Semua artikel
Kesehatan Mental Anak

Memahami Sleep Terror pada Anak

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Ketika memiliki anak, salah satu hal yang menjadi fokus utama adalah memastikan bahwa mereka tidur nyenyak dan nyaman di malam hari. Namun, terkadang orang tua dihadapkan dengan masalah yang cukup serius, yaitu sleep terror pada anak. Sleep terror pada anak bisa menjadi momok menakutkan bagi orang tua. Karena terkadang anak bisa terbangun dalam keadaan menangis dan teriak-teriak tanpa alasan yang jelas.

Kita semua pasti merasakan bagaimana rasanya ketika kita melihat anak kita mengalami sleep terror. Merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan dan merasa cemas akan kesehatan anak kita adalah hal yang wajar dirasakan oleh orang tua. Sleep terror pada anak dapat terjadi pada anak-anak berusia 3-12 tahun dan dapat terjadi beberapa kali dalam seminggu.

Namun, perlu diingat bahwa sleep terror merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari. Sleep terror juga bukan disebabkan oleh perilaku atau kebiasaan anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita perlu memahami apa itu sleep terror. Dan cara mengatasi masalah tersebut dengan bijak dan penuh perhatian.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang sleep terror pada anak. Termasuk gejala dari sleep terror pada anak.

Apa Itu Sleep Terror?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai sleep terror pada anak, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu sleep terror. Sleep terror adalah sebuah keadaan dimana seseorang mengalami teror atau ketakutan yang sangat besar ketika sedang tidur. Keadaan ini dapat terjadi pada siapa saja, namun paling sering terjadi pada anak-anak yang berusia antara 3 hingga 12 tahun.

Faktanya, sleep terror pada anak tidak sama dengan mimpi buruk. Ketika anak mengalami mimpi buruk, biasanya mereka akan terbangun dan bisa menceritakan apa yang mereka alami. Namun, pada kasus sleep terror, anak tidak terbangun dan tetap tidur pulas meskipun mengalami teror yang sangat mengerikan. Mereka seringkali berteriak atau menangis dengan sangat keras. Sehingga membuat orang tua merasa khawatir dan panik.

Baca juga: Tips Kembali Semangat Memulai Kerja Setelah Lebaran Idul Fitri

Gejala Umum Sleep Terror pada Anak

Ketika anak mengalami sleep terror, gejalanya seringkali sangat menakutkan bagi orang tua. Anak bisa terbangun dalam keadaan menangis, teriak-teriak, bahkan bisa terlihat seperti sedang berjuang untuk bertahan hidup. Berikut ini adalah gejala umum yang sering terjadi pada anak yang mengalami sleep terror:

Terbangun dalam Kondisi Tidak Sadar

Salah satu gejala utama sleep terror pada anak adalah terbangun dalam kondisi tidak sadar. Anak terlihat seperti sedang berjuang untuk bertahan hidup, teriak-teriak, dan bergerak secara refleks tanpa menyadari apa yang sedang terjadi di sekitarnya. Ketika kamu melihat anakmu mengalami hal tersebut, kamu pasti merasa sedih dan khawatir.

Kesulitan untuk Ditenangkan

Saat anak mengalami sleep terror, mereka seringkali sulit untuk ditenangkan. Terkadang, anak terus menangis dan teriak-teriak bahkan ketika kamu sudah mencoba untuk memeluk atau menghiburnya. Hal ini bisa sangat menguras emosi orang tua, terutama jika sleep terror terjadi pada malam yang sama dalam jangka waktu yang berdekatan.

Tidak Menyadari Apa yang Terjadi

Saat anak mengalami sleep terror, mereka tidak menyadari apa yang sedang terjadi pada diri mereka. Anak mungkin akan terbangun dalam keadaan bingung dan tidak mengingat kejadian saat mereka terbangun. Hal ini bisa menjadi pengalaman yang menakutkan bagi anak dan membuat kamu sebagai orang tua merasa tidak berdaya.

Terulang dalam Beberapa Kali

Sleep terror pada anak bisa terjadi beberapa kali dalam seminggu dan berlangsung selama beberapa menit hingga satu jam. Hal ini bisa menjadi pengalaman yang melelahkan bagi anak dan orang tua, terutama jika terjadi pada malam yang sama dalam waktu yang berdekatan. Namun, dengan pemahaman dan perhatian yang tepat, kita bisa membantu anak kita mengatasi sleep terror dan memastikan mereka tidur nyenyak dan nyaman setiap malamnya.

Tidak Terpengaruh oleh Suara dan Sinar

Gejala sleep terror pada anak juga ditandai dengan ketidakmampuan mereka untuk merespons suara atau cahaya. Meskipun kamu berbicara atau menyalakan lampu di sekitar mereka, anak yang sedang mengalami sleep terror tidak akan merespons sama sekali. Hal ini bisa membuat orang tua merasa tidak berdaya dan terkadang merasa tidak tahu harus melakukan apa.

Keringat Dingin dan Detak Jantung Meningkat

Selama sleep terror, anak juga bisa mengalami keringat dingin dan detak jantung meningkat. Anak mungkin terlihat kebingungan dan ketakutan serta memiliki pernapasan yang cepat dan dangkal. Hal ini bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan membuat orang tua merasa tidak tenang.

Tidak Ada Ingatan tentang Kejadian Tersebut

Saat anak terbangun dari sleep terror, mereka tidak akan mengingat apa yang terjadi saat mereka sedang mengalami sleep terror. Anak mungkin terlihat bingung dan tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya. Hal ini bisa membuat orang tua merasa sedih dan khawatir, terutama jika sleep terror terjadi secara teratur dan sering.

Berhenti dengan Sendirinya

Sleep terror pada anak umumnya berhenti dengan sendirinya. Anak akan kembali tertidur setelah episode sleep terror berakhir dan biasanya tidak mengingat kejadian tersebut. Meskipun gejalanya terlihat menakutkan, sleep terror pada anak sebenarnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan medis khusus. Namun, jika sleep terror terjadi secara teratur dan mengganggu kualitas tidur anak, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak.

Mari kita terus memberikan dukungan dan cinta pada anak-anak kita, bahkan ketika mereka sedang tidur.

Baca juga: Kondisi Psikologis Yang Umum Terjadi Setelah Liburan Panjang Idul Fitri

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait