Semua artikel
Kepribadian

Kepribadian dan Karakter Adalah Dua Hal yang Berbeda, Loh! Berikut Penjelasannya

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Dalam dunia psikologi, kita mengenal apa yang dinamakan dengan kepribadian dan karakter. Sekilas mungkin Anda berpikir bahwa dua hal tersebut adalah hal yang sama. Padahal jika dilihat secara mendalam, antara kepribadian dan karakter adalah dua hal yang berbeda.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai konsep yang membedakan antara kepribadian dan karakter ini:

Tentang Kepribadian

Jika didefinisikan, kepribadian sendiri mudah dibaca dan kita semua ahli dalam hal ini. Anda mungkin menilai orang sebagai orang yang lucu, ekstrovert, energik, optimis, percaya diri, serta terlalu serius, malas, negatif, dan pemalu jika tidak pada saat pertama kali bertemu, maka tak lama kemudian. Dan meskipun Anda mungkin membutuhkan lebih dari satu interaksi untuk mengonfirmasi keberadaan sifat-sifat ini, pada saat Anda memutuskan bahwa sifat-sifat tersebut memang ada, Anda biasanya telah mengumpulkan cukup data untuk membenarkan kesimpulan Anda.

Jika dibandingkan dengan karakter, kepribadian merupakan hal yang lebih kompleks. Kepribadian tidak hanya sekedar sifat yang dimiliki seseorang, melainkan juga mencakup pola pikir dan perilaku yang muncul dalam setiap situasi kehidupan.

Pilihan teman atau selera musik Anda, bagaimana Anda berperilaku dalam rapat kerja dibandingkan ketika pertemuan sosial, atau apakah Anda lebih memilih makan siang daripada makan malam adalah aspek-aspek kepribadian Anda. Juga bagaimana Anda menjalankan karakter Anda itu tergantung pada kepribadian Anda. Beberapa contoh ciri-ciri kepribadian meliputi ekstraversi, neurotisisme, ketelitian, keramahan, kemandirian.

Contoh lainnya, Anda mungkin percaya pada keadilan sosial, dan keinginan Anda untuk bertindak adil adalah bagian dari karakter Anda. Namun, tergantung pada kepribadian Anda, Anda mungkin bertindak berdasarkan keyakinan ini dengan diam-diam menyumbang untuk kampanye sosial atau naik ke atas panggung dan berbicara di hadapan massa.

Baca juga: Bagaimana Gangguan Psikosis Dapat Disembuhkan?

Tentang Karakter

Karakter, di sisi lain, membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk dipecahkan. Karakter mencakup sifat-sifat yang hanya muncul dalam keadaan tertentu dan seringkali tidak umum. Ini lebih terlihat jelas dalam situasi tertentu di mana Anda menerapkan keyakinan inti pada situasi yang dihadapi. Diantaranya seperti sifat kejujuran, kesetiaan, kemurahan hati, ambisi, integritas, dan kebajikan.

Sebagai bagian dari kepribadian Anda, karakter mewakili sikap dan keyakinan etis, moral, dan sosial Anda. Misalnya, jika Anda percaya pada keadilan sosial, karakter Anda mungkin akan muncul ketika Anda menyaksikan sesuatu yang Anda anggap sebagai ketidakadilan. Hal ini dapat mendorong Anda untuk bertindak.

Tidak jelas kapan karakter Anda mulai berkembang atau apakah perkembangan itu terjadi secara bertahap. Beberapa ahli berpendapat bahwa karakter berkembang segera setelah Anda menghadapi tantangan lingkungan. Sifat dari tantangan-tantangan tersebut, pun jika tantangan itu tidak dapat diprediksi, keras, atau terlindung dapat memprediksi pola karakter tertentu di masa dewasa.

Karakter adalah salah satu aspek dari kepribadian dan dapat memengaruhi bagian-bagian utama kehidupan, seperti pekerjaan, lingkungan sosial, aktivisme, dan kriminalitas. Karakter dapat menentukan banyak pilihan hidup Anda. Selain itu, karakter juga dapat menjadi hal yang penting dalam menentukan hasil dari tujuan dan hubungan pribadi.

Mana yang Lebih Penting?

Jika dibandingkan antar keduanya, karakter dapat dilihat sebagai esensi Anda, sedangkan kepribadian Anda adalah cara Anda mengekspresikan esensi tersebut. Sehingga dalam hal ini, keduanya saling bergantungan.

Meskipun karakter dan kepribadian sama-sama digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang, keduanya meneliti aspek yang berbeda dari individu tersebut. Kepribadian seseorang lebih mudah terlihat, sementara karakter seseorang terungkap dari waktu ke waktu, melalui berbagai situasi.

Kepribadian mungkin lebih mudah untuk dikenali, namun sebagian besarnya bersifat statis dan lambat untuk berkembang. Sebaliknya, karakter membutuhkan waktu lebih lama untuk dikenali namun lebih mudah diubah. Hal ini dikarenakan karakter dibentuk oleh keyakinan dan dengan usaha serta motivasi yang cukup, mengubah cara pandang dan persepsi seseorang terhadap dunia dapat mengubah karakternya.

Kelenturan karakter menjadi masuk akal ketika Anda melihat evolusi manusia. Agar nenek moyang kita dapat bertahan hidup, mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan berubah seiring dengan perkembangan zaman-dan hal ini tetap berlaku di era modern. Pun jika seseorang menganggap perubahan di lingkungannya menjadi signifikan, maka keyakinan mereka akan berubah untuk mengakomodasi perubahan tersebut.

Sebagai contoh, seseorang yang mungkin memiliki kepribadian pemalu dapat belajar untuk mengubah sikapnya terhadap berbicara di depan umum ketika melangkah ke dalam peran sebagai guru. Tuntutan sosial dan eksternal yang baru menyebabkan pergeseran internal yang mengubah sikap mereka.

Dengan cara ini, bahkan jika preferensi bawaan seseorang adalah menghindar dari publik, keyakinan dan nilai-nilai yang membentuk perilaku mereka dapat berevolusi untuk mencerminkan nilai-nilai kelompok dan komunitas terdekat mereka. Kesadaran dan kemampuan beradaptasi seperti itu membantu kelangsungan hidup. Sehingga intinya adalah, terlepas dari pentingnya sifat-sifat kepribadian bawaan kita, kita dapat mengatasinya sesuai dengan tuntutan pribadi atau budaya.

Hubungan Kepribadian dan Karakter dengan Kesehatan Mental

Penelitian menunjukkan bahwa kepribadian, khususnya pada ciri-ciri temperamen tertentu, mungkin sangat penting bagi kesehatan mental dan fisik. Juga pada tahun 2014, penelitian menemukan bahwa orang dengan ciri kepribadian inti conscientiousness lebih mungkin memiliki kesehatan fisik yang lebih baik pada usia 38 tahun dibandingkan orang yang tidak memiliki ciri kepribadian tersebut.

Sebuah penelitian berbasis populasi di Swedia dari tahun 2017 mencatat skor tinggi dari sifat kepribadian neurotisme dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian kardiovaskular. Sedangkan optimisme disposisi terbukti secara positif memengaruhi kesehatan mental dalam studi cross-sectional tahun 2020 dengan remaja. Neurotisme ini juga dikaitkan dengan efek kesehatan mental yang merugikan dalam penelitian yang sama.

Dalam hal ini, ciri-ciri kepribadian Anda mungkin memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi karakter dapat memengaruhi keputusan sehari-hari dan keputusan penting dalam hidup Anda.

Baca juga: Hasil Tes Tipe MBTI Mengalami Perubahan, Mengapa Bisa Demikian?

 

Sumber:

Gillette, H. (2022, January 10). What Is the Main Difference Between Character and Personality? Psych Central. https://psychcentral.com/health/character-vs-personality

Karimova, H. (2023, February 25). Personality & Character Traits: The Good, the Bad, the Ugly. PositivePsychology.com. https://positivepsychology.com/character-traits/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kepribadian dan Karakter Adalah Dua Hal yang Berbeda, Loh! Berikut Penjelasannya — DeepTalk