Semua artikel
Gangguan Psikotik

Kenali Gejala Skizofrenia Sejak Masa Kanak-Kanak

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Isu kesehatan mental akhir-akhir ini menjadi topik pembahasan yang cukup hangat. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mental. Cukup baik jika mengingat kesehatan mental menempati prioritas yang sama dengan kesehatan fisik.

Peningkatan kepedulian masyarakat terkait kesehatan mental, membuat kita tidak asing lagi dengan berbagai gangguan mental. Salah satu yang cukup populer adanya skizofrenia. Penderita skizofrenia inilah yang cukup sering mendapatkan julukan “orang gila”. Walau pada kenyataannya skizofrenia memiliki tingkatan, dan sangat mungkin bagi penderita skizofrenia menjalani kehidupan sebagaimana orang-orang pada umumnya. Tentu dengan penanganan dan pengawasan dari psikolog atau psikiater.

Skizofrenia sendiri merupakan gangguan mental yang masuk dalam kategori gangguan psikosis. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, pengasingan diri, hingga perubahan perilaku.

Umumnya gejala skizofrenia memang muncul saat usia 20 tahun keatas. Meski demikian, walaupun cukup jarang, skizofrenia juga bisa dialami oleh anak-anak. Namun, anak-anak memiliki imajinasi yang cukup luas. Hal inilah yang membuat kondisi skizofrenia cukup sulit untuk dideteksi.

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang cukup berat. Maka dari itu, mendeteksi adanya gangguan tersebut sejak dini akan lebih membantu penderita. Artikel kali ini akan membahas mengenai gangguan skizofrenia pada masa kanak-kanak. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu memiliki anak dengan beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu anak akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Penyebab Skizofrenia Pada Anak

Sayangnya hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti anak mengalami skizofrenia. Meski demikian, kondisi skizofrenia pada anak umumnya dialami pada usia 7 sampai 13 tahun. Banyak ahli yang sependapat juga bahwa skizofrenia pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

Faktor genetik

Faktor penyebab skizofrenia pada anak yang pertama adalah faktor genetik. Walaupun tidak bisa dipastikan 100%, namun beberapa kasus skizofrenia pada anak memang menunjukan adanya riwayat keluarga dengan kondisi serupa. Kondisi ini juga semakin besar kemungkinannya jika anak memiliki kembar identik dengan penderita skizofrenia.

Kondisi ibu selama kehamilan dan proses kelahiran

Selain faktor genetik, kondisi ibu selama kehamilan dan proses persalinan juga tidak kalah berkontribusi dalam pembentukan kondisi skizofrenia pada anak. Tanpa disadari risiko skizofrenia pada anak akan sangat meningkat jika saat di dalam kandungan Ibu terpapar infeksi, atau mengalami komplikasi saat melahirkan.

Baca juga : Dampak dan Penanganan Binge Eating Disorder Pada Anak

Gejala Skizofrenia Pada Anak

Untuk bisa memastikan diagnosa skizofrenia pada anak, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Selain karena banyaknya kesamaan gejala dengan gangguan lain, anak juga memiliki imajinasi yang liar dan sering disalah artikan sebagai skizofrenia. Untuk itu, pemeriksaan dari para ahli penting agar terhindar dari kesalahan diagnosa dan penanganan bagi anak.

Meski demikian, gejala awal skizofrenia pada anak umumnya mengenai masalah perkembangan. Misalnya keterlambatan menguasai bahasa, terlambat berjalan, atau memiliki perilaku motorik yang tidak biasa. Selain itu, anak dengan skizofrenia juga menunjukan beberapa gejala lain seperti:

·         Halusinasi, misalnya mendengar atau melihat sesuatu yang tidak nyata. Dalam hal ini, halusinasi berbeda dengan khayalan yang pada dasarnya anak tahu bahwa hal tersebut tidak nyata.

·         Mengalami gangguan tidur, misalnya sulit tidur di malam hari.

·         Memiliki sikap dan cara bicara yang aneh, dan tampak berbeda dari anak-anak pada umumnya.

·         Memiliki emosi yang tidak stabil, dimana anak menjadi mudah marah, mudah sedih, dan lain sebagainya.

·         Delusi, misalnya merasa orang lain akan menyakiti dirinya, hal semacam ini biasanya membuat anak terlihat ketakutan.

·         Tidak peduli terhadap diri sendiri.

Gejala gangguan skizofrenia pada anak memang memiliki banyak kesamaan dengan gejala gangguan mental lainnya. Misalnya dengan gangguan bipolar, depresi, autisme, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, jika orang tua menemukan beberapa gejala di atas pada anak, jangan langsung melakukan self diagnosis. Segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater untuk bisa memastikan kondisi anak.

Perlu diketahui juga bahwa setiap anak dengan skizofrenia bisa menunjukan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Hasil diagnosa dari psikolog atau psikiaterlah yang nantinya akan menentukan kondisi anak. Dengan mengetahui kondisi anak, maka akan ditentukan penanganan apa yang sudah disesuaikan dengan gejala dan tingkat keparahan gejala pada anak.

Sebagai orang tua dan orang terdekat anak, memberikan dukungan positif merupakan hal yang sangat penting. Tindakan tersebut secara tidak langsung membantu anak untuk bisa meminimalisir gejala, dan menjalani kehidupan layaknya anak-anak pada umumnya.

Itu dia penjelasan singkat mengenai penyebab dan gejala skizofrenia pada anak. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Nafsu Makan Anak Tinggi? Waspada Gejala Binge Eating Disorder!

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Kenali Gejala Skizofrenia Sejak Masa Kanak-Kanak — DeepTalk