Semua artikel
Kepribadian

Mengenal 3 Jenis Kepribadian Neurotik

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap orang tentu memiliki tipe kepribadiannya masing-masing. Kepribadian inilah yang salah satunya membuat semua orang unik, selain dari bentuk fisiknya. Bahkan anak yang terlahir kembar identik secara fisik, mereka juga memiliki kepribadian yang berbeda satu sama lain. Karenanya setiap orang perlu dihadapi dengan cara yang berbeda-beda, tergantung dengan kepribadian yang mereka miliki.

Kepribadian sendiri diartikan sebagai sebuah ciri-ciri tertentu yang menonjol dari dalam diri seseorang. Ciri-ciri tersebut mampu mempengaruhi seseorang untuk bisa merespon segala bentuk stimulus yang mereka dapatkan.

Kepribadian seseorang bisa mempengaruhi hidup orang tersebut. Walaupun setiap kepribadian memiliki ciri khasnya masing-masing dan masih masuk dalam kategori wajar (bukan sebuah penyimpangan), namun terdapat beberapa kepribadian yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Salah satunya adalah kepribadian neurotik atau neurotisisme.

Neurotik sendiri adalah sebuah istilah yang menggambarkan kesalahan penyesuaian diri secara emosional, yang disebabkan oleh ketidakmampuan dalam penyelesaian sebuah masalah yang tidak disadari. Dengan demikian, orang-orang yang memiliki kepribadian neurotik memiliki kecenderungan bersikap negatif seperti marah, cemas, dan emosi yang tidak stabil.

Pada dasarnya kepribadian neurotik bukanlah sebuah gangguan, selama itu masih bisa dikontrol dengan baik. Namun jika kepribadian ini sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan orang-orang disekitar, maka kondisi tersebut bisa masuk dalam kategori gangguan neurotik.

Gangguan neurotik sendiri masuk dalam Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ) yang merupakan pedoman diagnosis gangguan mental bagi para Psikolog dan Psikiater di Indonesia, sebagai salah satu dari gangguan mental. Dalam PPDGJ sendiri, gangguan neurotik diartikan sebagai salah satu gangguan mental yang tidak ada dasar penyakit organik penyebabnya, dan tanpa adanya gangguan realitas seperti halusinasi atau delusi.

Kembali lagi pada pembahasan pertama, yaitu mengenai kepribadian neurotik. Orang yang memiliki kepribadian neurotik akan dengan mudah merasakan berbagai emosi-emosi negatif. Meski demikian, selama mereka masih bisa menjalani keseharian dengan normal, kondisi tersebut tidak masuk dalam kategori gangguan mental.

Kepribadian neurotik sendiri terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu:

Compliant (Mendekati Orang Lain)

Jenis pertama dari kepribadian neurotik adalah compliant atau mendekati orang lain. Seperti namanya, orang dengan tipe kepribadian neurotik yang satu ini cenderung penurut dan sering kali mengalah. Jenis kepribadian neurotik compliant ini sangat senang jika bisa membantu orang lain.

Walaupun sekilas jenis kepribadian neurotik ini cukup berbeda dengan penjelasan kepribadian neurotik sebelumnya, namun sebagai kompensasi dari sifat penurutnya itu mereka sangat membutuhkan pengakuan dari orang lain. Orang dengan jenis kepribadian neurotik yang satu ini sangat membutuhkan rasa untuk disukai, dicintai, diharapkan, diterima, dan bentuk-bentuk timbal balik dari apa yang mereka lakukan.

Dalam beberapa waktu orang dengan jenis kepribadian neurotik yang satu ini juga membutuhkan arahan dan bimbingan dari orang lain, terutama orang yang disegani atau orang yang berpengaruh dalam hidupnya.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orang dengan kepribadian neurotik jenis compliant ini dapat dipengaruhi oleh cinta dan perhatian yang merupakan timbal balik dari apa yang mereka lakukan untuk bisa dekat dengan orang lain.

Baca juga : Kesurupan Dari Sudut Pandang Ilmu Psikologi

Aggressive (Melawan Orang Lain)

Jenis kepribadian neurotik berikutnya adalah aggressive atau melawan orang lain. Orang dengan jenis kepribadian neurotik aggressive memiliki kebutuhan akan kekuasaan, mengeksploitasi orang lain, dan gemar mencari pengakuan atau meninggikan kewibawaan mereka.

Orang dengan kepribadian neurotik jenis aggressive ini memiliki keinginan kuat dalam mendominasi sebuah kelompok. Tidak hanya itu, mereka juga cenderung memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, dan tidak bersedia untuk meminta maaf atas segala kesalahannya.

Detached (Menjauhi Orang Lain)

Jenis kepribadian neurotik terakhir adalah detached atau menjauhi orang lain. Bisa dikatakan bahwa jenis yang satu ini merupakan kebalikan dari jenis yang pertama yaitu compliant. Orang dengan jenis yang satu ini memiliki kecenderungan untuk membatasi diri dengan orang lain, dan sebisa mungkin untuk tidak terikat secara emosional dengan orang lain.

Kecenderungan untuk membatasi ikatan emosional dengan orang lain ini membuat orang dengan kepribadian neurotik jenis detached ini bahkan beberapa kali menyangkal perasaan cinta dan bencinya kepada orang lain.

Orang dengan jenis detached seringkali menjaga privasi mereka secara berlebihan. Maka tidak heran jika mereka tidak memiliki banyak teman, dan cenderung dianggap aneh oleh orang-orang disekitarnya. Meski demikian, jenis yang satu ini tidak sepenuhnya buruk, sikap hati-hati yang mereka miliki justru menghindarkan mereka dari konsekuensi negatif yang bisa saja mereka alami.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai jenis-jenis kepribadian neurotik. Perlu ditekankan bahwa kepribadian neurotik bukanlah sebuah gangguan jika masih dalam batas normal dan tidak mengganggu diri sendiri dan orang lain. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Imposter Syndrome : Merasa Kurang Terhadap Semua Prestasi yang Didapatkan

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Mengenal 3 Jenis Kepribadian Neurotik — DeepTalk