Semua artikel
Kesehatan Mental

Jangan Salah Persepsi! Ini Dia Perbedaan Selfish dan Self Love

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Banyak orang yang salah persepsi antara selfish dan self love. Kedua kondisi tersebut memang sama-sama mengharapkan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, kedua hal tersebut memiliki sisi yang bertolak belakang.

Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, selfish adalah egois, dan self love adalah mencintai diri sendiri. Dari kedua artian tersebut dapat dilihat bahwa self love memiliki sisi yang lebih positif dibandingkan dengan selfish. Namun seperti apakah kondisi kedua sifat tersebut?

Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai perbedaan antara selfish dan self love. Namun sebelum kita masuk masa topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk jadikan patokan self diagnosis. Jika kamu merasa mengalami masalah kesehatan mental atau perilaku menyimpang, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut beberapa penjelasan yang dapat memberikan gambaran mengenai perbedaan selfish dan self love:

Perbedaan Pengertiaan

Dalam penerapannya, selfish dan self love memang cukup sulit untuk dibedakan. Terlebih lagi banyak orang dengan selfish yang melabeli perilakunya sebagai self love. Namun jika diperhatikan secara seksama, kedua kondisi tersebut pada dasarnya sangat bertolak belakang.

Dari pengertian selfish dan self love sendiri sudah dapat dilihat perbedaannya. Selfish diartikan sebagai sifat egois, dimana hal tersebut merupakan salah satu sifat negatif. Jika diartikan secara lebih spesifik, selfish adalah kecenderungan dimana seseorang lebih memprioritaskan kepentingan pribadi, tanpa mempedulikan apakah hal tersebut memberikan dampak terhadap orang lain.

Berbeda dengan selfish, self love justru dipandang lebih positif. Self love sendiri diartikan sebagai rasa cinta terhadap diri sendiri. Jika diartikan secara lebih spesifik, self love adalah upaya untuk menerima apa yang ada pada diri sendiri, terlepas dari baik dan buruknya hal tersebut. Seseorang dengan self love juga akan melakukan hal-hal yang memberikan kenyamanan untuk diri sendiri. Namun tentu hal ini dilakukan sebisa mungkin untuk tidak memberikan kerugian bagi orang lain.

Perbedaan Hal yang Mendasari

Perbedaan kedua yang bisa kita lihat dari selfish dan self love adalah hal-hal yang mendasari terbentuknya kedua hal tersebut. Dari pengertian selfish dan self love kita sudah memiliki gambaran bahwa selfish merupakan sifat negatif, sedangkan self love lebih ke arah yang positif. Dengan demikian hal yang mendasari selfish juga lebih negatif dibandingkan dengan self love.

Dalam hal ini, selfish didasari oleh adanya rasa takut, kekurangan, tidak mendapatkan perhatian, dan emosi yang tidak matang. Kondisi semacam itu secara tidak sadar bisa membentuk selfish atau sifat egois dalam diri seseorang.

Berbeda dengan selfish, self love justru didasari oleh hal-hal yang lebih positif. Dalam hal ini, umumnya didasari oleh rasa cinta dan bahagia saat melihat orang lain senang. Dengan begitu akan timbul keinginan untuk lebih mencintai diri sendiri, dan terbentuklah self love dalam diri seseorang.

Baca juga : Selfish : Kecenderungan Memprioritaskan Diri Sendiri

Perbedaan Dalam Menerima Kritik

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai manusia, kita adalah makhluk sosial. Dengan demikian, maka ada saja kritikan yang ditujukan kepada kita. Walaupun setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda untuk menerima kritik. Salah satu cara membedakan selfish dan self love adalah dari cara mereka menerima kritik.

Seseorang dengan selfish cenderung tidak bisa menerima kritik. Sifat egois yang mereka miliki membuat mereka merasa diri paling benar dan paling baik dalam bertindak. Mereka memandang kritik orang lain sebagai upaya untuk menjatuhkan dirinya. Dengan demikian, mereka pada akhirnya menjadi terlalu defensif.

Berbeda dengan selfish, orang dengan self love justru lebih terbuka terhadap sebuah kritik. Mereka memandang kritikan orang lain terhadap dirinya adalah sesuatu yang dapat membangun. Dengan kritik, mereka bisa melihat kekurangan yang bisa mereka benahi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.

Perbedaan Sudut Pandang

Cara lain untuk melihat perbedaan selfish dan self love adalah dari sudut pandang yang mereka miliki. Seseorang dengan selfish merasa dirinya sebagai sosok yang sempurna. Mereka tidak peduli dengan pandangan orang lain terhadap dirinya.

Sedangkan seseorang dengan self love tidak hanya berpatokan pada sudut pandang pribadinya saja. Mereka mampu melihat dan menerima dengan baik akan sudut pandang orang lain. Dari hal itu juga mereka bisa melihat ketidaksempurnaan yang mereka miliki. Sisi positifnya, mereka tetap bisa mencintai dirinya dan segala ketidaksempurnaan yang mereka miliki. Selain itu, mereka juga bisa membenah diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Itu dia beberapa perbedaan antara selfish dan self love. Jika kamu sudah tahu perbedaannya, maka kamu bisa menyimpulkan, apakah selama ini kamu selfish yang berkedok self love, atau memang sudah benar-benar melakukan self love?

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Rasa Takut Menjadi Tidak Sempurna. Waspada Gejala Atelophobia!

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Jangan Salah Persepsi! Ini Dia Perbedaan Selfish dan Self Love — DeepTalk