Deeptalk.co.id – Pernahkah kamu menunda pekerjaan, atau memiliki pikiran-pikiran negatif yang akhirnya menghambat perkembangan mu? Jika pernah, maka secara tidak sadar kamu sudah melakukan self sabotage. Self sabotage sendiri memberikan banyak sekali dampak negatif terhadap diri sendiri, termasuk dalam perkembangan diri dan karir yang kita miliki.
Self sabotage adalah perilaku atau pola pikir negatif yang tanpa kita sadari mampu menghalangi diri sendiri untuk mencapai tujuan dan menimbulkan masalah jangka panjang. Banyak sekali perilaku-perilaku self sabotage yang tidak kita sadari sering kita lakukan. Misalnya prokrastinasi dan pola pikir negatif yang sudah disebutkan diatas, perfeksionis, tidak melakukan persiapan, mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, serta kegiatan-kegiatan merugikan lainnya.
Self sabotage tentu terjadi bukan tanpa penyebab, dan kondisi ini tentu perlu untuk diatasi agar tidak memberikan hambatan dalam perkembangan seseorang. Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai penyebab dan cara mengatasi self sabotage. Namun, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu memiliki masalah kesehatan mental atau perilaku menyimpang, maka segera konsultasikan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai penyebab dan cara mengatasi self sabotage.
Penyebab Self Sabotage

Pada dasarnya tidak ada orang yang ingin terjebak dalam perilaku toxic, termasuk self sabotage. Perilaku tersebut justru terjadi karena penyebab yang cukup kompleks. Maka tidak bisa diketahui satu penyebab pasti dari self sabotage itu sendiri. Meski demikian, beberapa faktor berikut dapat memperbesar resiko seseorang melakukan self sabotage.
Rasa takut akan kegagalan
Sebenarnya kegagalan merupakan hal yang wajar untuk dialami oleh siapa saja. Bahkan hampir semua orang pernah berada pada fase gagal. Justru di saat gagal itulah seseorang bisa membenah diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.
Namun sayangnya tidak semua orang memiliki pemikiran semacam itu. Beberapa orang memiliki rasa takut yang besar akan kegagalan. Hal ini bisa dipicu oleh pola asuh orang tua, pengalaman traumatis, dan lain sebagainya. Rasa takut akan kegagalan ini akan membuat seseorang tidak ingin mencoba hal baru yang bisa meningkatkan kualitas dirinya. Maka dari situlah self sabotage ini bisa berkembang.
Baca juga : Waspada Self Sabotage Mampu Menghambat Perkembangan Karir!
Pola asuh orang tua
Rasanya sudah tidak asing lagi mengenai pembelajaran betapa pentingnya stimulus yang diberikan pada masa kecil. Hal ini tentu berhubungan erat dengan pola asuh dari orang tua. Pola asuh ini akan memberikan dampak bagi perkembangan anak, bahkan sampai anak memasuki usia dewasa.
Beberapa jenis pola asuh dianggap menyimpang sehingga memberikan dampak buruk bagi perkembangan anak. Salah satu dampaknya adalah melahirkan kebiasaan self sabotage dalam diri anak tersebut. Misalnya orang tua dengan pola asuh yang cuek dan tidak memberikan perhatian lebih terhadap anak, kecuali saat anak marah atau menangis. Pola asuh semacam itu akan mengajarkan anak untuk meminta sesuatu dengan tangisan.
Trauma masa lalu
Selain pola asuh orang tua, hal lain yang mempengaruhi perkembangan seseorang adalah trauma di masa lalu. Orang yang pernah mengalami kejadian traumatis memiliki cara berbeda untuk menghadapi kehidupan. Beberapa dari mereka dihantui rasa takut, khawatir, kecewa, dan emosi-emosi negatif lainnya. Berada dalam emosi negatif ini akan melahirkan kebiasaan self sabotage jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Cara Mengatasi Self Sabotage

Self sabotage adalah kebiasaan toxic yang memberikan dampak negatif bagi kelangsungan hidup seseorang. Untuk itu, penting bagi kita mengatasi perilaku tersebut. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi self sabotage:
Mengenali keberadaan self sabotage
Untuk dapat mengatasi self sabotage itu sendiri tentu langkah awal yang kita lakukan adalah mengenali keberadaan dari self sabotage itu sendiri. Jika kita tidak salah melakukan self sabotage, bagaimana bisa kita mengatasinya?
Intinya, jika timbul perilaku-perilaku yang merugikan diri sendiri, menghambat pekerjaan, menghambat pekerjaan, dan sejenisnya, bisa jadi kamu memang sudah terjebak dalam perilaku self sabotage. Misalnya, kamu memiliki kebiasaan menunda pekerjaan, pikiran-pikiran negatif, atau perilaku merugikan lainnya.
Belajar menerima kegagalan
Tidak jarang juga self sabotage timbul akibat rasa takut akan kegagalan. Untuk itu, kamu bisa mulai belajar menerima kegagalan. Pahami bahwa dibalik kegagalan terdapat pembelajaran besar yang tentunya akan bermanfaat. Hal ini akan membantu kamu perlahan lepas dari kebiasaan self sabotage.
Konsultasi dengan profesional
Jika kamu mengalami kendala dalam mengatasi self sabotage seorang diri, maka jangan ragu untuk meminta bantuan dari profesional. Dalam hal ini kamu bisa berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Mereka akan membantu kamu mengidentifikasi masalah, dan cara penyelesaian masalah yang tepat.
Itu dia penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi self sabotage. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Survivor Guilt : Perasaan Bersalah Saat Selamat Dari Bahaya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



