Deeptalk.co.id – Hampir setiap orang pernah merasakan putus asa. Perasaan tersebut memang cukup mengganggu pikiran dan aktivitas sehari-hari. Putus asa sendiri merupakan kondisi dimana seseorang merasa kurang optimis, kehilangan harapan, hingga kehilangan gairah yang dimiliki. Perasaan putus asa sering kali membuat penderitanya merasa tidak berdaya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Maka tidak heran jika kondisi tersebut membuat mereka terlihat lelah atau tidak bergairah.
Kondisi putus asa yang dibiarkan begitu saja bisa berdampak pada berbagai masalah kesehatan mental. Misalnya dapat membuat penderitanya mengalami penurunan interaksi sosial, depresi, bahkan dalam beberapa kasus yang berat bisa menimbulkan keinginan untuk bunuh diri. Meski demikian, kasus bunuh diri yang terjadi di masyarakat biasanya akan lebih kompleks lagi dibandingkan dengan putus asa.
Walaupun putus asa bisa menimbulkan berbagai masalah baik dalam kesehatan mental maupun kehidupan sehari-hari, namun masih banyak juga orang yang menganggap sepele kondisi yang satu ini. Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh intensitas perasaan putus asa yang kita temui di masyarakat. Semakin sering kita menjumpai suatu kondisi, maka kita akan semakin menormalisasi kondisi tersebut. Namun hal ini seharusnya tidak berlaku dalam kasus putus asa.
Untuk itu, artikel kali ini akan memberikan beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar bisa mengatasi perasaan putus asa. Sekali lagi ini adalah hal yang penting untuk mengantisipasi dampak dari putus asa yang berlarut-larut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk menjadi rujukan utama dalam penanganan putus asa. Jika perasaan putus asa yang kamu alami sudah dalam tahap yang berta, maka kamu bisa berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Hal itu penting untuk dapat mengetahui kondisi mental dan penanganan yang tepat.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi perasaan putus asa:
Mengenali Ciri-Ciri Putus Asa

Untuk dapat mengatasi perasaan putus asa, tentu kita harus mengenali terlebih dahulu seperti apa perasaan tersebut. Setelah mengenalnya, barulah kita merancang berbagai cara untuk bisa mengatasi kondisi tersebut. Adapun ciri-ciri seseorang yang mengalami putus asa adalah sebagai berikut:
· Merasa tidak berharga.
· Kehilangan atau berkurangnya motivasi dalam menjalani kehidupan.
· Kehilangan minat terhadap hal-hal yang dulunya disenangi.
· Menurunnya rasa percaya diri, bahkan sampai merasa minder.
· Mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh yang berujung pada mudahnya terserang penyakit.
· Mudah merasa lelah atau kekurangan energy.
· Mengalami penurunan nafsu makan dan gangguan tidur.
· Cenderung menarik diri dari aktivitas sosial dan lingkungan sosialnya.
· Menjadikan alcohol, narkotika, dan obat-obatan terlarang sebagai pelarian akan perasaan putus asa.
· Timbulnya keinginan untuk bunuh diri.
Baca juga : Dampak Overworking Bagi Kesehatan Mental
Menerapkan Sugesti Positif

Jika kamu mengalami beberapa ciri-ciri dari perasaan putus asa di atas, kamu bisa mulai dengan menerapkan sugesti positif. Pasalnya perasaan putus asa timbul akibat pemikiran-pemikiran negatif yang memenuhi kepala. Dengan kamu memberikan sugesti positif pada dirimu, maka kamu akan melihat hal-hal baik dari dirimu dan terhindar dari perasaan putus asa.
Kamu bisa menenangkan diri saat merasa terpuruk. Ungkapkan kalimat-kalimat ajaib yang menurutmu paling cocok. Misalnya beberapa orang menggunakan kalimat “All is Well” atau segalanya akan baik-baik saja. Kamu juga bisa memodifikasinya sesuai dengan keinginanmu. Kalimat positif itulah yang nantinya akan menjadi sugesti untuk dirimu sendiri.
Belajar Mengatur Pernapasan

Uniknya kegiatan sederhana seperti mengatur pernapasan mampu membuat kita merasa sedikit lebih tenang. Hal ini bisa kamu lakukan untuk mengatasi perasaan putus asa yang kamu alami. Saat kamu mulai mengalami beberapa ciri-ciri putus asa, kamu bisa berhenti sejenak dan mengatur pernapasan. Mulai dengan menarik napas panjang melalui hidung, lalu mengeluarkan perlahan melalui mulut. Lakukan hal tersebut berulang kali sampai kamu merasa lebih tenang.
Saat mulai merasa tenang, kamu akan bisa berpikir lebih jernih lagi. Dengan demikian, perasaan putus asa yang kamu alami itu tidak akan membuat kamu melakukan hal-hal yang mampu merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Membantu Orang Lain

Saat merasa putus asa, beberapa orang memang membatasi aktivitas sosial mereka. Bahkan tidak sedikit yang menjadi antisosal. Namun hal tersebut justru akan memperburuk keadaan. Dengan begitu, perasaan putus asa bisa kamu lawan dengan membangun interaksi dengan orang lain. Bahkan cara yang tidak kalah ampuh lainnya adalah dengan membantu orang lain.
Tanpa disadari, setelah berhasil membantu orang lain akan menimbulkan perasaan berharga dalam diri sendiri. Hal inilah yang nantinya akan mengusir perasaan putus asa. Pasalnya, perasaan berharga atau berguna itu akan meningkatkan suasana hati yang kita miliki.
Kamu bisa membantu orang lain dengan cara-cara yang sederhana. Misalnya dengan mendengarkan curhatan orang lain, membuat orang lain tertawa, membantu orang tua atau anak kecil menyebrang jalan, dan masih banyak lagi.
Itu dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi perasaan putus asa. Jika perasaan putus asa yang kamu alami terlalu dalam, maka kamu bisa melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Kepribadian Tipe D : Mudah Sedih dan Memendam Emosi
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



