Deeptalk.co.id – Saat berada di lingkungan baru, beberapa orang merasa kesulitan untuk beradaptasi. Bahkan perubahan lingkungan baru bisa memicu stress untuk sebagian orang. Kondisi semacam itu pada dasarnya normal-normal saja, karena diri membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi. Namun jika dirasa terlalu sulit, dan menimbulkan masalah, maka bisa jadi itu pertanda adanya kondisi adjustment disorder.
Adjustment disorder atau juga dikenal dengan gangguan penyesuaian bisa dialami oleh siapa saja. Namun kondisi ini lebih sering dijumpai pada anak-anak dan remaja. Kondisi yang satu ini tidak hanya bisa memicu stress pada anak, namun juga bisa berdampak buruk bagi kehidupan anak kedepannya. Maka dari itu, penting bagi kita mengenal lebih jauh mengenai kondisi adjustment disorder pada anak. Hal ini penting untuk meminimalisir kemungkinan anak mengalami kondisi tersebut.
Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai adjustment disorder pada anak. Namun sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu menemukan beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini pada anak, maka jangan ragu untuk memeriksakan anak pada psikolog atau psikiater. Dengan begitu anak akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai adjustment disorder pada anak.
Pengertian Adjustment Disorder

Adjustment disorder adalah sebuah respon fisik dan emosional yang berlebihan terhadap perubahan dalam hidup, atau situasi pemicu stress. Pada dasarnya terdapat banyak sekali pemicu stress atau stressor pada anak, mulai dari perceraian orang tua, bullying, dan masih banyak lagi.
Anak dengan adjustment disorder cenderung menunjukan perubahan perilaku dan emosi dalam kesehariannya. Hal tersebut merupakan respon terhadap tekanan yang mereka dapatkan, baik karena perubahan suasana, maupun stress yang sedang dihadapi.
Adjustment disorder termasuk dalam kategori gangguan mental yang tercantum dalam diagnostic and statistical manual of mental disorders, 5th edition (DSM-5). DSM-5 sendiri merupakan buku pedoman diagnosis gangguan psikologis yang digunakan oleh psikolog dan psikiater di seluruh dunia. Dengan demikian, penderita adjustment disorder perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari para profesional.
Baca juga: Tips Mendampingi Anak Pengidap Retardasi Mental
Penyebab Adjustment Disorder Pada Anak

Pada dasarnya, adjustment disorder disebabkan oleh respon adaptif terhadap stress. Dimana pada kondisi tersebut, anak akan mengalami beberapa perubahan di dalam hidupnya. Dengan demikian, perubahan-perubahan itulah yang secara tidak langsung memicu kondisi adjustment disorder pada anak.
Banyak sekali penyebab stress yang bisa memicu kondisi adjustment disorder pada anak, diantaranya:
Perceraian orang tua
Perceraian orang tua tidak hanya berdampak pada hubungan antar orang tua, namun kondisi tersebut juga bisa memicu berbagai masalah bagi anak. Salah satunya memicu kondisi adjustment disorder bagi anak.
Perceraian orang tua akan membuat kehidupan anak berubah. Bisa jadi anak harus pindah ke lingkungan yang baru, pindah sekolah, kehilangan sosok ayah atau ibu dalam kehidupan sehari-harinya, atau rutinitas yang tidak lagi sama dengan sebelumnya. Kondisi semacam itu membutuhkan waktu adaptasi bagi anak. Jika perubahan terjadi sangat signifikan, maka tidak menuntut kemungkinan bisa memicu stress hingga adjustment disorder bagi anak.
Perubahan tempat tinggal
Bagi beberapa orang, terutama orang dewasa, pindah ke lingkungan baru mungkin bukan hal yang sulit. Namun tidak bagi anak-anak. Perubahan tempat tinggal sangat mungkin memicu kondisi adjustment disorder bagi anak. Pasalnya, anak harus beradaptasi ulang dengan lingkungan, pertemanan, dan suasana di tempat tinggal yang baru. Tidak jarang hal tersebut justru memicu stress berlebih pada anak, dan berujung pada kondisi adjustment disorder.
Memasuki sekolah baru
Selain perubahan tempat tinggal, sekolah baru juga menjadi tempat yang tidak menyenangkan untuk sebagian anak. Beradaptasi dengan teman-teman baru, guru baru, dan peraturan baru yang berlaku di sekolah, tidak akan mudah bagi sebagian anak.
Memasuki sekolah baru, terlepas itu karena pindah sekolah, atau lanjut ke jenjang selanjutnya, bisa memicu stress berlebih bagi anak. Hal tersebut juga bisa memicu kondisi adjustment disorder bagi anak.
Itu dia beberapa penyebab stressor yang bisa memicu adjustment disorder pada anak. Perlu diketahui bahwa tidak semua anak dengan kondisi di atas pasti mengalami kondisi adjustment disorder. Hal tersebut kembali lagi kepada faktor-faktor pendukung lainnya, misalnya support dari orang tua, kondisi mental yang stabil, dan masih banyak lagi.
Namun, penting bagi orang tua dan orang dewasa untuk memahami bahwa tidak semua anak bisa dengan baik menghadapi setiap perubahan dalam hidupnya. Untuk itu, diperlukan dukungan dan perubahan yang tidak signifikan untuk bisa mencegah anak mengalami kondisi adjustment disorder.
Jika anak sudah terlanjur mengalami kondisi adjustment disorder, maka jangan ragu untuk membawa anak berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu, anak akan terbantu untuk bisa menjalani kesehariannya dengan lebih baik.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga: Ini Dia Komplikasi yang Bisa Dialami Jika Anak Retardasi Mental Tidak Mendapatkan Perawatan
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



