dialami juga membuat mereka kesulitan untuk mengendalikan kecemasan tersebut. Hal ini membuat mereka mudah gugup, gelisah, dan menimbulkan stress berlebih.
Insomnia
Beberapa penderita adjustment disorder akan mengalami insomnia atau kesulitan untuk tertidur. Dalam kasus ini, penderita umumnya akan mengalami kelelahan, namun tetap tetap terjaga sepanjang malam. Hal ini tentu bisa memberikan dampak terhadap kondisi fisik lainnya.
Penurunan nafsu makan
Beberapa penderita adjustment disorder juga mengalami penurunan nafsu makan. Penurunan nafsu makan inilah yang akhirnya memberikan berbagai dampak pada masalah fisik yang dipaparkan pada poin sebelumnya.
Kesulitan berkonsentrasi
Penderita adjustment disorder umumnya akan memiliki banyak sekali pikiran yang berputar di dalam otak mereka. Hal ini membuat mereka kebingungan untuk mengelolah semua pemikiran tersebut. Akhirnya beberapa dari mereka mengalami masalah pada fungsi otaknya, khususnya pada kesulitan dalam berkonsentrasi.
Menarik diri dari lingkungan
Kondisi yang dialami oleh penderita adjustment disorder terkadang memang akan membuat mereka menarik diri dari lingkungan. Beberapa dari mereka membutuhkan waktu yang lebih tenang untuk bisa berkonsentrasi. Sayangnya hal ini justru menutup kemungkinan mereka mendapatkan bantuan dari orang-orang disekitarnya.
Melukai diri dan bahkan timbulnya pikiran untuk bunuh diri
Dalam kasus adjustment disorder yang sudah cukup berat, penderita mulai melukai dirinya sendiri sebagai bentuk pelarian dari stress yang dialami. Bahkan beberapa penderita memiliki pikiran untuk bunuh diri.
Itu dia beberapa gejala yang dialami oleh penderita adjustment disorder. Perlu diperhatikan kembali bahwa setiap penderita bisa menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Ingin Berteman Dengan Introvert? Ini Dia Tipsnya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



