Deeptalk.co.id – Setiap orang tua memang memiliki metode parentingnya masing-masing. Tentu orang tua akan menerapkan metode parenting yang dianggap paling cocok untuk anak mereka. Pasalnya, setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Penerapan metode parenting tiap anak juga tentunya berbeda-beda. Jangankan antara satu orang tua dengan orang tua lainnya. Metode parenting yang diterapkan untuk adik dan kakak juga sering kali mengalami perbedaan. Namun, terlepas dari seperti apa metode parentingnya, orang tua tentu mengharapkan yang terbaik untuk anak mereka.
Masa kanak-kanak merupakan masa-masa paling menggemaskan. Banyak sekali orang tua yang tidak bisa menahan dirinya untuk tidak memposting kelucuan anak mereka di sosial media. Tentu saja tidak ada yang salah untuk hal tersebut. Bahkan dalam beberapa kondisi langkah tersebut justru menjadi media pembelajaran anak untuk menjadi sosok yang percaya diri.
Tapi, tidak bisa kita pungkiri bahwa media sosial merupakan platform yang sangat luas. Banyak orang bisa berkomentar atau berpendapat sesukanya. Sebagai orang tua, seharusnya siap akan konsekuensi tersebut. Lantas bagaimana dengan anak-anak yang menjadi seleb sosmed atau selebriti sosial media? Artikel kali ini akan secara khusus membahas dampak positif dan negatif anak yang menjadi seleb sosmed.
Sebelum kita masuk pada topik utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu mengalami gejala gangguan mental. Cobalah untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan psikologis dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Dampak Positif Anak Menjadi Seleb Sosmed

Menjadi selebriti sosial media pada masa kanak-kanak umumnya akan memberikan banyak sekali dampak positif bagi anak. Termasuk dampak positif terhadap perkembangan anak. Berikut beberapa dampak positif dari menjadi seleb sosmed di usia anak:
Pengembangan kreativitas
Dampak positif pertama adalah mampu mengembangkan kreativitas anak. Saat menjadi seleb sosmed, anak akan tampil di media sosial dengan keterampilan mereka. Misalnya dengan menampilkan berbagai ekspresi melalui foto maupun video. Hal semacam ini mampu meningkatkan kreativitas anak, dan mendorong anak menjadi lebih inovatif.
Peningkatan kemampuan bersosial
Dampak positif kedua adalah mampu meningkatkan kemampuan bersosial anak. Walaupun pada awalnya anak hanya tampil di media sosial saja. Namun tidak menuntut kemungkinan anak akan terjun lebih dalam dengan berbagai relasi yang luas. Hal semacam ini akan melatih kemampuan bersosial anak. Anak juga bisa belajar menyampaikan pesan dengan jelas dan memahami pesan yang diberikan dengan baik.
Pengembangan keterampilan digital
Dampak positif ketiga adalah mampu meningkatkan keterampilan digital anak. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini merupakan era digital. Artinya, kemampuan digital merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Jika anak sudah terbiasa menggunakan sosial media, maka tidak akan susah bagi mereka memahami perkembangan digital lainnya.
Baca juga: Mengelola Emosi Selama Ramadan: Cara Tetap Sabar dan Positif Saat Berpuasa
Dampak Negatif Anak Menjadi Seleb Sosmed

Terlepas dari segala dampak positif yang didapatkan anak dari menjadi seleb sosmed, kita tidak bisa menutup mata akan dampak negatif yang mungkin saja anak alami. Berikut beberapa dampak negatif anak menjadi seleb sosmed:
Tekanan untuk tampil sempurna
Dampak negatif pertama adalah anak akan cenderung mengalami tekanan untuk selalu tampil sempurna. Apa yang ada di media sosial memang seringkali tampak sempurna. Namun perlu diingat bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tekanan untuk menjadi sempurna ini akan menjadi hambatan bagi anak yang bisa memicu stress, kecemasan, dan masalah mental lainnya.
Cyberbullying
Dampak negatif kedua adalah anak akan beresiko lebih besar mengalami cyberbullying atau perundungan secara online. Tentunya apa yang dibagikan di sosial media bukan hal yang bisa kita atur. Kita tidak bisa membuat semua orang memiliki pandangan yang sama dengan kita. Cyberbullying ini akan memberikan dampak yang lebih parah lagi kepada anak, misalnya meningkatkan resiko depresi, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya.
Kecanduan media sosial
Dampak negatif ketiga adalah anak akan lebih beresiko mengalami kecanduan media sosial. Perlu diingat bahwa masa kanak-kanak adalah masa dimana anak mengalami proses perkembangan yang sangat banyak. Jika anak mengalami kecanduan media sosial, maka akan mengganggu proses perkembangannya.
Itu dia beberapa dampak positif dan negatif saat anak menjadi seleb sosmed. Orang tua seharusnya bisa lebih bijak dalam hal ini. Pentingnya untuk mempertimbangkan sisi positif maupun negatif sebelum mengarahkan anak untuk melakukan suatu hal. Jika memang menjadi seleb sosmed sudah mengganggu kondisi mental anak. Jangan ragu untuk membawa anak menemui terapis atau psikolog anak. Orang tua bisa mengunjungi web deeptalk.co.id untuk berkonsultasi dengan psikolog yang telah berpengalaman di bidangnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Mengenal Inner Child: Bagaimana Gen Z Dapat Menyembuhkan Luka Masa Kecil?
Sumber:
Pengaruh Media Sosial Terhadap Anak. (2022). RSAB Harapan Kita. https://rsabhk.co.id/artikel-kesehatan/pengaruh-media-sosial-terhadap-perilaku-anak/?.com. Diakses Pada 20 Maret 2025.
Firdauzi, A, A. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja. Psikologi UNAIR. https://psikologi.unair.ac.id/en_US/pengaruh-media-sosial-terhadap-kesehatan-mental-remaja/?.com. Diakses Pada 20 Maret 2025.
Sari, M., Hidayah, N., Nursakinah, N., Fatmasari, E., & Bulan, B. (2024). Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 476-482.
Biz, A, S. (2020). 5 Dampak Positif Media Sosial Bagi Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak. Brilio. https://www.brilio.net/creator/5-dampak-positif-media-sosial-bagi-pertumbuhan-dan-perkembangan-anak-2ca1d8.html?.com. Diakses Pada 20 Maret 2025.
Yanuarita, I., & Wiranto, W. (2018). Literasi kecakapan hidup: mengenal media sosial agar tak menyesal.
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
EduQuotient : @eduquotientofficial



